News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Kamis, 12 Maret 2026 - 01:27 WIB
Foodcourt di Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan

Deretan kios yang padat, suara tawar-menawar, serta aroma makanan dari berbagai penjuru pasar berpadu menciptakan suasana ngabuburit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam kompleks pasar yang berada di kawasan Jakarta Pusat itu, hampir semua kebutuhan bisa ditemukan. Mulai dari kacamata, pakaian, sepatu, hingga peralatan rumah tangga tersusun rapi di sepanjang lorong-lorong pasar.


Berburu Diskon Baju Lebaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Foto: tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar)

Sementara di lantai dasar, berbagai jajanan dan makanan siap santap menggoda para pengunjung yang tengah menunggu waktu berbuka.

Ramadan menjadi salah satu periode paling sibuk bagi para pedagang, terutama penjual pakaian yang biasanya kebanjiran pembeli menjelang Lebaran.

Rahmat (42), pedagang pakaian muslim yang sudah berjualan lebih dari sepuluh tahun di Pasar Senen, mengaku omzet penjualannya meningkat signifikan setiap Ramadan.

“Kalau bulan puasa seperti ini biasanya memang ramai. Apalagi kalau sudah mendekati Lebaran, pembeli bisa dua sampai tiga kali lipat dibanding hari biasa,” kata Rahmat saat ditemui di kiosnya, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, beberapa model pakaian menjadi favorit pembeli setiap tahun. Untuk pria, baju koko dengan potongan modern dan bahan katun ringan paling banyak dicari.

Sementara untuk perempuan, gamis sederhana dengan warna pastel serta setelan tunik juga laris di pasaran.

“Yang paling cepat habis biasanya koko model simpel sama gamis yang warnanya kalem. Orang sekarang suka yang sederhana tapi tetap kelihatan rapi buat Lebaran,” ujarnya.

Tak hanya pemburu baju Lebaran, banyak pengunjung datang sekadar menikmati suasana pasar sambil menunggu waktu berbuka.


Penjual Kue Basah di Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Foto: tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar)

Dina (27), salah satu pengunjung yang datang bersama temannya, mengaku sengaja memilih Pasar Senen sebagai tempat ngabuburit.

“Di sini lengkap, mau cari baju ada, jajanan juga banyak. Jadi sambil jalan-jalan nunggu buka puasa rasanya nggak kerasa waktunya,” kata Dina.

Selain berbelanja, pengunjung juga bisa langsung berbuka puasa tanpa harus meninggalkan area pasar.

Di dalam kompleks Pasar Senen terdapat sejumlah tenant dan area food court yang menjajakan berbagai menu makanan.

Mulai dari aneka hidangan nusantara, minuman segar, hingga makanan cepat saji tersedia bagi pengunjung yang ingin berbuka setelah selesai berbelanja.

Menjelang magrib, kursi-kursi di area makan tersebut biasanya mulai terisi oleh pengunjung yang membawa kantong belanjaan.


Suasana Menunggu Berbuka Puasa di Pelataran Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Foto: tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar)

Keramaian Ramadan di Pasar Senen juga meluas hingga ke luar area pasar, tepatnya di pelataran Stasiun Pasar Senen.

Di tempat ini, pedagang kaki lima bermunculan menjajakan berbagai jenis makanan dan minuman.

Deretan gerobak dan tenda sederhana menawarkan beragam menu yang menggugah selera. Dari mie ayam, bakso, telur gulung, hingga makanan berat seperti nasi padang dan nasi goreng, semuanya tersedia bagi para pemburu kuliner sore hari.

Aroma kuah bakso yang mengepul, suara wajan nasi goreng yang beradu dengan spatula, serta tawa para pembeli yang menunggu pesanan menjadi warna tersendiri bagi kawasan ini saat Ramadan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi banyak warga Jakarta, ngabuburit di Pasar Senen bukan sekadar menunggu waktu berbuka.

