News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Polisi Bongkar Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Situbondo, Pelaku Ternyata Sang Suami Sendiri

Polisi ungkap pembunuhan satu keluarga di Situbondo. Pelaku ternyata Muhammad Hasim yang membunuh istri dan anak sambung sebelum bunuh diri.
Jumat, 13 Maret 2026 - 08:13 WIB
Ilustrasi pembunuhan.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan satu keluarga di Situbondo yang sempat menghebohkan warga akhirnya terungkap. Polisi memastikan pelaku pembunuhan tersebut adalah kepala keluarga sendiri, yakni Muhammad Hasim (58).

Pria tersebut diketahui menghabisi nyawa istri dan anak sambungnya sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan kasus pembunuhan satu keluarga di Situbondo ini disampaikan langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (13/3/2026).

Menurut Bayu, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Muhammad Hasim meninggal setelah bunuh diri di kamar mandi rumahnya.

Polisi Temukan Pisau di Lokasi Kejadian

Kapolres menjelaskan bahwa saat dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi menemukan sebilah pisau yang diduga kuat digunakan pelaku untuk melakukan aksi pembunuhan.

"Pelaku Muhammad Hasim meninggal sendirian di dalam kamar mandi dan ditemukan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk membunuh istri dan anak sambungnya, kemudian pelaku bunuh diri," ujar Bayu.

Temuan tersebut menjadi salah satu bukti penting yang menguatkan kesimpulan polisi terkait pelaku pembunuhan satu keluarga di Situbondo.

Korban Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Tiga korban yang ditemukan meninggal dunia adalah:

  • Muhammad Hasim (58) – suami

  • Suningsih (38) – istri

  • Umi Rahmania (18) – anak dari Suningsih

Ketiganya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah pada Minggu, 28 Desember 2025.

Kasus pembunuhan satu keluarga di Situbondo ini sempat menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat karena tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Untuk mengungkap kasus ini, Satreskrim Polres Situbondo melakukan serangkaian penyelidikan secara intensif.

Langkah yang dilakukan polisi antara lain:

  • Memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian

  • Mengumpulkan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP)

  • Melakukan olah TKP secara mendalam

  • Menganalisis posisi tubuh korban saat ditemukan

Dari seluruh proses tersebut, penyidik akhirnya menyimpulkan bahwa pelaku pembunuhan satu keluarga di Situbondo adalah Muhammad Hasim.

Anak Sambung Diduga Jadi Korban Pertama

Dalam hasil penyelidikan, polisi juga menemukan petunjuk mengenai urutan korban dalam peristiwa tragis tersebut.

Kapolres menjelaskan bahwa korban pertama yang diduga dibunuh adalah Umi Rahmania, anak sambung pelaku.

Hal itu diketahui dari posisi tubuh korban saat ditemukan di lokasi kejadian.

"Di TKP paha Suningsih menimpa bokong Umi Rahmania, sehingga bisa disimpulkan bahwa yang dibunuh pertama kali adalah anaknya," jelas Bayu.

Umi Rahmania diketahui merupakan mahasiswa semester lima di salah satu perguruan tinggi negeri di Jember.

Setelah itu, pelaku diduga membunuh istrinya sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri.

Polisi Pastikan Tidak Ada Tersangka

Karena pelaku utama telah meninggal dunia, polisi memastikan bahwa tidak ada penetapan tersangka dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Situbondo tersebut.

Kapolres menyebutkan bahwa berdasarkan seluruh bukti yang ditemukan, kasus ini dapat disimpulkan sebagai pembunuhan yang dilakukan oleh Muhammad Hasim terhadap keluarganya sendiri.

Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku kemudian bunuh diri di dalam kamar mandi rumahnya.

Dengan kesimpulan tersebut, proses penyelidikan resmi ditutup karena pelaku telah meninggal dunia.

Kasus Sempat Menghebohkan Warga

Peristiwa pembunuhan satu keluarga di Situbondo sempat menjadi perhatian warga setempat karena terjadi di lingkungan permukiman yang relatif tenang.

Penemuan tiga korban meninggal dalam satu rumah membuat warga sekitar terkejut dan memicu berbagai spekulasi mengenai penyebab kematian mereka.

Namun setelah hampir tiga bulan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengungkap fakta sebenarnya di balik tragedi tersebut.

Polisi Imbau Masyarakat Tetap Waspada

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Situbondo juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keharmonisan keluarga serta segera mencari bantuan jika menghadapi masalah serius di lingkungan rumah tangga.

Ia berharap kasus tragis seperti pembunuhan satu keluarga di Situbondo tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ilia Topuria Umumkan Comeback ke UFC, Duel Panas Kontra Paddy Pimblett Menanti?

Ilia Topuria Umumkan Comeback ke UFC, Duel Panas Kontra Paddy Pimblett Menanti?

Ilia Topuria mulai memberikan sinyal kuat untuk kembali bertarung di UFC setelah cukup lama menepi dari Octagon. Comeback mantan juara kelas ringan tersebut.
Luruskan Potongan Video, Herri Pras Ungkap Alasan Pengurus Klaster Terlihat Mendukung Adi Paryanto

Luruskan Potongan Video, Herri Pras Ungkap Alasan Pengurus Klaster Terlihat Mendukung Adi Paryanto

Herri Pras luruskan potongan video pengurus klaster yang terlihat mendukung Adi Paryanto. Ia menjelaskan maksud sikap persuasif di balik video tersebut.
Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin mengatakan Bareskrim Polri telah melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal. Inilah deretan fakta dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Pendaftaran mobil baru Tesla mencatatkan lonjakan signifikan di sejumlah negara Eropa pada bulan Oktober, memperkuat tren pemulihan produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat tersebut di kawasan Eropa.
AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

Opsi menggelar Piala Asia Barat adalah untuk mengisi kekosongan Piala Asia 2027 yang seharusnya digelar pada 7 Januari 2027 mendatang.
Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Polda Metro Jaya melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkoba di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11/2026). Pihaknya akan melakukan penataan lingkungan, peningkatan SDM, hingga memastikan warga mempunyai pekerjaan yang layak.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha afdholnya jam berapa? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang waktu terbaik shalat Dhuha, syuruq, dan batas akhirnya.
Selengkapnya

Viral