News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS Gempur Kharg Island, Pulau Minyak Strategis Iran Dibombardir Saat Perang Memanas

AS menyerang Kharg Island, pusat ekspor minyak Iran, saat perang dengan Iran dan Israel memasuki hari ke-15. Serangan ini memicu kekhawatiran krisis energi global.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:54 WIB
AS Gempur Kharg Island, Pulau Minyak Strategis Iran Dibombardir Saat Perang Memanas
Sumber :
  • Reuters

Iran, tvOnenews.com - Perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran semakin memanas setelah Amerika Serikat menyerang Kharg Island, sebuah pulau yang menjadi pusat ekspor minyak Iran di Teluk Persia. Serangan yang terjadi pada Jumat malam tersebut menandai eskalasi baru dalam konflik yang kini telah memasuki hari ke-15.

Serangan ini menjadi perhatian dunia karena Kharg Island dikenal sebagai titik vital bagi perekonomian Iran. Pulau tersebut selama ini menangani sebagian besar ekspor minyak mentah Iran ke pasar global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang berbagai target militer di pulau tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa infrastruktur minyak Iran bisa menjadi target berikutnya jika Teheran terus menghalangi kapal-kapal di Selat Hormuz.

Kharg Island, Jantung Ekspor Minyak Iran

Kharg Island merupakan pulau kecil dengan panjang sekitar lima mil di Teluk Persia. Meski ukurannya tidak besar, pulau ini memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama ekspor minyak Iran.

Diperkirakan sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran melewati pulau ini sebelum dikirim ke berbagai negara di dunia. Oleh karena itu, ketika AS menyerang Kharg Island, dampaknya langsung menjadi perhatian pasar energi global.

Pejabat militer Amerika Serikat menyebut serangan tersebut berskala besar, namun diklaim tidak menyasar langsung fasilitas ekspor minyak yang paling vital.

Target serangan disebut meliputi beberapa fasilitas militer penting, antara lain:

  • Gudang penyimpanan ranjau laut

  • Bunker penyimpanan rudal

  • Infrastruktur militer lainnya yang digunakan oleh angkatan laut Iran

Langkah ini disebut sebagai upaya untuk melemahkan kemampuan militer Iran tanpa langsung menghancurkan industri minyaknya.

Trump Ancam Serang Infrastruktur Minyak Iran

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa semua target militer di pulau tersebut telah berhasil dihantam oleh serangan udara Amerika Serikat.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada Iran terkait situasi di Selat Hormuz. Menurut Trump, Amerika Serikat tidak akan ragu untuk memperluas serangan jika Iran terus menghambat lalu lintas kapal tanker minyak di jalur strategis tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran paling penting bagi perdagangan minyak dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati selat ini setiap hari.

Trump bahkan mengisyaratkan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat dapat segera mengawal kapal tanker yang melintas di wilayah tersebut.

Iran Peringatkan Balasan Jika Pulau Diserang

Sebelum serangan terjadi, pejabat tinggi Iran telah mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat. Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika pulau-pulau strategisnya diserang.

Ia menyatakan Iran dapat “meninggalkan semua bentuk penahanan diri” apabila terjadi agresi terhadap wilayahnya.

Peringatan ini memunculkan kekhawatiran bahwa konflik dapat berkembang menjadi konfrontasi militer yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah analis menilai serangan terhadap Kharg Island bisa menjadi titik balik yang berbahaya dalam konflik ini.

Harga Minyak Dunia Terancam Melonjak

Serangan AS terhadap Kharg Island juga memicu kekhawatiran besar di pasar energi global. Ketegangan di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia langsung melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2022.

Para analis energi memperingatkan bahwa jika jalur ekspor Iran benar-benar terganggu atau Selat Hormuz ditutup, harga minyak bisa melonjak tajam dan memicu krisis energi global.

Sejumlah negara bahkan mulai mempertimbangkan untuk menggunakan cadangan minyak strategis mereka guna mengantisipasi gangguan pasokan.

Seorang mantan perwira militer Amerika Serikat mengatakan bahwa dampak dari serangan ini bisa membuat harga minyak “keluar dari kendali” jika konflik terus meningkat.

Pentagon Kirim Pasukan Marinir ke Timur Tengah

Di tengah meningkatnya ketegangan, Pentagon mengumumkan akan mengirimkan satu unit Marine Expeditionary Unit ke kawasan Timur Tengah.

Unit ini biasanya terdiri dari sekitar 2.500 marinir dan pelaut yang dilatih untuk merespons krisis secara cepat.

Meski demikian, hingga kini belum jelas di mana tepatnya pasukan tersebut akan ditempatkan atau misi apa yang akan mereka jalankan.

Pengiriman pasukan ini dinilai sebagai sinyal bahwa Amerika Serikat bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi konflik yang lebih besar.

Perang Terus Memanas di Kawasan

Sementara itu, serangan militer juga terus berlangsung di berbagai wilayah. Israel dilaporkan kembali melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk pos keamanan, fasilitas penyimpanan senjata, dan kantor pemerintahan.

Menurut perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 1.300 orang telah tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel sejak konflik dimulai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, dampak konflik juga dirasakan di negara lain. Serangan Israel di Lebanon selatan dilaporkan menewaskan sembilan anggota satu keluarga, termasuk empat anak-anak.

Situasi ini menunjukkan bahwa perang yang bermula dari ketegangan antara beberapa negara kini semakin meluas dan berpotensi mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah serta pasar energi dunia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral