News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung PP Tunas, DPR Minta Platform Digital Batasi Akses Konten Berbahaya bagi Anak

Komisi I DPR RI mendukung pemberlakuan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Pelindungan Anak (PP Tunas) yang mulai berlaku pada Maret 2026.
Rabu, 11 Maret 2026 - 14:06 WIB
ILUSTRASI - HP
Sumber :
  • Freepik-jcomp

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi I DPR RI mendukung pemberlakuan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Pelindungan Anak (PP Tunas) yang mulai berlaku pada Maret 2026.

Regulasi ini dinilai menjadi langkah penting untuk menekan dampak negatif internet terhadap anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan pemerintah akhirnya merespons kekhawatiran masyarakat terkait maraknya paparan konten berbahaya di ruang digital yang diakses anak-anak.

“Saya mengapresiasi langkah pemerintah dengan mengeluarkan regulasi yang membatasi penggunaan internet untuk memberi pelindungan kepada anak. Ini yang kita tunggu-tunggu sebagai jawaban atas keresahan kita semua selama ini baik sebagai orang tua, guru dan pengambil kebijakan,” ucap Sukamta, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk mencegah dampak buruk teknologi terhadap generasi muda.

“Banyak dampak negatif dari konten internet yang diakses anak-anak. Negara punya tanggung jawab untuk mencegah kerusakan yang lebih besar akibat kemajuan teknologi ini. Kitalah yang harus mengendalikan teknologi, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Politikus PKS itu menilai regulasi ini penting mengingat tingginya angka anak yang mengakses internet di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital, sekitar 48 persen pengguna internet di Indonesia berusia di bawah 18 tahun.

Lebih dari 80 persen anak mengakses internet setiap hari dengan durasi rata-rata lebih dari tujuh jam.

Bahkan, data Unicef menunjukkan sekitar 50 persen anak Indonesia yang menggunakan internet pernah terpapar konten seksual di media sosial. Selain itu, kasus eksploitasi anak secara daring disebut mencapai sekitar 1,45 juta kasus.

“Data yang ada menggambarkan bahwa hal ini harus serius disikapi,” tegas Sukamta.

Ia menjelaskan anak-anak belum memiliki kemampuan kognitif dan emosional yang matang untuk menyaring konten yang mereka lihat di internet.

“Pada titik inilah paparan konten yang tidak sesuai dengan perkembangan usia anak akan berdampak pada mental dan tindakan mereka. Data di atas jika terus kita biarkan, kecanduan/adiksi anak untuk mengakses konten internet akan semakin buruk. Makanya kita potong dan setop sejak sekarang agar kondisi tidak semakin mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sukamta yang juga Ketua Panja Pengawasan Ruang Digital menjelaskan bahwa PP Tunas merupakan turunan dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) khususnya Pasal 16A yang mewajibkan penyelenggara sistem elektronik (PSE) melindungi anak dari konten negatif.

Selain itu, Pasal 40 ayat (2d) UU ITE juga mewajibkan PSE melakukan moderasi konten secara mandiri terhadap konten yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun kesehatan masyarakat.

Ia menambahkan PP Tunas memberikan panduan bagi platform digital dalam menilai tingkat risiko konten.

Sementara klasifikasi usia untuk gim daring juga telah diatur dalam Permenkominfo Nomor 2 Tahun 2024 mulai dari kategori usia 3 tahun hingga 18 tahun.

Meski demikian, Sukamta menilai pendekatan regulasi ini masih tergolong moderat dibandingkan kebijakan di sejumlah negara lain.

“Kita bersyukur atas diberlakukannya PP Tunas, namun pelaksanaannya akan terus kami pantau dan evaluasi, karena penglasifikasian konten internet membutuhkan upaya pengawasan yang lebih besar dibanding dengan pelarangan total,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau platform digital, tetapi juga orang tua.

