News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Sosok Kombes Sigit Haryono: Dari Pemburu Koruptor hingga Presiden Persikota

Nama Kombes Pol. Sigit Haryono, tengah jadi sorotan usai pernyataannya yang tegas saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI pada 18 Mei lalu.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:23 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTT, Kombes Sigit Haryono.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Kombes Pol. Sigit Haryono, tengah jadi sorotan usai pernyataannya yang tegas saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI pada 18 Mei lalu. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTT ini menyampaikan sebuah pesan filosofis mengenai penegakan hukum yang berbunyi, "Keadilan dan kebenaran akan terdengar oleh orang tuli dan akan terlihat oleh orang yang buta". 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalimat tersebut kini menjadi simbol integritas bagi perwira lulusan Akpol 2002 tersebut.

Mengawali pengabdian di Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sigit telah menunjukkan minat besar di bidang reserse sejak menjabat sebagai Kanit Reskrim hingga menjadi Kapolsek di beberapa wilayah. 

Ketajaman analisisnya dalam manajemen penyidikan terus terasah hingga ia menyelesaikan pendidikan di PTIK pada 2009. 

Kariernya semakin menanjak ketika ia mendapatkan kepercayaan untuk bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama satu dekade, terhitung sejak 2009 hingga 2019.

Selama sepuluh tahun di lembaga antirasuah, Sigit berhadapan langsung dengan koruptor dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat legislatif hingga konglomerat. 

Baginya, setiap posisi yang diamanatkan adalah tanggung jawab besar yang memerlukan kolaborasi kuat. 

"Dengan jabatan ini kita dituntut untuk mampu berkoordinasi dengan satuan kerja, mengintensifkan kerja sama lintas fungsi, serta menjaga dinamika operasional yang kompleks," ungkap pria kelahiran Salatiga, Jawa Tengah tersebut, dikutip Sabtu (30/5).

Sekembalinya ke struktur Polri, Sigit menorehkan prestasi gemilang sebagai Kapolres Cilegon dengan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta penghargaan penanganan COVID-19 terbaik. 

Keberhasilannya mengungkap mafia beras subsidi saat menjabat Wadir Reskrimsus Polda Banten semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pemburu kejahatan yang andal. 

Dalam setiap tindakan, ia selalu memegang prinsip. "Teliti dalam mengurai fakta, fokus pada pembuktian, dan tegas dalam mengambil keputusan operasional, adalah hal yang harus terus ditekankan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, sejak Desember 2025, Kombes Sigit memimpin Ditreskrimum Polda NTT dan telah berhasil membongkar kasus-kasus besar berprofil kompleks, termasuk kasus pembunuhan Sebastian Bokol. 

Menurutnya, transparansi publik dan komunikasi yang konstruktif sangat penting untuk membangun kepercayaan warga terhadap institusi kepolisian. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Selengkapnya

Viral