News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diingatkan oleh Menkeu Purbaya, Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Justru Murka: Bagian Mana Gue Pakai Uang Pajak?

Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas tampak membalas komentar soal pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 8 Maret 2026 - 11:51 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudho Sadewa dan Alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ tim tvOnenews - Abdul Ghani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas tampak membalas komentar soal pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini.

Meskipun Tyas dan suaminya, Arya Irwantoro setuju mengembalikan uang beasiswa LPDP mereka, namun rupanya hal tersebut tak juga meredakan kritikan dan hujatan yang diberikan kepada Tyas dan suami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tyas pun mengaku terganggu dengan banyaknya fitnah yang dilontarkan oleh warganet terhadap dirinya dan suami di media sosial.

Baru-baru ini, Dwi Sasetyaningtyas meradang lantaran salah satu akun TikTok yang mengunggah pernyataan Menkeu Purbaya.

"Purbaya: uang itu dari pajak dan utang negara yang kita sisihkan, malah dipakai untuk menghina negara, iziiin," kata seorang pengguna TikTok, yang mengutip omongan Purbaya untuk menyindir Dwi Sasetyaningtyas.

Tyas pun lantas membalas konten tersebut dan mengaku sudah mencatat pengguna TikTok itu lantaran melakukan fitnah terhadapnya.

"Bagian mana gue pakai uang pajak dan menguntungkan pribadi? Kalau gak ada bukti namanya fitnah. Udah gue data orang-orang yang fitnah-fitnah ini mau nama lo gue masukin juga?" kata Dwi Sasetyaningtyas.

Atas pernyataannya itu, nama Dwi Sasetyaningtyas kembali diperbincangkan. Warganet menyebut apa yang dilakukannya adalah tindakan yang semakin memperkeruh keadaan.

Tak berselang lama, Tyas pun kembali muncul dan mengucapkan permintaan maaf atas tindakannya sebelumnya.

Tyas berharap agar polemik yang terjadi dapat segera selesai dan tidak menjadi perbincangan luas lagi.

Dibela Rocky Gerung

Polemik yang menimpa alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas dan suaminya turut ditanggapi oleh pengamat politik Rocky Gerung.

Rocky meminta agar netizen tidak langsung memberikan hujatan kepada Tyas dan suaminya.

Apalagi menurutnya rasa cinta Tanah Air tak hanya bisa dilihat dari keputusan memilih kewarganegaraan.

"Bayangkan si anak tadi, yang Warga Negara Inggris ada bencana di Indonesia terus dia kumpulkan teman-temannya se-Eropa itu untuk datang ke Indonesia dan membantu Indonesia. Bukankah dia lebih patriotis?" kata Rocky dalam kanal YouTubenya.

Rocky bahkan menyebut bahwa Tyas lebih baik daripada menteri-menteri yang menjabat sekarang.

"Bukan kah dia lebih patriotis, ketimbang menteri-menteri yang sampai sekarang enggak tahu cara menyelesaikan bencana. Kan itu intinya kan," tegasnya.

Menurutnya, di kemudian hari bisa saja anak dari Tyas justru memberikan dukungan lebih bagi Indonesia.

"Atau, dia bergabung dengan Greenpeace lalu mulai bikin protes, terhadap perusakan lingkungan di Indonesia," lanjutnya.

"Suatu waktu itu kita akan sesali nanti. Kenapa? Karena pilihan hari ini bukan diikat oleh semacam ketidakpedulian pada Indonesia, tapi mungkin menghindar sebentar dari ketidakpedulian itu supaya bisa punya refleksi. Jadi kita mesti selalu hati-hati tuh," bebernya.

Rocky menegaskan bahwa soal kewajiban mengabdi setelah lulus beasiswa LPDP adalah persoalan yang tidak penting.

"Jadi gak ada yang penting sebetulnya mempersoalkan mereka yang merasa belum layak pulang ke Indonesia karena mungkin pertimbangan mereka pulang jadi ASN tapi uangnya kurang."

"Jadi begitu kompleks sebetulnya LPDP ini. Jadi jangan dinyatakan bahwa yang tidak pulang itu tidak patriotik," jelasnya.

Rocky bahkan mengaku pernah meminta mahasiswi penerima LDPD di Polandia untuk tak kembali ke Indoneska. Hal itu terjadi saat ia mengisi kuliah umum di Polandia.

“Pak Rocky, saya sudah selesai menulis disertasi, sudah lulus atau mungkin baru mau ujian, tapi saya punya dilema. Bagaimana menurut Pak Rocky kalau saya enggak pulang ke Indonesia? Saya dapat LPDP dan kewajiban moral saya demi patriotisme, demi nasionalisme untuk mengabdi ke Indonesia,” kata Rocky saat menirukan pertanyaan mahasiswi itu, dalam video yang diunggah di kanal YouTube-nya.

"Tetapi kalau saya pulang nanti, saya akan mengabdi kepada atasan saya. Setiap hari tugas saya adalah mark up. Jadi saya punya dilema moral," sambungnya.

Rocky pun mengaku memberikan jawaban agar mahaskswa tersebut tidak usah pulang ke Tanah Air.

"Saya nekat saja bilang, enggak usah pulang. Anda tidak berutang pada negara, Anda berutang pada saya. Dan saya enggak mau utang itu dibayar dengan Anda kembali kepada bos yang koruptor. Artinya Anda membesarkan korupsi," jawab Rocky.

Diberitakan sebelumnya, nama Dwi Sasetyaningtyas menjadi sorotan setelah mengunggah video di media sosial yang menampilkan dokumen resmi dari otoritas Inggris terkait status kewarganegaraan anak keduanya sebagai  warga negara Inggris. 

“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ujar Dwi Sasetyaningtyas dalam video tersebut.

Pernyataan itu memancing reaksi beragam warganet. Sebagian pihak mempertanyakan etika penyampaian pesan tersebut, mengingat Dwi Sasetyaningtyas merupakan penerima beasiswa LPDP yang bersumber dari dana publik.

Di luar polemik tersebut, Dwi Sasetyaningtyas diketahui merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia menempuh studi magister bidang Sustainable Energy Technology di Delft University of Technology, Belanda, dengan dukungan LPDP pada 2015 dan menyelesaikannya dua tahun kemudian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama menjalani masa pengabdian di Indonesia pada 2017 hingga 2023, ia terlibat dalam sejumlah inisiatif sosial, mulai dari penanaman ribuan mangrove di wilayah pesisir, pemberdayaan ekonomi perempuan, partisipasi dalam penanganan bencana di Sumatera, hingga pembangunan sekolah di Nusa Tenggara Timur.

(nba/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral