News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kutuk Keras Serangan ke Aktivis KontraS, Aparat Diminta Proses Hukum Secara Profesional

Penyiraman air keras terhadap aktivis Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus mendapat perhatian besar publik.
Minggu, 15 Maret 2026 - 15:08 WIB
Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras Andrie Yunus
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Penyiraman air keras terhadap aktivis Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus mendapat perhatian besar dari publik, termasuk Organisasi Garuda Astacita Nusantara (GAN).

Ketua Umum DPP GAN, Muhammad Burhanuddin mengecam keras terhadap penyerangan terhadap aktivis sekaligus warga yang menyuarakan pendapatnya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai, penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus adalah bentuk kekerasan brutal dan tidak beradap. Hal ini harus dikutuk oleh semua elemen masyarakat.

Burhanuddin meminta supaya peristiwa ini tidak dibiarkan saja karena bisa merusak demokrasi dan mengganggu kebebasan berpendapat di Indonesia.

“Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pandangan dan kritik secara sah. Kekerasan terhadap mereka yang menyuarakan aspirasi publik merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi,” kata Burhanuddin, Minggu (15/3/2026).

Dirinya menilai, serangan terhadap aktivis ini harus ditangani secara serius supaya tidak mejadi preseden buruk bagi kehidupan demokrasi di Indonesia.

Upaya-upaya yang dilakukan untuk membungkam suara kritis, kata Burhanuddin, sangat tidak sesuai dengan semangat kehidupan yang menjunjung keterbukaan dan dialog dalam mengawal pemerintahan.

GAN meminta aparat bekerja dengan profesional, transparan, dan adil untuk menuntaskan kasus ini.

Selain mengamankan pelaku di lapangan, Burhanuddin juga menilai kemungkinan besar ada aktor intelektual di balik penyerangan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penegakan hukum yang objektif dan profesional sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa keadilan benar-benar ditegakkan,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut, GAN berharap supaya proses hukum dapat berjalan secara adil dan akuntabel. Peristiwa semacam ini tidak boleh terjadi lagi. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Gelombang Laut Rusak Belasan Rumah Warga di Pesisir Sulteng

Gelombang Laut Rusak Belasan Rumah Warga di Pesisir Sulteng

Bencana melanda pemukiman pesisir di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (18/4) dini hari. 
Sembunyikan Sabu di Celana, Nelayan di Sultra Tak Berkutik Digerebek Polisi

Sembunyikan Sabu di Celana, Nelayan di Sultra Tak Berkutik Digerebek Polisi

Seorang pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan berinisial JA (55), kini harus mendekam di balik jeruji besi. 
Warga Jabar Siap-Siap, Dedi Mulyadi Bakal Bangun 24 Sekolah Lagi, Begini Rencana Besarnya

Warga Jabar Siap-Siap, Dedi Mulyadi Bakal Bangun 24 Sekolah Lagi, Begini Rencana Besarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan arah pembangunan saat ini tidak hanya terfokus pada infrastruktur jalan, tetapi juga fasilitas pendidikan.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Jordy Wehrmann ungkap proses naturalisasinya. Gelandang Madura United berdarah Indonesia itu mengaku siap bela Garuda kapan saja dipanggil.
Geger Penganiayaan Tokoh Agama Usia 70 Tahun di Tasikmalaya, Pelaku Oknum Ormas Serahkan Diri ke Polisi

Geger Penganiayaan Tokoh Agama Usia 70 Tahun di Tasikmalaya, Pelaku Oknum Ormas Serahkan Diri ke Polisi

Pelarian terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang tokoh agama di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya berakhir. 

Trending

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, blak-blakan soal kegagalan skuad Garuda Muda ke semifinal Piala AFF 2026.
Ini Usulan Hukuman dari Dedi Mulyadi untuk Pelajar Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Bukan Diskors

Ini Usulan Hukuman dari Dedi Mulyadi untuk Pelajar Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Bukan Diskors

Aksi tidak terpuji dilakukan oleh oknum pelajar di Purwakarta yang kedapatan mengacungkan jari tengah kepada gurunya di sekolah. Dedi Mulyadi selaku Gubernur -
Hasil Serie A: Napoli Terkejar, AC Milan Panas di Jalur Scudetto

Hasil Serie A: Napoli Terkejar, AC Milan Panas di Jalur Scudetto

AC Milan meraih kemenangan penting 1-0 atas Hellas Verona pada laga pekan ke-33 Liga Italia 2025/26 di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (19/4/2026).
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Dedi Mulyadi Gerebek Truk Overload 1,7 Ton, Tegas Akan Tegur Perusahaan Pengangkut

Dedi Mulyadi Gerebek Truk Overload 1,7 Ton, Tegas Akan Tegur Perusahaan Pengangkut

​​​​​​​Dedi Mulyadi gerebek truk overload 1,7 ton dan ungkap dugaan galian ilegal. Ia juga menegaskan akan menegur perusahaan pengangkut yang terlibat.
Selengkapnya

Viral