News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Polisi Polda NTT Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Rp375 Juta, Dirresnarkoba Nonaktif Diperiksa Propam

7 polisi Polda NTT termasuk Dirresnarkoba nonaktif diduga memeras Rp375 juta. Propam Polri kini lakukan pemeriksaan intensif.
Selasa, 17 Maret 2026 - 07:50 WIB
Ilustrasi Pemerasan
Sumber :
  • Antara

Nusa Tenggara Timur, tvOnenews.com - Kasus dugaan pemerasan yang menyeret sejumlah anggota kepolisian di wilayah Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kini menjadi sorotan. Sebanyak tujuh personel, termasuk pejabat utama, diduga terlibat dalam praktik penyalahgunaan kewenangan terhadap tersangka kasus narkoba.

Sosok utama dalam perkara ini adalah Kombes Pol ATB yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda NTT. Ia kini telah dinonaktifkan dari jabatannya dan tengah menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (Divpropam) di Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diduga Peras Tersangka Hingga Ratusan Juta Rupiah

Kasus ini mencuat setelah adanya dugaan pemerasan terhadap dua tersangka berinisial SF dan JH. Nilai dugaan pemerasan tersebut tidak kecil, yakni mencapai Rp375 juta.

Kabid Humas Polda NTT, Henry Novika Chandra, mengungkapkan bahwa Kombes ATB diduga tidak bekerja sendiri. Ia disebut melibatkan enam anggota penyidik pembantu dari Direktorat Reserse Narkoba.

“Diduga, oknum tersebut bersama enam personel penyidik pembantu melakukan pemerasan terhadap dua tersangka dengan nilai transaksi mencapai Rp375 juta,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Enam Anggota Ikut Diperiksa Propam

Selain Kombes ATB, enam anggota lainnya kini juga tengah menjalani pemeriksaan internal oleh Bidang Propam Polda NTT. Mereka adalah:

  • AKP HSB

  • Ipda BB

  • Aipda OT

  • Brigpol AI

  • Briptu LBM

  • Bripda JG

Seluruh anggota tersebut telah dinonaktifkan dari jabatan masing-masing guna mempermudah proses pemeriksaan dan menjaga objektivitas penanganan kasus.

Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk mengungkap peran masing-masing dalam dugaan praktik pemerasan tersebut.

Barang Bukti Aliran Dana Mulai Diamankan

Kabid Propam Polda NTT, Muhammad Andra Wardhana, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan awal telah dilakukan terhadap sejumlah personel yang terlibat.

Tidak hanya itu, tim Propam juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk yang berkaitan dengan aliran dana dugaan pemerasan.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat pembuktian dalam proses penyelidikan internal yang tengah berjalan.

Akan Digelar Perkara untuk Tentukan Status Hukum

Setelah pemeriksaan awal rampung, kasus ini akan dilanjutkan ke tahap gelar perkara khusus. Proses tersebut akan melibatkan Divpropam Polri dan Bidpropam Polda NTT.

Gelar perkara ini bertujuan untuk menentukan status hukum Kombes ATB dan enam anggota lainnya, apakah terbukti melakukan pelanggaran atau tidak.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengungkap hasil pemeriksaan maupun jadwal pasti pemeriksaan lanjutan terhadap Kombes ATB di Mabes Polri.

Terancam Sanksi Berat hingga Pemecatan

Jika terbukti melanggar aturan, para oknum polisi tersebut terancam sanksi tegas sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Sanksi yang dapat dijatuhkan tidak main-main, mulai dari hukuman disiplin berat hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya internal Polri dalam menjaga integritas institusi serta menindak anggota yang terbukti mencoreng nama baik kepolisian.

Polda NTT Minta Dukungan Publik Awasi Proses

Polda NTT juga mengajak masyarakat untuk mengawal proses hukum yang sedang berjalan. Dukungan publik dinilai penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas penanganan kasus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penegakan hukum tidak hanya berlaku bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi aparat penegak hukum itu sendiri.

Dengan proses pemeriksaan yang masih berlangsung, publik kini menunggu hasil akhir dari gelar perkara yang akan menentukan nasib tujuh anggota kepolisian tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Heran Bukan Main, Gara-gara Pemain Timnas Indonesia Liga Belanda Terancam Ulang 133 Laga

Media Vietnam Heran Bukan Main, Gara-gara Pemain Timnas Indonesia Liga Belanda Terancam Ulang 133 Laga

Nama Timnas Indonesia mendadak ikut terseret dalam pusaran kontroversi besar di Eredivisie. Media Vietnam heran melihat dampak luar biasa dari kasus Dean James.
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Bikin Media Vietnam Ketar-Ketir Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Punya Keunggulan

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Bikin Media Vietnam Ketar-Ketir Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia belum memainkan satu pertandingan, namun sorotan terhadap kekuatannya sudah terasa hingga ke Vietnam. Media negara tersebut waspadai Garuda.
Kasus Passportgate Dean James Mulai Berimbas untuk Timnas Indonesia, Satu Pemain Keturunan Ini Pilih Tunda Naturalisasi

Kasus Passportgate Dean James Mulai Berimbas untuk Timnas Indonesia, Satu Pemain Keturunan Ini Pilih Tunda Naturalisasi

Striker muda berdarah Indonesia yang tengah bersinar di kompetisi Eropa memilih mengerem langkahnya menuju jersey Timnas Indonesia usai kasus Passportgate.
Persija Mode Waspada! Jean Mota Cs Soroti Masalah Lini Depan Jelang Duel Krusial Lawan Persijap

Persija Mode Waspada! Jean Mota Cs Soroti Masalah Lini Depan Jelang Duel Krusial Lawan Persijap

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (2/5/2026) pukul 19.00 WIB itu menjadi momen penting bagi Persija untuk menjaga konsistensi di penghujung musim
Taiwan Gencar Gaet Wisatawan Asal Indonesia, Lakukan Ini Jelang Periode Libur Sekolah

Taiwan Gencar Gaet Wisatawan Asal Indonesia, Lakukan Ini Jelang Periode Libur Sekolah

Potensi besar dari masyarakat Indonesia yang mulai merencanakan liburan keluarga selama libur sekolah sejak bulan Mei dimanfaatkan Taiwan dengan membawa delegasi lengkap dari mulai maskapai, agen perjalanan, hingga pelaku industri wisata. 
Rekap Hasil Tinju Dunia: Naoya Inoue Nodai Rekor Sempurna Junto Nakatani, Sang Adik Pertahankan Gelar Kelas Bantam

Rekap Hasil Tinju Dunia: Naoya Inoue Nodai Rekor Sempurna Junto Nakatani, Sang Adik Pertahankan Gelar Kelas Bantam

Rekap hasil tinju dunia, di mana Naoya Inoue berhasil mempertahankan gelar juara sekaligus menodai rekor sempurna Junto Nakatani. Sedangkan sang adik, Takuma Inoue juga mempertahankan gelar di kelas bantam.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro mengungkapkan alasan dibalik keputusan Megawati Hangestri akhirnya mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk ajang internasional.
Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tiba-tiba bertemu dengan Sekjen KNVB Gijs de Jong jelang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang. Ada pembahasan Timnas Indonesia vs Belanda?
Selengkapnya

Viral