News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Strategi Presiden Prabowo Tangkal Konflik Panjang Gajah Serang Manusia di Lampung

Pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk mengakhiri konflik panjang antara manusia dan gajah yang selama puluhan tahun terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung.
Kamis, 12 Maret 2026 - 21:05 WIB
Ilustrasi: Kawanan Gajah Sumatera liar di kebun warga di Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk mengakhiri konflik panjang antara manusia dan gajah yang selama puluhan tahun terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung.

Presiden Prabowo Subianto memutuskan menyiapkan bantuan khusus dari dana operasional presiden untuk membangun sistem perlindungan berupa pagar dan kanal pembatas antara kawasan taman nasional dengan permukiman warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan konflik antara manusia dan Gajah Sumatera di wilayah tersebut telah berlangsung sangat lama dan kerap memicu korban jiwa.

“Telah terjadi konflik antara gajah dan manusia tahunan, menahun. Sudah puluhan tahun terjadi di Way Kambas, Lampung,” ujar Raja Juli Antoni usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Ia mencontohkan insiden tragis yang terjadi beberapa bulan lalu ketika seekor gajah memasuki area permukiman dan lahan pertanian warga hingga menyebabkan seorang kepala desa meninggal dunia.

“Terakhir berapa bulan yang lalu salah seorang kepala desa terinjak gajah karena gajah berusaha masuk, ya, atau melintasi desa-desa, perumahan, maupun lahan pertanian sampai salah seorang kepala desa meninggal,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Prabowo memutuskan mengambil langkah serius dengan menyiapkan pendanaan khusus untuk membangun sistem pengamanan yang dapat memisahkan habitat gajah dari aktivitas manusia.

“Namun kemudian melihat fenomena ini, sekali lagi dengan kepedulian Pak Presiden Prabowo Subianto terhadap konservasi satwa Indonesia, beliau memutuskan menyiapkan dana bantuan presiden untuk membuat pagar atau kanal, ya, yang akan membentengi antara Taman Nasional Way Kambas dengan perkampungan atau desa yang ada di sepanjang Taman Nasional Way Kambas di Lampung tersebut,” jelas Raja Juli.

Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap kajian dan uji coba teknis. Pemerintah mempelajari berbagai praktik terbaik dari negara lain yang telah lebih dahulu mengelola konflik manusia dan satwa liar.

“Sekarang sudah pada tahap uji coba, ya, dan studi yang komprehensif, belajar dari pengalaman Afrika, India, dalam mengelola taman nasional mereka,” katanya.

Rencana pembangunan sistem perlindungan tersebut mencakup berbagai bentuk infrastruktur fisik, mulai dari tanggul hingga pagar baja berkekuatan tinggi yang dirancang untuk menahan pergerakan gajah dari kawasan taman nasional menuju permukiman warga.

“Jadi kemungkinan nanti akan ada tanggul di beberapa tempat, tapi juga akan ada pagar, ya, dari baja yang sangat kuat. Sekarang sedang diuji kekuatannya, ya,” lanjutnya.

Menariknya, proyek ini tidak hanya berfokus pada perlindungan habitat satwa, tetapi juga dirancang untuk memberdayakan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi.

“Sepanjang tanggul ini juga akan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Misalkan di beberapa tempat di luar itu sudah apa namanya pagar ini kemudian juga bisa menjadi pusat ternak madu lebah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui konsep tersebut, pemerintah berharap konflik manusia dan satwa dapat ditekan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

“Di mana nanti sekali lagi alam terjaga, satwa terjaga, namun juga apa, baik sekali bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat itu sendiri,” pungkas Raja Juli Antoni.(agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Aron Ashab? Viral Usai Mengaku Diculik dan Disiksa, Kini Ancam Lapor Polisi

Siapa Aron Ashab? Viral Usai Mengaku Diculik dan Disiksa, Kini Ancam Lapor Polisi

Aron Ashab kembali muncul setelah menghilang dari media sosial sejak November 2025. Ia mengaku diculik, disekap, dan mengalami kekerasan serta berencana
Pelatih Singgung Masalah yang Dialami Megawati Hangestri CS hingga Gagal ke Semifinal KOVO Cup 2026

Pelatih Singgung Masalah yang Dialami Megawati Hangestri CS hingga Gagal ke Semifinal KOVO Cup 2026

Langkah Hyundai E&C Hillstate yang diperkuat bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, harus terhenti di fase penyisihan Grup B ajang KOVO Cup 2026 ..
Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri menyiapkan Polisi Khusus Kehutanan dengan sasaran mencapai 70 ribu personel sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. 
Link Live Streaming Copa Das Nacoes De Futsal 2026 Gratis: Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Ditentukan Tanjung Verde

Link Live Streaming Copa Das Nacoes De Futsal 2026 Gratis: Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Ditentukan Tanjung Verde

Tampil di laga terakhir babak penyisihan Grup A, Timnas Futsal Indonesia akan melawan Tanjung Verde di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Sabtu (17/10/2026) pukul 06.30 WIB.
Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menunjukkan performa impresif bersama Hyundai E&C Hillstate di ajang KOVO Cup 2026, Jumat (16/10/2026)
Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Salah satu tantangan dalam memperkenalkan golf kepada masyarakat luas adalah anggapan bahwa olahraga ini membutuhkan biaya dan fasilitas yang tidak sederhana

Trending

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri menyiapkan Polisi Khusus Kehutanan dengan sasaran mencapai 70 ribu personel sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. 
Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menunjukkan performa impresif bersama Hyundai E&C Hillstate di ajang KOVO Cup 2026, Jumat (16/10/2026)
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Salah satu tantangan dalam memperkenalkan golf kepada masyarakat luas adalah anggapan bahwa olahraga ini membutuhkan biaya dan fasilitas yang tidak sederhana
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Mulai 18 Oktober 2026, kewajiban sertifikasi halal memasuki tahap berikutnya dengan cakupan sejumlah kategori produk, termasuk makanan dan minuman bagi usaha 
Selengkapnya

Viral