Prabowo Sentil Para Pimpinan BUMN di HUT Danantara: Jangan Ada Laporan Palsu ke Saya
- Dok.Setpres
Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada jajaran pimpinan badan usaha milik negara (BUMN) dan manajemen Danantara agar tidak bermain-main dengan laporan keuangan perusahaan negara.
Peringatan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara syukuran satu tahun berdirinya Danantara di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Di hadapan para pimpinan BUMN, ia menegaskan tidak ingin lagi menerima laporan yang dimanipulasi atau dibuat sekadar untuk menyenangkan atasan.
“Saya minta jangan main-main lagi dengan saya. Jangan ada laporan palsu, laporan yang hanya menyenangkan supaya bisa akal-akalan,” kata Prabowo, dikutip Kamis (12/3/2026).
Menurut Presiden, transparansi dan kejujuran dalam pengelolaan laporan keuangan menjadi syarat mutlak bagi lembaga yang memegang mandat besar dalam mengelola kekayaan negara.
Ia menjelaskan bahwa Danantara dibentuk sebagai konsolidasi berbagai aset strategis nasional yang sebelumnya tersebar di banyak perusahaan negara. Karena itu, lembaga ini memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan.
“Danantara adalah daya anagata nusantara. Daya berarti kekuatan atau energi, anagata adalah masa depan. Jadi lembaga ini harus menjaga dan mengelola kekuatan bangsa kita untuk masa depan,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan bahwa tata kelola perusahaan negara tidak hanya bergantung pada sistem dan struktur manajemen, tetapi juga pada integritas para pengelolanya. Tanpa komitmen moral yang kuat, menurutnya, sistem terbaik sekalipun tidak akan mampu menghasilkan kinerja yang sehat.
Meski menyampaikan peringatan keras, Presiden mengaku cukup puas dengan kinerja Danantara selama setahun terakhir. Ia menyebut laporan awal yang diterimanya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengelolaan aset negara.
“Saya dapat laporan dan saya cukup gembira. Return of assets pada 2025 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya naik lebih dari 300 persen,” katanya.
Menurut Prabowo, peningkatan tersebut menjadi sinyal bahwa langkah konsolidasi manajemen BUMN melalui Danantara mulai memberikan hasil nyata.
Ia juga menyinggung kompleksitas struktur BUMN di Indonesia yang selama ini tersebar di berbagai perusahaan dan anak usaha. Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah entitas yang terkait dengan BUMN bahkan bisa mencapai lebih dari seribu.
Load more