News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Terbaru Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang Pamer Paspor Inggris, Diduga Lakukan Ini Usai Diminta Kembalikan Dana Beasiswa  

Belakangan, ia dilaporkan tidak lagi aktif di berbagai platform media sosial.
Minggu, 8 Maret 2026 - 12:29 WIB
Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /ist

Jakarta, tvOnenews.com - Sorotan publik terhadap alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, terus berlanjut setelah unggahannya di media sosial memicu kontroversi. Belakangan, ia dilaporkan tidak lagi aktif di berbagai platform media sosial.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet. Sejumlah pengguna media sosial menilai tekanan publik yang besar setelah polemik tersebut mungkin berdampak pada kehidupan pribadi Dwi Sasetyaningtyas, bahkan memicu isu mengenai kondisi rumah tangganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di platform Threads, perbincangan mengenai perubahan aktivitas Dwi Sasetyaningtyas ramai dibahas. Banyak warganet menyadari bahwa ia tidak lagi membagikan aktivitas harian seperti sebelumnya. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Dwi Sasetyaningtyas terkait kabar yang beredar.

Ketidakhadiran Dwi Sasetyaningtyas di media sosial juga memunculkan dugaan bahwa tekanan psikologis akibat polemik tersebut cukup besar. Sejumlah warganet menilai peristiwa ini menjadi contoh bagaimana pernyataan yang dianggap merendahkan negara dapat menimbulkan konsekuensi serius di ruang publik.

Sementara itu, pemerintah juga merespons polemik tersebut dengan sikap tegas. Kasus ini dinilai penting karena berkaitan dengan tanggung jawab moral penerima beasiswa yang dibiayai oleh negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah administratif terhadap alumni tersebut.

“Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk,” ujar Purbaya.

Selain itu, pemerintah juga meminta agar dana beasiswa LPDP yang telah diterima dikembalikan sepenuhnya beserta bunga. Pengembalian tersebut mencakup seluruh biaya pendidikan yang telah diberikan oleh negara, termasuk tambahan bunga sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Pihak LPDP juga diketahui telah melakukan komunikasi dengan suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Iwantoro. Dalam proses tersebut, Arya Irwantoro disebut menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan dana pendidikan yang telah diterima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas tuntutan pemerintah terkait pelanggaran terhadap kewajiban penerima beasiswa LPDP setelah menyelesaikan studi. Meski demikian, nilai pasti dana yang harus dikembalikan Arya Irwantoro masih menunggu proses audit dari tim keuangan.

Pemerintah menegaskan bahwa dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat serta sebagian berasal dari pembiayaan negara, sehingga penggunaannya harus memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

Dinkes Pandeglang mencatat 2.107 kasus ISPA setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar. Anak-anak menjadi kelompok paling banyak terdampak.
Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menerjunkan tiga unit kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk menggelar operasi pencarian intensif terhadap lima awak media yang dilaporkan putus kontak saat menjalankan tugas liputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari kedua pencarian 5 jurnalis hilang kontak di Selat Sunda, Tim SAR perluas area pencarian dengan tim gabungan usai terkendala abu vulkanik dan gelombang tinggi.
Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK setelah sempat dicari orang yang mengenalnya karena khawatir. Polisi masih memeriksa barang bukti

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral