TNI-Polri Buru KKB Botak Wanimbo dan Teranus Enumbi Pasca-Penembakan Pekerja di Tolikara
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Personel gabungan dari unsur TNI dan Polri saat ini tengah dikerahkan untuk melacak keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan aksi penembakan terhadap karyawan PT SHJ.
Insiden berdarah tersebut terjadi di Distrik Wokini, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.
Kapendam XVII Cendrawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengonfirmasi bahwa target pengejaran adalah kelompok yang dipimpin oleh dua tokoh KKB di wilayah tersebut.
"Pengejaran dilakukan terhadap KKB pimpinan Botak Wanimbo dan kelompok Teranus Enumbi yang menyerang pada Minggu (2/8) malam hingga menewaskan karyawan PT.SHJ," kata Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto, Senin (3/8).
Tri Purwanto menjelaskan bahwa serangan brutal tersebut terjadi secara mendadak saat para pekerja proyek jalan tengah beristirahat di kamp mereka.
Beberapa pekerja berhasil menyelamatkan diri karena berada di lokasi atau ruangan yang terpisah dari titik serangan utama.
"Tiga karyawan sempat kabur ke Mulia dengan membawa jenazah tiga orang rekannya, kata Tri Purwanto.
Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan, terdapat empat korban jiwa dalam peristiwa ini. Mereka adalah Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga.
Salah satu jenazah dilaporkan telah dievakuasi menuju Karubaga, pusat pemerintahan Kabupaten Tolikara.
Diketahui, para korban merupakan tenaga kerja yang sedang menggarap proyek pengerjaan jalan di bawah naungan Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Papua Tengah.
Pihak TNI menyatakan kemarahan atas tindakan tidak manusiawi tersebut, mengingat para pekerja adalah warga sipil yang sedang berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan KKB karena telah merenggut nyawa warga sipil yang bekerja membangun infrastruktur bagi kepentingan masyarakat di Tanah Papua," ujar Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto. (ant/dpi)
Load more