News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekonom Soroti Kompleksitas Kebijakan Kawasan Ekonomi di Batam

Diskusi publik yang berkembang terkait arah pengembangan kawasan ekonomi Batam.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:45 WIB
Ilustrasi2
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ekonom Billy Mambrasar menilai penyederhanaan kebijakan kawasan ekonomi di Batam diperlukan untuk meningkatkan kepastian investasi dan mempercepat proses bisnis. Salah satu langkah yang menurutnya perlu dipertimbangkan adalah mengurangi tumpang tindih berbagai skema kawasan ekonomi yang saat ini berlaku.

Pandangan tersebut disampaikan Billy saat memberikan kuliah tamu di Politeknik Negeri Batam dengan tema “Menjadikan Batam sebagai Hub Ekspor UMKM Indonesia.” Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung diskusi publik yang berkembang terkait arah pengembangan kawasan ekonomi Batam, termasuk perdebatan yang melibatkan sejumlah pejabat terkait kebijakan kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Billy, yang saat ini aktif sebagai peneliti ekonomi serta dosen tamu di Politeknik Negeri Batam dan tengah menempuh studi ekonomi di University of Buckingham, Inggris, mengatakan bahwa keberadaan berbagai skema kawasan seperti Proyek Strategis Nasional (PSN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), maupun Special Economic Zone (SEZ) berpotensi menambah kompleksitas kebijakan apabila tidak dikelola secara terintegrasi.

Menurutnya, Batam sejak awal telah memiliki status sebagai kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) yang memberikan sejumlah fasilitas bagi pelaku usaha, seperti pembebasan bea masuk serta berbagai insentif fiskal. Kawasan tersebut juga berada di bawah pengelolaan Badan Pengusahaan Batam.

“Secara ekonomi, sebagian fasilitas yang biasanya diberikan di kawasan ekonomi khusus sebenarnya sudah tersedia di Batam sejak awal. Karena itu, penambahan skema kawasan baru berpotensi menambah kompleksitas kebijakan,” ujar Billy.

Ia menilai, dalam praktik investasi, pelaku usaha sering kali harus berkoordinasi dengan berbagai institusi, mulai dari pemerintah daerah, BP Batam, kementerian terkait, hingga aturan tambahan yang berkaitan dengan proyek strategis nasional maupun kawasan ekonomi khusus.

Dalam perspektif ekonomi kelembagaan, kondisi tersebut dikenal sebagai transaction cost atau biaya transaksi. Semakin banyak lembaga yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan investasi, semakin besar pula biaya waktu dan administrasi yang harus ditanggung investor.

“Dalam persaingan investasi global, faktor kecepatan dan kepastian proses sangat menentukan. Jika prosedurnya terlalu rumit, investor akan membandingkannya dengan kawasan lain di Asia Tenggara yang menawarkan proses lebih sederhana,” kata Billy.

Ia juga menyoroti kemungkinan tumpang tindih regulasi, terutama terkait kewenangan perizinan dan pengelolaan lahan. Ketika berbagai skema kawasan diberlakukan dalam satu wilayah yang sama, menurutnya kerap muncul ketidakjelasan mengenai otoritas pengambilan keputusan.

Selain itu, dari sudut pandang ekonomi kawasan, kondisi tersebut dapat memengaruhi pembentukan aglomerasi industri. Aglomerasi merujuk pada konsentrasi aktivitas industri dalam satu kawasan yang mampu menciptakan efisiensi ekonomi melalui kedekatan dengan pemasok, tenaga kerja terampil, serta jaringan logistik.

“Jika industri tersebar dalam berbagai zona dengan aturan berbeda, potensi aglomerasi bisa melemah sehingga produktivitas kawasan tidak berkembang optimal,” ujarnya.

Billy menekankan bahwa dalam teori kebijakan publik terdapat prinsip dasar bahwa suatu kebijakan harus memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan biaya yang ditimbulkan.

“Jika kita terus menambah zona baru, aturan baru, dan birokrasi baru, tetapi manfaatnya tidak lebih besar dari biaya yang muncul, maka kebijakan tersebut tidak efisien,” kata dia.

Karena itu, ia menilai fokus kebijakan sebaiknya diarahkan pada penyederhanaan regulasi, kejelasan otoritas kelembagaan, serta penguatan sistem pelayanan investasi terpadu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk kawasan seperti Batam, yang paling penting bukan menambah label kawasan baru, tetapi memastikan aturan yang sederhana, jelas, dan konsisten. Dalam dunia investasi, yang dicari investor adalah kepastian dan kemudahan berusaha,” ujar Billy.

Menurutnya, apabila tata kelola kebijakan investasi dapat disederhanakan dan koordinasi kelembagaan diperkuat, Batam memiliki peluang untuk semakin kompetitif sebagai pusat industri dan investasi di kawasan Asia Tenggara.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Peringatan May Day 2026, Persimpangan Tugu Tani Dipadati Bus Buruh

Jelang Peringatan May Day 2026, Persimpangan Tugu Tani Dipadati Bus Buruh

Menjelang peringatan hari buruh internasional atau May Day 2026 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas) mulai memadati sejumlah jalan protokol.
Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Dalam sebuah wawancara, ayah Ahmad Dhani pernah menuturkan bahwa dirinya lebih menyukai dan menyayangi eks menantunya, Maia Estianty, daripada Mulan Jameela.
Polres Ketapang Ungkap Rangkaian Teror di Air Upas, Sejumlah Pelaku Ditangkap

Polres Ketapang Ungkap Rangkaian Teror di Air Upas, Sejumlah Pelaku Ditangkap

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang berhasil mengungkap rangkaian aksi teror yang meresahkan masyarakat Kecamatan Air Upas selama setahun terakhir.
Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day

Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day

Ekonom Dr. Surya Vandiantara menilai kontribusi buruh pada perekonomian Indonesia sangat besar. Sebab, tanpa ada buruh tidak akan ada aktivitas produksi.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

DPR RI kritik kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap gelontorkan insentif kepada ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski tidak beroperasi.

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Selengkapnya

Viral