News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Israel Target Putra Ali Khamenei, Alami Luka di Operasi Meliter, Ini Sepak Terjang Mojtaba Khamenei

Usai tewasnya pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kini anaknya, Mojtaba Hosseini Khamenei yang digadang-gadang akan menjadi Pemimpin Tertinggi Iran
Senin, 9 Maret 2026 - 04:00 WIB
Israel Target Putra Ali Khamenei, Alami Luka di Operasi Meliter, Ini Sepak Terjang Mojtaba Khamenei
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Usai tewasnya pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kini anaknya, Mojtaba Hosseini Khamenei yang digadang-gadang akan menjadi Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan menjadi target Israel

Bahkan kabarnya, Mojtaba Khamenei diyakini terluka dalam upaya pembunuhan yang terjadi dalam sepekan terakhir di tengah operasi militer yang disebut Operation Epic Fury, demikian seperti dilaporkan The Sun, dikutip Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski disebut sebagai kandidat terdepan untuk menggantikan posisi Ayatollah Iran berikutnya, hingga saat ini Mojtaba belum terlihat di publik sejak kabar tentang serangan terhadap keluarga Khamenei mencuat.

Bahkan pria 56 tahun itu  disebut dipilih sebagai kandidat utama Pemimpin Tertinggi setelah dua kali pertemuan Dewan Ahli Iran. 

Informasi itu diungkap sejumlah pejabat rezim kepada The New York Times.

Untuk informasi, Mojtaba dikenal sebagai tokoh garis keras yang sangat anti-Barat. 

Ia juga disebut memiliki pengaruh besar di balik layar ketika ayahnya masih berkuasa.

Ia diketahui mendukung pengembangan bom nuklir dan memiliki hubungan erat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), pasukan elit yang dikenal sangat berpengaruh dan keras.

Kehidupan pribadinya juga pernah menjadi sorotan. Ulama konservatif itu dilaporkan memiliki sejumlah properti mewah di Inggris dengan nilai lebih dari 100 juta pound sterling atau setara Rp 2,29 triliun.

Menurut laporan Bloomberg, portofolio propertinya mencakup 11 rumah di Bishop’s Avenue di London, kawasan elite yang dijuluki “Billionaire’s Row”.

Ia juga diyakini mengendalikan jaringan investasi besar yang tersebar di Teheran, Dubai, dan Frankfurt, serta dilaporkan menyimpan dana dalam rekening bank di Swiss.

Pada Januari lalu, ia disebut memindahkan hampir 250 juta pound sterling atau setara Rp5,725 triliun ke Dubai menggunakan mata uang kripto.

Mojtaba juga dilaporkan memiliki jet pribadi, helikopter untuk perjalanan mendesak, serta armada mobil mewah Mercedes.

Sebelum ayahnya tewas, ia mengajar di seminari terbesar Iran di kota Qom. 

Sebelumnya, ia diketahui pernah menimba ilmu dari seorang ulama ekstrem yang dijuluki “Ayatollah Buaya”.

Mojtaba, yang disebut memiliki catatan hak asasi manusia yang buruk, juga diduga terlibat dalam penindasan terhadap berbagai aksi protes dalam negeri. 

Ia juga pernah bertugas dalam Perang Iran–Irak.

Namanya sebenarnya sudah lama disebut-sebut sebagai calon Pemimpin Tertinggi Iran. 

Sebuah laporan dari Middle East Institute pada 2022 menyebutkan bahwa dirinya tidak diragukan lagi Mojtaba ingin menjadi pemimpin tertinggi Iran.

Namun laporan itu juga menyoroti berbagai tantangan yang ia hadapi, salah satunya karena ayahnya sendiri menentang sistem kekuasaan turun-temurun yang dianggap mirip dengan sistem monarki Iran di masa lalu.

Jika kepemimpinan diwariskan kepada anggota keluarga, hal itu diperkirakan akan memicu kemarahan banyak ulama senior tradisional yang bisa saja mengaitkannya dengan masa kekuasaan Shah Iran.

Laporan tersebut juga menyebut bahwa konsep pemimpin tertinggi yang diwariskan secara keluarga bertentangan dengan tradisi Islam Syiah, di mana garis keturunan kepemimpinan religius secara khusus hanya diperuntukkan bagi 12 imam Syiah yang diyakini ditunjuk secara ilahi.

“Jika Khamenei tetap memaksakan opsi ini, setelah kematiannya kemungkinan besar akan memicu gejolak di kalangan hawza Syiah (seminari) serta di antara sejumlah faksi elite politik Republik Islam,” tulis laporan tersebut.