Ia telah menjadi bagian dari tradisi musiman; perpaduan antara berburu kebutuhan Lebaran, mencicipi jajanan kaki lima, dan menikmati hiruk pikuk pasar yang tak pernah benar-benar sepi. (agr/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Guyur Rp1,1 Miliar untuk Biaya Hidup 768 Calon Jemaah Haji, Tiap Orang Dapat Rp1,5 Juta

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Guyur Rp1,1 Miliar untuk Biaya Hidup 768 Calon Jemaah Haji, Tiap Orang Dapat Rp1,5 Juta

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mewakili Pemprov Malut memberikan biaya hidup berupa uang saku Rp1,152 miliar untuk 768 calon jemaah haji asal Malut.
Jadi Markas Live Streaming Video Syur dan Judi Online di Aplikasi, Polda Metro Jaya Gerebek Apartemen di Kota Tangsel

Jadi Markas Live Streaming Video Syur dan Judi Online di Aplikasi, Polda Metro Jaya Gerebek Apartemen di Kota Tangsel

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek dua lokasi di wilayah Tangerang Selatan yang diduga dijadikan sebagai markas praktik live streaming video syur di aparatemen kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tren Rekrutmen Digital Dorong Penggunaan e-Meterai

Tren Rekrutmen Digital Dorong Penggunaan e-Meterai

Proses rekrutmen kini semakin bergeser ke sistem digital, termasuk dalam pengelolaan dokumen administrasi.
Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Anda mungkin juga bertanya-tanya, dari mana saja sumber kekayaan yang dimiliki Dedi Mulyadi. Inilah beberapa sumber penghasilan yang dimiliki Dedi Mulyadi.

Trending

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab 'Menohok' Soal Kabar Viral Ormas Kuasai Perlintasan Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab 'Menohok' Soal Kabar Viral Ormas Kuasai Perlintasan Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi merespons kabar viral di media sosial mengenai pintu pintu sementara perlintasan kereta api di Jalan Ampera kawasan Bekasi Timur.
Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Anda mungkin juga bertanya-tanya, dari mana saja sumber kekayaan yang dimiliki Dedi Mulyadi. Inilah beberapa sumber penghasilan yang dimiliki Dedi Mulyadi.
Panduan Adopsi, Makanan, Nutrisi dan Kesehatan Hewan Peliharaan yang Wajib Diketahui Pecinta Anabul

Panduan Adopsi, Makanan, Nutrisi dan Kesehatan Hewan Peliharaan yang Wajib Diketahui Pecinta Anabul

Adopsi hewan peliharaan sering kali dipahami secara keliru sebagai tindakan spontan tanpa pertimbangan matang. Banyak pemilik hewan belum memahami bahwa keputusan
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Guyur Rp1,1 Miliar untuk Biaya Hidup 768 Calon Jemaah Haji, Tiap Orang Dapat Rp1,5 Juta

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Guyur Rp1,1 Miliar untuk Biaya Hidup 768 Calon Jemaah Haji, Tiap Orang Dapat Rp1,5 Juta

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mewakili Pemprov Malut memberikan biaya hidup berupa uang saku Rp1,152 miliar untuk 768 calon jemaah haji asal Malut.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Tren Rekrutmen Digital Dorong Penggunaan e-Meterai

Tren Rekrutmen Digital Dorong Penggunaan e-Meterai

Proses rekrutmen kini semakin bergeser ke sistem digital, termasuk dalam pengelolaan dokumen administrasi.
Jadi Markas Live Streaming Video Syur dan Judi Online di Aplikasi, Polda Metro Jaya Gerebek Apartemen di Kota Tangsel

Jadi Markas Live Streaming Video Syur dan Judi Online di Aplikasi, Polda Metro Jaya Gerebek Apartemen di Kota Tangsel

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek dua lokasi di wilayah Tangerang Selatan yang diduga dijadikan sebagai markas praktik live streaming video syur di aparatemen kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Selengkapnya

Viral