Antisipasi Kepadatan Kendaraan, Ini Strategi Korlantas Polri Hadapai Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Korlantas Polri mengungkapkan sejumlah strategi dalam upaya mengantisipasi kepadatan arus mudik saat momen Lebaran 2026 diantaranya penerapan delay system.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengatakan upaya tersebut dilakukan pihaknya dalam mengurai antrean kendaraan yang terlalu panjang menuju pelabuhan.
Menuruntnya strategi delay system ini disiapkan untuk menghadapi potensi gangguan terutama jika terjadi cuaca ekstrem yang dapat menghambat proses penyeberangan kapal.
"Ini kaitannya dengan penyeberangan pelabuhan, baik di Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, sampai di luar Jawa. Ketika kita bicara cuaca ekstrem, yang sangat terdampak adalah satu, di pelabuhan. Apabila di pelabuhan cuaca ekstrem tidak bisa mendistribusikan kendaraan dari Merak ke Bakauheni, itu akan terjadi penumpukan, akan terjadi antrean yang cukup ekstrem," kata Agus Suryo, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Agus Suryo menjelaskan bersama seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai skenario penanganan.Â
Skema tersebut dibagi dalam beberapa kondisi, mulai dari situasi normal atau hijau, situasi kuning, hingga situasi merah jika terjadi gangguan serius.
"Sehingga ada cara bertindak, yang tadi sudah disampaikan Bapak Kapolri, ada situasi hijau, situasi kuning, dan merah. Bila kondisi ekstrem, Korlantas Polri dengan stakeholder sudah mempersiapkan emergency plan. Jadi antrean di tol seperti apa, penyiapan daripada alat-alat yang nanti akan mendukung, termasuk traffic accident analysis," ujar Agus Suryo.
"Justru yang sangat menjadi perhatian adalah penyeberangan pelabuhan. Bila 1 jam saja mendistribusikan kendaraan dari Merak ke Bakauheni terhambat, itu akan terjadi antrean panjang. Antrean panjang itulah yang akan kita kelola dengan manajemen rekayasa lalu lintas," sambungnya.
Salah satu langkah utama yakni akan diterapkan adalah delay system berupa dengan menahan atau memperlambat laju kendaraan menuju pelabuhan dengan memanfaatkan rest area di sepanjang jalur tol menuju Merak.
"Jadi sepanjang Cikupa sampai Banten itu ada tiga rest area. Tiga rest area itu kita pakai. Begitu tidak bisa menyeberang, akan kita simpan kendaraan yang dari Jakarta, kita simpan di rest area, kita perlambat," ucapnya.
Agus menjelaskan terdapat tiga rest area di sepanjang jalur Cikupa hingga Banten yang akan digunakan sebagai titik penahanan kendaraan.Â
Load more