Selain itu, Ayatollah yang telah wafat sebelumnya disebut telah menyiapkan tiga kandidat potensial pengganti dirinya dan tidak satu pun di antaranya adalah Mojtaba.

Kandidat yang disebut paling kuat itu juga memiliki kakak bernama Mostafa, yang juga berprofesi sebagai ulama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilihan Mojtaba diyakini terjadi di tengah tekanan dari Garda Revolusi Iran yang mendesak pemerintah untuk mengambil sikap lebih keras dalam menghadapi Amerika Serikat dan Israel.

Pasukan elit tersebut mendorong penunjukan Mojtaba dengan alasan bahwa ia memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk memimpin Iran di tengah situasi krisis. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Hukum Ketenagakerjaan UGM: Little Aresha Bukti Lemahnya Negara Sediakan Daycare Legal Bagi Perempuan Pekerja

Pakar Hukum Ketenagakerjaan UGM: Little Aresha Bukti Lemahnya Negara Sediakan Daycare Legal Bagi Perempuan Pekerja

Pakar Hukum Ketenagakerjaan UGM Yogyakarta Nabiyla Risfa Izzati menilai kasus yang terjadi di Daycare Little Aresha menjadi cerminan nyata lemahnya peran negara
Osman Sapta Odang Buka Bimteknas DPRD Hanura, Kritisi Fenomena Legislatif yang Tak Optimal

Osman Sapta Odang Buka Bimteknas DPRD Hanura, Kritisi Fenomena Legislatif yang Tak Optimal

Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO) resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Hanura di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (1/5/2026) malam.
Jadwal Siaran Langsung Tinju Dunia Naoya Inoue vs Junto Nakatani: Malam Ini Gelar Juara Dunia Tak Terbantahkan Dipertaruhkan

Jadwal Siaran Langsung Tinju Dunia Naoya Inoue vs Junto Nakatani: Malam Ini Gelar Juara Dunia Tak Terbantahkan Dipertaruhkan

Jadwal siaran langsung tinju dunia antara Naoya Inoue vs Junto Nakatani yang mempertaruhkan gelar tak terbantahkan.
Curtis Jones Kian Dekat Gabung Inter Milan, Liverpool Siapkan Adam Wharton sebagai Suksesor Musim Depan

Curtis Jones Kian Dekat Gabung Inter Milan, Liverpool Siapkan Adam Wharton sebagai Suksesor Musim Depan

Liverpool menunjukkan keseriusan mereka dalam menyusun kekuatan untuk musim depan. Salah satu langkah konkret terlihat dari upaya klub memburu gelandang baru.
Jaga Aset Masa Depan, AC Milan Siapkan Kontrak Baru untuk Permata Timnas Italia di Bursa Transfer Musim Panas Nanti

Jaga Aset Masa Depan, AC Milan Siapkan Kontrak Baru untuk Permata Timnas Italia di Bursa Transfer Musim Panas Nanti

Pergerakan AC Milan di bursa transfer tidak hanya pemain masuk. Klub juga mulai memikirkan masa depan aset muda mereka yang mulai menarik perhatian tim lain.
Badai Cedera Jadi Alasan Klasik AC Milan Gagal Scudetto Meski Sudah Absen dari Kompetisi Eropa Musim Ini

Badai Cedera Jadi Alasan Klasik AC Milan Gagal Scudetto Meski Sudah Absen dari Kompetisi Eropa Musim Ini

AC Milan menghadapi persoalan serius yang kerap luput dari sorotan utama sepanjang musim ini. Bukan hanya soal performa di lapangan, tetapi juga krisis cedera.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Lampaui Dedi Mulyadi dan Pramono, Sherly Tjoanda Terpilih Jadi Gubernur Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda

Lampaui Dedi Mulyadi dan Pramono, Sherly Tjoanda Terpilih Jadi Gubernur Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos melampaui Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) & Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung jadi Gubernur Terbaik versi anak muda.
Ipswich Town Kembali Tak Libatkan Elkan Baggott dalam Upaya Promosi ke Premier League

Ipswich Town Kembali Tak Libatkan Elkan Baggott dalam Upaya Promosi ke Premier League

Sudah keenam kalinya beruntun, bek Timnas Indonesia Elkan Baggott tidak dilibatkan pelatih Kieran McKenna dalam upaya Ipswich Town promosi ke Premier League.
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Selengkapnya

Viral