Momen Ramadan 2026, KNPI Ajak Pemuda Perkuat Solidaritas untuk Korban Banjir Sumatera
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama melakukan safari Ramadan ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera.
Acara ini dilakukan melalui program kemanusiaan bertajuk “Ramadhan Ceria: Synergy of Harmony".
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran nyata pemuda di tengah masyarakat yang tengah menghadapi ujian akibat bencana alam yang melanda beberapa daerah dalam beberapa waktu terakhir.
"Safari Ramadan KNPI diawali pada 4–5 Maret 2026 di wilayah Aceh yang terdampak banjir cukup luas dan menyebabkan banyak warga harus berjuang memulihkan kehidupan mereka. Dalam kegiatan ini, KNPI menyalurkan 1000 santunan kepada masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan keluarga yang mengalami kesulitan akibat bencana," kata Haris Pertama dalam keterangannya.
Haris menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kita untuk saling menguatkan. KNPI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak sendirian menghadapi situasi ini,” lanjutnya.
Setelah kegiatan di Aceh, safari Ramadan KNPI akan berlanjut ke Sumatera Barat, yang juga mengalami bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Dalam rangkaian kegiatan ini, KNPI menargetkan sekitar 1000 penerima manfaat dari program santunan dan bantuan kemanusiaan.
"Kegiatan “Ramadhan Ceria: Synergy of Harmony” merupakan bagian dari gerakan sosial KNPI untuk memperkuat peran pemuda dalam menghadirkan kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Sebaliknya, pemuda harus menjadi bagian dari solusi dengan hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Semangat yang kami bangun adalah sinergi dan harmoni. Pemuda Indonesia harus berada di garda depan dalam membangun solidaritas sosial, terlebih pada saat masyarakat menghadapi bencana,” sambungnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen pemuda, relawan, dan komunitas masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar upaya pemulihan pascabencana sebagaimana misi Presiden Prabowo agar pemulihannya dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Load more