News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Andrie Yunus? Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras Ternyata Pernah Lantang Kritik RUU TNI

Berikut profil lengkap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang jadi korban penyiraman air keras.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:43 WIB
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore

Bersama KontraS, ia selalu aktif bersuara untuk melontarkan sikap kritisnya mengenai kebijakan negara. Terlebih lagi dalam urusan pada sektor keamanan.

Ia pernah menjadi bagian dalam kampanye publik dan advokasi, khususnya mengenai isu yang menyangkut pada reformasi sektor kemanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menumpahkan kritik terkait wacana revisi Undang-Undang (UU) TNI. Menurutnya, hal tersebut sangat mempengaruhi perluasan militer berperan di ruang sipil.

Andrie bahkan pernah mencuri perhatian pada 2025. Kala itu ia bersama beberapa aktivis masyarakat sipil saat menyambangi rapat tertutup yang membahas tentang revisi UU TNI.

Kedatangannya tentu untuk menumpahkan protes di mana dirinya melihat adanya alur yang tidak transparan selama proses legilasi.

Ia bahkan pernah menyaksikan persidangan uji formal UU TNI. Hal itu berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

Saat ini sebagai aktivis, nasib Andrie Yunus tentu dalam bayang-bayang bahaya. Ia kini menjadi korban penyiraman air keras yang membuat dirinya mengalami luka bakar 24 persen.

Kronologi Andrie Yunus Disiram Air Keras

Dimas Bagus Arya menjelaskan kronologi lengkap saat Andrie menjadi korban penyiraman air keras. Itu terjadi ketika Andrie Yunus mengendarai kendaraan sepeda motor di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, sekitar pukul 23.37 WIB.

Saat itu Andrie tiba-tiba dihampiri oleh dua orang pelaku dari lawan arah. Posisi pelaku datang menggunakan kendaraan roda dua dari Jembatan Talang.

Adapun kendaraan motor digunakan dua orang pelaku diduga motor matic Honda Beat keluaran sekitar tahun 2016-2021.

Kata Dimas, dua pelaku merupakan sosok laki-laki yang melancarkan aksinya menggunakan satu motor. Mereka memposisikan perannya sebagai pengemudi dan penumpang.

"Pelaku pertama merupakan pengendara, menggunakan pakaian kaos berwarna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, serta helm berwarna hitam," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia merincikan ciri-ciri pelaku kedua yang statusnya sebagai penumpang. Pelaku tersebut mengenakan penutup wajah yang menyerupai masker berjenis buff berwarna hitam.

"(buff warna hitam) yang menutupi setengah wajahnya. Kemudian, pelaku kedua pakai kaos berwarna biru tua, celana panjang berwarna biru sambil dilipat menjadi pendek, dan diduga menggunakan bahan jeans," bebernya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral