News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempa Sukabumi Dini Hari Guncang Selatan Jawa Barat, BMKG Ungkap Penyebab dan Wilayah yang Terdampak

Gempa Sukabumi magnitudo 5,3 mengguncang laut selatan Jawa Barat dini hari. BMKG ungkap penyebab gempa Sukabumi akibat aktivitas subduksi lempeng.
Jumat, 13 Maret 2026 - 09:28 WIB
Ilustrasi gempa.
Sumber :
  • Antara

Sukabumi, tvOnenews.com - Gempa Sukabumi terjadi pada Jumat dini hari (13/3/2026) dan sempat dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga Banten. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa Sukabumi tersebut memiliki magnitudo 5,3 dan berpusat di laut selatan wilayah Kabupaten Sukabumi.

Gempa Sukabumi terjadi tepatnya pada pukul 02.18 WIB. Berdasarkan hasil analisis BMKG, titik pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 53 kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa episenter gempa Sukabumi terletak pada koordinat 8,04 Lintang Selatan dan 106,86 Bujur Timur.

Lokasi tersebut berada sekitar 121 kilometer arah tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Sukabumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi,” jelas Rahmat.

Aktivitas Subduksi Picu Gempa Sukabumi

BMKG menyebut gempa Sukabumi dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng tektonik di wilayah selatan Pulau Jawa.

Zona subduksi merupakan daerah pertemuan dua lempeng bumi, di mana satu lempeng bergerak menekan ke bawah lempeng lainnya. Aktivitas inilah yang sering memicu gempa bumi tektonik di kawasan selatan Jawa.

Selain itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa Sukabumi memiliki pola pergerakan geser atau strike-slip.

Pada awalnya BMKG mencatat kekuatan gempa Sukabumi sebesar magnitudo 5,4. Namun setelah dilakukan pemutakhiran data, kekuatan gempa tersebut diperbarui menjadi magnitudo 5,3.

Meski cukup kuat, BMKG memastikan gempa Sukabumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Getaran Gempa Sukabumi Terasa di Banyak Wilayah

Guncangan gempa Sukabumi tidak hanya dirasakan di wilayah pesisir selatan Jawa Barat, tetapi juga menjalar hingga beberapa daerah lain di provinsi yang sama serta sebagian wilayah Banten.

BMKG mencatat tingkat intensitas getaran gempa Sukabumi bervariasi di beberapa wilayah.

Wilayah dengan Skala IV MMI

Getaran cukup kuat dirasakan oleh warga di:

  • Cidolog

  • Ciracap

Pada skala ini, getaran gempa Sukabumi dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

Wilayah dengan Skala III–IV MMI

Beberapa daerah yang merasakan guncangan gempa Sukabumi dengan intensitas menengah antara lain:

  • Tasikmalaya

  • Cijati

  • Pagelaran

  • Sukanegara

  • Agrabinta

  • Sindangbarang

  • Garut

  • Cidahu

  • Cimanggu

  • Campaka

  • Jampang Tengah

  • Kadupandak

  • Tegal Buleud

Di wilayah ini, getaran gempa Sukabumi terasa cukup jelas oleh masyarakat.

Wilayah dengan Skala III MMI

Beberapa daerah lainnya juga merasakan gempa Sukabumi dengan intensitas lebih ringan, seperti:

  • Bayah

  • Klapanunggal

  • Kabupaten Bandung

Pada skala ini getaran biasanya dirasakan di dalam rumah seperti ada kendaraan berat yang melintas.

Wilayah dengan Skala II–III MMI

Selain itu, gempa Sukabumi juga dirasakan lebih lemah di wilayah:

  • Pangandaran

  • Ciamis

BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

BMKG menegaskan bahwa gempa Sukabumi yang terjadi pada dini hari tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.

Hal ini karena kedalaman gempa dan mekanisme sumbernya tidak mendukung terjadinya pergerakan vertikal dasar laut yang signifikan.

Selain itu, hingga pukul 02.50 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan belum ada aktivitas gempa susulan (aftershock) setelah gempa Sukabumi tersebut.

Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas seismik setelah gempa utama relatif stabil.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

BMKG mengimbau masyarakat yang merasakan gempa Sukabumi agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Masyarakat juga diminta memastikan bahwa informasi terkait gempa Sukabumi hanya diperoleh dari sumber resmi BMKG.

Informasi resmi tersebut dapat diakses melalui:

  • Kanal media sosial resmi BMKG

  • Situs resmi BMKG

  • Aplikasi seluler BMKG

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini penting untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat atau hoaks terkait gempa Sukabumi.

BMKG juga terus melakukan pemantauan aktivitas seismik di wilayah selatan Jawa Barat guna memastikan kondisi tetap aman bagi masyarakat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vicky Prasetyo Hadapi Dua Laporan, Salah Satunya Terkait Dugaan TPPU Rp500 Juta

Vicky Prasetyo Hadapi Dua Laporan, Salah Satunya Terkait Dugaan TPPU Rp500 Juta

Vicky Prasetyo menghadapi dua laporan di Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan TPPU. Salah satu perkara telah naik ke tahap penyidikan
Harga Acuan Emas Dunia Turun, Kemendag Pangkas Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Awal Agustus 2026

Harga Acuan Emas Dunia Turun, Kemendag Pangkas Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Awal Agustus 2026

Turunnya harga acuan emas dunia mencerminkan perubahan preferensi investor global yang mulai mengalihkan dana dari emas menuju instrumen investasi berbasis pendapatan tetap, terutama obligasi.
Bapemperda DPRD Jabar Kaji Pembentukan Sanggabuana Holding untuk Tingkatkan PAD

Bapemperda DPRD Jabar Kaji Pembentukan Sanggabuana Holding untuk Tingkatkan PAD

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Barat mengkaji rencana pembentukan holding badan usaha milik daerah (BUMD) melalui PT Sangga Buana
23 Tahun JSIT Indonesia, Sukro Muhab dan Dewan Pendiri Soroti Jejak Dakwah Pendidikan

23 Tahun JSIT Indonesia, Sukro Muhab dan Dewan Pendiri Soroti Jejak Dakwah Pendidikan

Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia sudah berusia 23 tahun dan saat ini sedang menggelar Puncak Peringatan Milad ke-23 dengan mengusung tema
Wings Air Buka Rute Kualanamu–Mandailing Natal, Pangkas Akses Udara ke Pantai Barat Sumut

Wings Air Buka Rute Kualanamu–Mandailing Natal, Pangkas Akses Udara ke Pantai Barat Sumut

Rute Kualanamu–Mandailing Natal dilayani tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pada penerbangan perdana, sebanyak 43 penumpang berangkat dari Kualanamu menuju Mandailing Natal, sementara penerbangan dari Mandailing Natal tiba di Kualanamu dengan membawa 64 penumpang.
Sarwendah Luapkan Rahasia yang 11 Tahun Dipendam hingga Perselingkuhan Ruben Onsu

Sarwendah Luapkan Rahasia yang 11 Tahun Dipendam hingga Perselingkuhan Ruben Onsu

Jagat hiburan tanah air mendadak digemparkan oleh beredarnya rekaman CCTV 3 April 2024 yang memperlihatkan pertengkaran hebat antara Sarwendah dan Ruben Onsu...

Trending

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik akhirnya buka suara setelah terus ditanya soal Timnas Indonesia. Begini katanya.
Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Berkolaborasi dengan BNPT, Densus 88 Anti Teror Polri, dan PT Sang Hyang Seri (SHS), Kemenimipas hadirkan model pembinaan yang mengintegrasikan deradikalisasi, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Kiper muda Aston Villa, James Wright, mengaku membawa pulang pengalaman berharga setelah menjalani tur pramusim di Indonesia. Penjaga gawang berusia 21 tahun itu bahkan menyebut kunjungan ke Jakarta menjadi salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan selama persiapan menyambut musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral