GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti pengawasan orang tua dari kasus siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata tewas saat tawuran.
Minggu, 15 Maret 2026 - 03:08 WIB
Gedung SMAN 5 Bandung & Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Kolase SMAN 5 Bandung & tvOne/Cepi Kurnia

Cirebon, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menyoroti tragedi siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata. Anak sekolah tersebut tewas diduga akibat dikeroyok saat tawuran.

Saat kunjungan kerja di Cirebon, Sabtu (14/3/2026), Dedi Mulyadi menyayangkan siswa SMAN 5 Bandung itu meninggal dunia. Ia tak segan menyentil peran orang tua untuk anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menyinggung terkait pengawasan dari orang tua, terutama peran dalam menjaga aktivitas anak saat berada di luar hingga kembali ke rumah.

KDM sapaan akrabnya, berpendapat penyebab siswa SMAN 5 Bandung meninggal dunia menunjukkan adanya kelemahan pengawasan dari orang tua.

"Orang tua harus menjaga anak-anaknya, jam berapa dia berangkat dan jam berapa dia pulang," kata Dedi Mulyadi dilansir dari Antara, Minggu (15/3/2026).

Dedi Mulyadi Singgung Pengawasan Anak Bagian Peran Orang Tua

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Ia menjelaskan, bahwa pengawasan terhadap anak sangat penting. Menurutnya, tugas tersebut berasal dari orang tua, bukan hanya dari guru maupun pihak sekolah.

Ia mengaku sudah mendapat laporan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar untuk menyikapi peristiwa tersebut.

Ia menyinggung komitmen yang dilakukan oleh orang tua siswa tersebut. Wali murid itu pernah melakukan penandatanganan sebuah pernyataan dalam urusan pendidikan anaknya.

Proses penandatanganannya mengenai penggunaan kendaraan roda dua. Siswa tidak diperbolehkan membawa motor saat mengenyam pendidikan di sekolah.

"Saya sudah baca pesan dari Disdik Jabar kalau orang tuanya sudah menandatangani pernyataan bahwa, anaknya tidak akan menggunakan kendaraan bermotor," terang KDM.

Sayangnya keputusan itu tidak diindahkan. Padahal pihak orang tua sudah menandatangani surat pernyataan yang dibalut materai terkait kesediaan mengawasi anak agar tidak mengendarai kendaraan motor.

Apalagi peristiwa tawuran yang menewaskan siswa SMAN 5 Bandung bukan berada di posisi jam sekolah. Aksi tawuran terjadi di luar jam belajar mengajar.

Mantan Bupati Purwakarta itu menegaskan, kejadian itu berarti dilakukan secara mandiri. Para pelajar yang justru menginisiasi aksi tersebut di luar sekolah.

Heran Kasus Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung Dibebankan ke Pemerintah

Tangkapan layar - Seorang pelajar SMAN 5 Bandung diduga tewas usai tawuran antar pelajar di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/3).
Tangkapan layar - Seorang pelajar SMAN 5 Bandung diduga tewas usai tawuran antar pelajar di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/3).
Sumber :
  • Instagram @bagasinetwork

Karena kasus tersebut secara mandiri, kata dia, hal ini menjadi catatan penting bahwa tidak semua persoalan dibebakan kepada sekolah maupun pemerintah daerah.

Mantan anggota DPR RI ini menjelaskan tentang tanggung jawab dari negara. Sekolah ditugaskan untuk melakukan pengawasan di tengah kegiatan belajar mengajar.

"Selama jam sekolah itu tanggung jawab negara, di luar jam sekolah sudah menjadi tanggung jawab orang tua," tegasnya.

Namun begitu, ia mengimbau agar semua pihak bekerja sama. Setidaknya minimal menjaga ketertiban hingga keamanan untuk kalangan pelajar.

Ia melihat aparat polisi sudah berusaha mungkin menunjukkan sikap tegasnya. Apalagi dalam urusan menangani hingga mencegah kasus tawuran dan kekerasan antarpelajar di wilayah Jabar.

Ia mengimbau aturan terhadap pelajar harus semakin diperketat dan dipertegas ke depannya, khususnya aturan untuk para siswa yang terlibat tawuran. Tujuannya agar kejadian pelajar meninggal dunia akibat tawuran tidak terulang lagi.

"Tidak semuanya harus diurus sama sekolah dan Gubernur. Kecuali (tragedi) berada di jam sekolah. Selama jam sekolah itu, tentu sudah tanggung jawab negara," bebernya.

Sementara, Pemerintah Kota Bandung dan Polrestabes Bandung turut menyikapi kabar tewasnya siswa SMAN 5 Kota Bandung diduga akibat tawuran.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pemerintah akan melakukan tindakan tegas terhadap setiap kelompok pelajar, mulai dari SMP hingga SMA.

Farhan menyebut pemerintah semakin memperketat terhadap kelompok pelajar yang berkumpul hingga nongkrong di luar jam sekolah.

Pemerintah sudah mengumpulkan data dari proses identifikasi beberapa titik tongkrongan. Sejumlah tempat itu diduga sering kali disalahgunakan oleh siswa untuk melancarkan kegiatan negatif.

"Saya akan bekerja sama dengan pihak Kepolisian, Polrestabes Bandung agar membina terhadap kelompok anak-anak SMA yang sekarang teridentifikasi berkelompok di tempat warung dekat sekolah," ucap Farhan di Balai Kota Bandung, Sabtu (14/3/2026).

Pemerintah Kota Bandung Tindak Tempat Tongkrongan Anak Sekolah

Ia menjelaskan, pihak intelijen sudah membuat peta pelajar yang kerap membawa nama kelompok tongkrongan warung. Ironisnya, banyak siswa melakukan berbagai jenis pelanggaran saat berkumpul, salah satunya mengonsumsi minuman keras (miras).

"Itu sangat mengkhawatirkan," lanjutnya.

Dari kasus tewasnya siswa SMAN 5, Farhan menyampaikan komitmen tegas dari Pemkot Bandung. Pemerintah tidak akan membiarkan adanya kelompok pelajar yang berkumpul demi mengejar eksistensi di tempat tongkrongan.

"Kami lebih ketat lagi memastikan kejadian ini tidak terulang lagi. Pemerintah berkomitmen tidak ada pembiaran eksistensi kelompok nongkrong tersebut, maka kita akan bertindak bersama Polrestabes Bandung," imbau Farhan.

Sementara Plt Kepala Sekolah SMAN 5 Bandung, Agus Ferdiana menegaskan, pihaknya menyerahkan kasus tewasnya siswa tersebut kepada pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti proses hukum.

Sebelumnya, seorang siswa SMAN 5 Bandung dikabarkan meninggal dunia. Penyebabnya diduga setelah terlibat tawuran dengan sekelompok pelajar dari SMAN 2 Bandung.

Kejadian tawuran antara pelajar SMAN 5 dan SMAN 2 Bandung terjadi di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026) malam hari hingga Sabtu (14/3/2026) dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Kepolisian kini sedang melakukan penyelidikan terkait kronologi kejadian. Aparat juga menyelidikan pihak terkait untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

(ant/dpi/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming F1 GP China 2026: Balapan Siang Ini, Ferrari Ancam Dominasi Mercedes di Shanghai

Link Live Streaming F1 GP China 2026: Balapan Siang Ini, Ferrari Ancam Dominasi Mercedes di Shanghai

Link live streaming F1 GP China 2026, di mana dominasi Mercedes bisa mendapatkan ancaman dari Ferrari yang berusaha mengambil alih podium di seri balapan kedua.
H -7 Lebaran Arus Lalu Lintas Pemudik  Jalur Nagreg Mulai Mengalami Kenaikan Volume Kendaraan Hingga Belasan Ribu

H -7 Lebaran Arus Lalu Lintas Pemudik  Jalur Nagreg Mulai Mengalami Kenaikan Volume Kendaraan Hingga Belasan Ribu

Namun setelah dilakukan analisa, lokasi tersebut dinilai kurang efektif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.
Pertamina Patra Niaga bersama Aparat Penegak Hukum dan Pemangku Kepentingan Jaga Distribusi BBM Bersubsidi di Jember

Pertamina Patra Niaga bersama Aparat Penegak Hukum dan Pemangku Kepentingan Jaga Distribusi BBM Bersubsidi di Jember

Pertamina Patra Niaga tegaskan jaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.
Mengenal Simon Grayson, Eks Sunderland dan Leeds United yang Kabarnya Dipilih John Herdman Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Mengenal Simon Grayson, Eks Sunderland dan Leeds United yang Kabarnya Dipilih John Herdman Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Eks Sunderland dan Leeds United Simon Grayson dalam unggahan media sosialnya merilis informasi akan menjadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia.
Mantan Pemain Jakarta Electric PLN Resmi Pensiun, Senior Megawati Hangestri Akhiri Karier di Liga Voli Italia

Mantan Pemain Jakarta Electric PLN Resmi Pensiun, Senior Megawati Hangestri Akhiri Karier di Liga Voli Italia

Kabar ini diketahui dari sejumlah unggahan Liga Voli Putri Italia atau Lega Volley Femminile beberapa waktu lalu. Akun resmi liga Italia itu mengunggah momen perayaan pensiunnya Valentina Diouf bersama tim Eurotek Laica Uyba Busto Arsizio.
Girlgroup K-Pop aespa Siapkan Album Baru, Ditargetkan Rilis Mei 2026

Girlgroup K-Pop aespa Siapkan Album Baru, Ditargetkan Rilis Mei 2026

Menurut pernyataan perwakilan agensi SM Entertainment, girlgroup K-Pop aespa sedang menyiapkan album baru.

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Neraysho Kasanwirjo, rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard, jadi sorotan karena memiliki nama Jawa dan pernah juara Piala Eropa U-17 bersama Belanda. Bisa bela Timnas Indonesia?
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti pengawasan orang tua dari kasus siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata tewas saat tawuran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT