GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Tak Biasa Gubernur Jabar KDM Terkait Pelajar Tewas Usai Dikeroyok di Kota Bandung

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons soal insiden pengeroyokan pelajar di Kota Bandung yang berujung meninggal dunia. KDM mengatakan jika di luar jam...
Minggu, 15 Maret 2026 - 07:29 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons soal insiden pengeroyokan pelajar di Kota Bandung yang berujung meninggal dunia.

Kang Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menegaskan bahwa pengawasan terhadap aktivitas anak di luar jam sekolah merupakan tanggung jawab orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu KDM sampaikan saat wawancara di Mapolsek Gempol di Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (14/3/2026).

Sebelumnya, video dugaan pengeroyokan pelajar SMAN 5 Bandung dan SMAN 2 Bandung viral di media sosial.

Ilustrasi pengeroyokan.
Ilustrasi pengeroyokan.
Sumber :
  • Antara

Insiden itu terjadi pada Jumat (13/3/2026) malam hingga Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah pelajar terlibat perkelahian dan saling mengeroyok.

Setelah itu tampak seorang pelajar tergeletak di pinggir jalan setelah insiden tersebut.

Kapolsek Coblong, Riki Erickson, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan hingga menewaskan seorang pelajar tersebut.

Menanggapi hal itu KDM mengatakan para orang tua telah menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmen agar anak mereka tidak menggunakan kendaraan bermotor.

"Peristiwa ini kan terjadi di luar jam sekolah, kegiatannya kegiatan di luar sekolah. Nah, karena kegiatannya di luar sekolah dan di luar jam sekolah dilakukan secara mandiri, maka tanggung jawab yang melekat adalah tanggung jawab orang tuanya," terang KDM.

Surat pernyataan tersebut ditandatangani oleh orang tua di atas materai sebagai bentuk keseriusan dalam mengawasi perilaku anak.

"Orang tuanya sudah tanda tangan. Ini, saya itu lengkap yang gitu-gitu. Ini maknanya setiap orang tua siswa harus menandatangani ini. Sudah tanda tangan di atas materai, bersedia anaknya untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor," ucapnya.

KDM meminta para orang tua lebih aktif menjaga dan mengawasi aktivitas anak, terutama terkait waktu berangkat dan pulang sekolah agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Jaga jam berapa dia berangkat, tentukan jam berapa dia pulang. Kan tidak semuanya harus diurus sama sekolah, sama Gubernur. Kecuali pada jam sekolah, selama jam sekolah itu tanggung jawab negara. Di luar jam sekolah sudah tanggung jawab orang tua," jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, upaya menjaga ketertiban dan keamanan tetap harus dilakukan secara bersama-sama antara masyarakat, sekolah, dan aparat penegak hukum.

"Sehingga Pak Kapolda selama ini sangat tegas terhadap tawuran dan sejenisnya. Mudah-mudahan nanti kita bikin lebih tegas lagi untuk tidak terjadi peristiwa yang berulang," katanya. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hiruk Pikuk Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan, Pemudik Padati Bus AKAP Menuju Berbagai Daerah

Hiruk Pikuk Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan, Pemudik Padati Bus AKAP Menuju Berbagai Daerah

Para petugas terminal juga terlihat sibuk mengatur arus penumpang sekaligus memastikan proses naik-turun penumpang berjalan tertib.
Korban Teror Air Keras Andrie Yunus Mendapat Perlindungan Darurat dari LPSK

Korban Teror Air Keras Andrie Yunus Mendapat Perlindungan Darurat dari LPSK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berikan perlindungan darurat kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK).
Setelah Tujuh Tahun Vakum, Amerika Serikat Kembali  Ikut Jual Minyak Venezuela dan Kibarkan Bendera di Caracas

Setelah Tujuh Tahun Vakum, Amerika Serikat Kembali Ikut Jual Minyak Venezuela dan Kibarkan Bendera di Caracas

Setelah ditangguhkan selama tujuh tahun misi diplomatik Amerika Serikat (AS) di Caracas, Venezuela, kembali beroperasi. Kuasa Usaha Kedubes AS di Venezuela Laura Dogu, Sabtu (14/3) menyatakan bendera Amerika Serikat kembali dikibarkan di Kedutaan Besar AS di Caracas. 
Link Live Streaming F1 GP China 2026: Balapan Siang Ini, Ferrari Ancam Dominasi Mercedes di Shanghai

Link Live Streaming F1 GP China 2026: Balapan Siang Ini, Ferrari Ancam Dominasi Mercedes di Shanghai

Link live streaming F1 GP China 2026, di mana dominasi Mercedes bisa mendapatkan ancaman dari Ferrari yang berusaha mengambil alih podium di seri balapan kedua.
H -7 Lebaran Arus Lalu Lintas Pemudik  Jalur Nagreg Mulai Mengalami Kenaikan Volume Kendaraan Hingga Belasan Ribu

H -7 Lebaran Arus Lalu Lintas Pemudik  Jalur Nagreg Mulai Mengalami Kenaikan Volume Kendaraan Hingga Belasan Ribu

Namun setelah dilakukan analisa, lokasi tersebut dinilai kurang efektif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.
Pertamina Patra Niaga bersama Aparat Penegak Hukum dan Pemangku Kepentingan Jaga Distribusi BBM Bersubsidi di Jember

Pertamina Patra Niaga bersama Aparat Penegak Hukum dan Pemangku Kepentingan Jaga Distribusi BBM Bersubsidi di Jember

Pertamina Patra Niaga tegaskan jaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Neraysho Kasanwirjo, rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard, jadi sorotan karena memiliki nama Jawa dan pernah juara Piala Eropa U-17 bersama Belanda. Bisa bela Timnas Indonesia?
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti pengawasan orang tua dari kasus siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata tewas saat tawuran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT