Antisipasi Kepadatan Kendaraan, Ini Strategi Korlantas Polri Hadapai Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan
- Istimewa
Kendaraan yang datang dari arah Jakarta akan diarahkan untuk menunggu sementara di rest area tersebut jika penyeberangan belum dapat dilakukan.
"Dari rest area 68. Rest area 68 penuh, kita simpan di rest area 43. 43 penuh, kita simpan di rest area 13," ujarnya.
Selain itu, Agus Suryo juge menyiapkan buffer zone disejumlah titik jika terjadinya kondisi ekstrem yang berdampak akan terhentinya penyeberangan.
Menurutnya area tersebut berfungsi sebagai lokasi parkir sementara agar antrean kendaraan tidak menumpuk panjang hingga ke jalan utama.
"Sampai apabila beberapa jam tidak jalan lagi karena kondisi ekstrem, kita menyiapkan buffer zone. Buffer zone itu tempat-tempat parkir sehingga tidak terjadi antrean panjang. Jadi dari situasi normal hingga kuning dan merah, negara sudah siap untuk melayani masyarakat yang terbaik. Kira-kira demikian," Â katanya.
Selain itu, Agus Suryo menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026 dengan tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Berbagai instansi, mulai dari kementerian terkait hingga Mabes Polri, telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
"Maka dari itu, kata kunci bagaimana suksesi untuk 2026 yang pertama adalah kolaborasi. Dari kementerian, Mabes Polri, dan lembaga sudah menyiapkan dan mengevaluasi langkah-langkah ke depan," ungkap Agus Suryo.
"Jadi Operasi Ketupat bukan hanya di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik. Operasi Ketupat adalah negara hadir memastikan bahwa negara menjamin, mengamankan momentum daripada momentum sosial dan spiritual. Jadi rangkaian daripada bulan suci Ramadan, Idul Fitri, hingga hiruk-pikuk harus aman dari sisi kriminalitas dan tertib di bidang lalu lintas," pungkasnya.(raa)
Load more