Geger Ledakan di Kandang Sapi Nganjuk, Racik Petasan Sambil Dipukul, Dua Remaja Terkena Luka Bakar Serius
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah insiden tragis terjadi di Dusun Jabon, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Empat remaja yang tengah meracik petasan justru menjadi korban ledakan dari bahan yang mereka olah sendiri.
Akibat kejadian tersebut, dua di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka serius.
Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi, membenarkan peristiwa ledakan yang terjadi di area belakang kandang sapi milik warga tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keempat remaja tersebut berinisial AB, MA, FF, dan SP.
"Awalnya saudara AB, MA, dan FF kumpul di rumah saudara SP di Dusun Jabon untuk mengambil obat mercon yang sebelumnya sudah mereka campur, yang disimpan di rumah saudara AB. Obat mercon tersebut didapat dengan cara membeli," jelas AKP Fajar di Nganjuk, Selasa (10/3).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/3) malam. Saat itu, mereka tengah sibuk merakit bahan petasan yang dibeli secara mandiri.
Belum sempat rakitan itu selesai, bahan kimia tersebut tiba-tiba meledak dengan kekuatan yang cukup besar.
Ledakan tersebut mengakibatkan AB dan SP mengalami luka parah di bagian perut, wajah, hingga area mata.
Keduanya kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit di wilayah Nganjuk. Sementara itu, dua rekan lainnya, FF dan MA, hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan rawat jalan.
Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap FF dan MA untuk mendalami asal-usul bahan peledak yang mereka gunakan serta kronologi lengkap kejadian.
Berdasarkan pengakuan para saksi, ledakan diduga dipicu oleh cara mereka merakit petasan. Saat memasukkan bahan ke dalam selongsong kertas, mereka melakukannya dengan cara dipukul-pukul, yang memicu reaksi kimia berujung ledakan.
Petugas kepolisian kini telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, tepatnya di sekitar kandang sapi yang menjadi titik ledakan.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar tidak bermain-main dengan petasan atau bahan peledak lainnya.
Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut sangat berisiko mengancam nyawa diri sendiri maupun orang lain. (ant/dpi)
Load more