Prabowo Serukan Perang Melawan Korupsi di Nuzulul Qur’an: Negara Tak Akan Maju Jika Pemerintahnya Kotor
- Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perang terhadap korupsi menjadi syarat mutlak bagi kemajuan sebuah negara. Tanpa keberanian membersihkan pemerintahan dari praktik penyelewengan, menurutnya, mustahil sebuah bangsa dapat mencapai kesejahteraan dan keadilan bagi rakyatnya.
Pernyataan tegas itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.
Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa praktik korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan berbagai bentuk penyelewengan merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan bangsa.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk membersihkan sistem pemerintahan dari praktik-praktik yang merugikan rakyat.
“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama. Itu adalah ajaran agama, itu juga ajaran sejarah. Tidak ada negara yang berhasil manakala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi. Ini ajaran agama dan sejarah,” tegas Prabowo.
Selain menyoroti bahaya korupsi, dia juga mengingatkan bahwa Indonesia dianugerahi kekayaan sumber daya yang sangat besar. Potensi tersebut, menurutnya, harus dikelola secara jujur dan bertanggung jawab agar benar-benar memberi manfaat bagi rakyat.
“Kita diberikan dunia oleh Maha Kuasa kekayaanya sangat besar. Pada kesempatan ini sekali lagi saya sampaikan bahwa kita harus berjuang keras untuk menghilangkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan dari seluruh rakyat kita. Kita tidak boleh mengizinkan ada di antara rakyat kita yang terlantar. Kita mampu, kita telah diberikan kekayaan yang cukup oleh Yang Maha Kuasa,” ungkapnya.
Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kekayaan negara disalahgunakan atau dibawa keluar negeri oleh pihak-pihak yang hanya mementingkan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Kita tidak boleh kalah dengan mereka yang ingin mengambil kekayaan rakyat, membawanya ke negara lain, dan memelihara bangsa dan rakyat Indonesia dalam keadaan lemah. Saya bersyukur, saya berterima kasih, pada malam yang baik ini, saya terus diberi pelajaran, diberi peringatan, diberi tambahan semangat,” imbuh Prabowo.
Load more