“Karena itu, ini tanggung jawab kita semua. Orang tua punya andil besar dalam menentukan apa yang diakses anaknya yang dapat membentuk mental dan masa depannya. Ketahanan keluarga bisa rapuh jika orang tua tidak tegas membatasi akses internet kepada anak-anaknya secara bijak,” ujarnya. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Bursa Transfer 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia:  Emil Audero Masuk Radar Fiorentina hingga Ragnar Oratmangoen Dilirik Klub Baru

Update Bursa Transfer 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia:  Emil Audero Masuk Radar Fiorentina hingga Ragnar Oratmangoen Dilirik Klub Baru

Dinamika bursa transfer pemain naturalisasi Timnas Indonesia menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027 mulai menghadirkan banyak benang merah dan cerita -
Kuasa Hukum Ruben Onsu Beri Peringatan "Lampu Kuning" soal Betrand Peto Diduga pernah dapat Hasutan Negatif sampai Kekerasan

Kuasa Hukum Ruben Onsu Beri Peringatan "Lampu Kuning" soal Betrand Peto Diduga pernah dapat Hasutan Negatif sampai Kekerasan

Pesan Onyo ramai dimedsos. Anak angkat Ruben onsu tersebut spill kondisi mengejutkan yang diunggahnya lewat instagram story pada beberapa hari terakhir ini
Hasil UFC White House: Hantam Ilia Topuria Sampai Babak Belur, Justin Gaethje Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Ringan

Hasil UFC White House: Hantam Ilia Topuria Sampai Babak Belur, Justin Gaethje Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Ringan

Hasil UFC White House, Justin Gaethje merebut sabuk gelar juara kelas ringan usai mengalahkan Ilia Topuria hingga babak belur dan kalah TKO di ronde keempat.
1.015 Pelari dari 34 Negara Ikuti Trail of The Kings by UTMB 2026, Danau Toba Kian Mendunia

1.015 Pelari dari 34 Negara Ikuti Trail of The Kings by UTMB 2026, Danau Toba Kian Mendunia

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan semakin kuatnya daya tarik Danau Toba sebagai destinasi olahraga dan pariwisata internasional.
Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier dengan Tari Zapin

Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier dengan Tari Zapin

Berdasarkan pantauan, Steinmeier tiba di Istana pada pukul 11.30 WIB. Kedatangannya diiringi oleh pasukan berkuda, jajar kehormatan, serta anak-anak sekolah dasar.
Dapat Sepucuk Surat dari Sarwendah, Ruben Onsu: Saya Percaya Pasti Akan Ada Pelangi Setelah Ini

Dapat Sepucuk Surat dari Sarwendah, Ruben Onsu: Saya Percaya Pasti Akan Ada Pelangi Setelah Ini

Ruben Onsu beri tanggapan usai terima surat dari kuasa hukum Sarwendah soal pertemuan dan Akta 39, tetap optimis masalah hak asuh segera menemui titik terang.

Trending

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

Inilah 10 ruas jalan di Jakarta yang ditutup sementara karena bakal dilintasi Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pada Senin (15/6/2026) pagi.
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Maarten Paes terancam kehilangan posisi utama di Ajax setelah klub Belanda itu dikabarkan incar kiper Inter Milan. Bagaimana nasib kiper Timnas Indonesia itu?
Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Seorang wanita berinisial S (41) menggegerkan warga, usai ditemukan tak sadarkan diri di Lapangan Kaulinan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (11/6/2026).
Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 16 Juni 2026: Scorpio Jadi Sorotan, Taurus Petik Hasil Kesabaran

Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 16 Juni 2026: Scorpio Jadi Sorotan, Taurus Petik Hasil Kesabaran

Ramalan karier 12 zodiak besok, 16 Juni 2026. Simak prediksi karier lengkap mulai Aries hingga Pisces untuk menghadapi hari kerja dengan lebih percaya diri.
Cara Nonton Live Streaming UFC White House Ilia Topuria vs Justin Gaethje Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming UFC White House Ilia Topuria vs Justin Gaethje Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan UFC White House dengan duel utama antara Ilia Topuria vs Justin Gaethje.
Demo Hari ini: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Titik Jakarta

Demo Hari ini: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Titik Jakarta

Sejumlah aliansi yang tergabung dalam aksi unjuk rasa ini diantaranya; Aliansi PERISAI & Cipayung Jakbar (PC PMII Jakbar, GMNI Jakbar, FMN, APWKS, AGRA, SPP, FAM UI, HMI Esa Unggul, BEM Trisakti.
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.
Selengkapnya

Viral