Misteri Jasad Wanita Tinggal Tulang di Depok Terpecahkan, Dibunuh Suami Siri Sejak Oktober 2025 Usai Cekcok
- Freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik misteri penemuan jasad wanita berinisial DH (65) yang ditemukan tinggal tulang di rumahnya di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (7/3/2026).
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy mengatakan ternyata pelaku membunuh korban sejak Oktober 2025.
“Pada tanggal 31 Desember 2024 tersangka dan korban menikah siri di Kelapanunggal, Bogor. Pada pertengahan bulan Oktober 2025 korban dengan tersangka bertengkar hingga korban berteriak-teriak mengusir tersangka,” kata Ressa, kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Kemudian, cekcok tak kunjung reda, sehingga tersangka langsung menutup mulut korban menggunakan tangan kanan.
Korban sempat melakukan perlawanan dengan cara mencakar tersangka.
“Setelah itu tersangka langsung mencekik korban menggunakan tangan kiri pelaku hingga korban lemas/tidak berdaya. Lalu tersangka langsung mengambil tali rapia dan mengikat leher korban menggunakan tali rapiah,” jelas Ressa.
Setelahnya, tersangka menunggu selama kurang lebih satu jam sambil melihat kondisi korban.
Setelah korban sudah tidak bernyawa, tersangka langsung menarik korban masuk ke dalam kamar korban dan langsung ditutup menggunakan karpet.
“Tersangka langsung mengambil HP korban dan meninggalkan rumah (TKP) dengan membawa sepeda motor milik korban,” tegas Ressa.
Dengan demikian, misteri penemuan jasad wanita berinisial DH tinggal tulang di rumahnya akhirnya terpecahkan.
Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan suami siri DH, yakni ARH (44) sudah ditangkap.
"Diamankan pada Minggu, 8 Maret 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat," ujarnya, Senin (9/3/2026).
Tersangka mengakui perbuatannya usai dimintai keterangan. Dugaan sementara, motif dari aksi nekatnya itu dipicu persoalan ekonomi yang membuat pelaku sakit hati kepada korban.
"Motif sementara diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi. Tersangka yang diketahui tidak memiliki pekerjaan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, penemuan jasad wanita dalam kondisi mengering ini terungkap usai kedatangan saksi berinisial L ke rumah tersebut.
Jasadnya ditemukan di bawah tumpukan baju dan papan setrika. Di atasnya terdapat taburan bubuk kopi.
Diduga bubuk kopi ini sengaja ditaburkan oleh terduga pelaku untuk menyamarkan bau busuk. (ars/nsi)
Load more