GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Panggil Gus Alex Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

KPK memanggil Gus Alex sebagai tersangka korupsi kuota haji. Kasus ini diduga merugikan negara hingga Rp622 miliar.
Selasa, 17 Maret 2026 - 08:30 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Staf Khusus Menag Gus Alex Saat Tinjau Fasilitas di Arafah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Pemanggilan tersebut dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026, bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Gus Alex diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Staf Khusus Menteri Agama periode 2020–2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya optimistis yang bersangkutan akan memenuhi panggilan penyidik.

“Kami meyakini saudara IAA kooperatif dan akan memenuhi panggilan hari ini,” ujarnya kepada wartawan.

Kasus Bergulir, Yaqut Lebih Dulu Ditahan KPK

Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, pada 12 Maret 2026.

Penahanan tersebut dilakukan setelah upaya praperadilan yang diajukan Yaqut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditolak oleh majelis hakim pada 11 Maret 2026.

Dengan demikian, proses hukum terhadap kasus dugaan korupsi kuota haji kini terus berlanjut dengan pemeriksaan terhadap tersangka lainnya, termasuk Gus Alex.

Kasus Kuota Haji Diselidiki Sejak 2025

KPK mulai mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji sejak 9 Agustus 2025. Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan kuota haji Indonesia untuk periode 2023–2024.

Dalam tahap awal penyidikan, KPK mengungkap potensi kerugian negara yang mencapai lebih dari Rp1 triliun. Seiring perkembangan penyidikan, angka tersebut kemudian diperbarui berdasarkan audit resmi.

Pada 4 Maret 2026, KPK mengumumkan bahwa kerugian keuangan negara dalam kasus ini mencapai Rp622 miliar, berdasarkan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dua Nama Pernah Dicegah ke Luar Negeri

Dalam proses penyidikan, KPK sempat mencegah tiga orang untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Mereka adalah:

  • Yaqut Cholil Qoumas (mantan Menteri Agama)

  • Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex (staf khusus Menag)

Namun, pada Februari 2026, pencegahan hanya diperpanjang untuk Yaqut dan Gus Alex. Sementara itu, Fuad tidak lagi masuk dalam daftar perpanjangan pencegahan.

Penetapan Tersangka dan Perkembangan Kasus

KPK secara resmi menetapkan Yaqut dan Gus Alex sebagai tersangka pada 9 Januari 2026. Penetapan ini menjadi titik penting dalam pengembangan kasus yang telah diselidiki sejak tahun sebelumnya.

Rangkaian proses hukum yang telah berlangsung antara lain:

  • 9 Agustus 2025: Penyidikan kasus dimulai

  • 11 Agustus 2025: Estimasi awal kerugian negara lebih dari Rp1 triliun

  • 9 Januari 2026: Penetapan tersangka Yaqut dan Gus Alex

  • 11 Maret 2026: Praperadilan Yaqut ditolak

  • 12 Maret 2026: Yaqut resmi ditahan KPK

  • 17 Maret 2026: Gus Alex dipanggil sebagai tersangka

Perkembangan ini menunjukkan bahwa KPK terus mengusut kasus secara bertahap dengan mengumpulkan bukti dan keterangan dari para pihak terkait.

Fokus KPK Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji

Kasus dugaan korupsi kuota haji menjadi perhatian publik karena menyangkut layanan ibadah masyarakat serta pengelolaan kuota yang sangat sensitif.

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini, termasuk mendalami alur pengelolaan kuota haji dan dugaan penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan kerugian negara.

Pemeriksaan terhadap Gus Alex diharapkan dapat memberikan informasi tambahan yang memperjelas konstruksi perkara, termasuk peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut.

Publik Menanti Transparansi dan Penuntasan Kasus

Dengan nilai kerugian negara yang mencapai ratusan miliar rupiah, kasus ini menjadi salah satu perkara besar yang ditangani KPK dalam sektor keagamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik kini menanti hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain dalam perkara ini.

KPK pun diharapkan dapat mengungkap kasus ini secara transparan dan menyeluruh, mengingat pentingnya tata kelola kuota haji bagi masyarakat Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskim Polri Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jawa Barat, Empat Orang Pembuat-Perantara Diringkus

Bareskim Polri Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jawa Barat, Empat Orang Pembuat-Perantara Diringkus

Sebanyak empat orang diringkus Tim Satresmob Bareskrim Polri terkait kasus dugaan peredaran uang palsu yang beroperasi menjelang Lebaran di wilayah Jawa Barat.
Bonus ASEAN Para Games 2025 Cair, Menpora Erick Thohir Bilang Begini...

Bonus ASEAN Para Games 2025 Cair, Menpora Erick Thohir Bilang Begini...

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga akhirnya merealisasikan pencairan bonus bagi para atlet peraih medali di ASEAN Para Games 2025. 
AS Investigasi Perdagangan, Kadin Tetap Tenang: Ekspor Utama RI Aman, 1.819 Produk Bebas Tarif

AS Investigasi Perdagangan, Kadin Tetap Tenang: Ekspor Utama RI Aman, 1.819 Produk Bebas Tarif

Di tengah investigasi perdagangan yang dilancarkan Amerika Serikat, dunia usaha Indonesia memilih bersikap tenang. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie menegaskan bahwa komoditas ekspor utama Indonesia tidak masuk dalam sasaran investigasi tersebut.
Mercedes Menggila di Awal Musim, Lewis Hamilton Minta Ferrari Kerja Ekstra

Mercedes Menggila di Awal Musim, Lewis Hamilton Minta Ferrari Kerja Ekstra

Lewis Hamilton menegaskan bahwa Ferrari memiliki pekerjaan besar untuk mengejar performa Mercedes di awal musim ini.
Akhirnya Ditangkap! Pria Spesialis Pencuri Ponsel Milik Jemaah di Istiqlal Diamankan Setelah Beraksi Tiga Kali Sebulan

Akhirnya Ditangkap! Pria Spesialis Pencuri Ponsel Milik Jemaah di Istiqlal Diamankan Setelah Beraksi Tiga Kali Sebulan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria berinisial W (40) diamuk massa usai mencuri ponsel milik jemaah yang sedang itikaf di Masjid Istiqlal.
Sempat Bela Malaysia, Sekjen AFC Justru Cuci Tangan Usai Hukuman WO Kualifikasi Piala Asia

Sempat Bela Malaysia, Sekjen AFC Justru Cuci Tangan Usai Hukuman WO Kualifikasi Piala Asia

Sanksi AFC yang diumumkan pada Selasa (16/3/2026), memutuskan Malaysia mendapatkan sanksi WO atas pertandingan melawan Vietnam dan Laos di Kualifikasi Piala Asia 2027.

Trending

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

​​​​​​​Mertua Vina Cirebon datang jauh dari Tiongkok menemui Dedi Mulyadi untuk klarifikasi kasus viral. Mereka mengungkap kekecewaan hingga fakta mengejutkan.
Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Familiar dengan pola tiga bek dan fokus menyerang dari sayap, begini prediksi formasi Timnas Indonesia dalam debut John Herdman dan asistennya Simon Grayson.
Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda menyoroti pemanggilan Jens Raven ke Timnas Indonesia oleh John Herdman untuk FIFA Series 2026. Striker Bali United itu berpeluang debut bersama Garuda.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Timnas Indonesia akan tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Pada pertandingan pertama, skuad Garuda dijadwalkan
Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, menolak tawaran membela Timnas Indonesia dan memilih fokus memperkuat Belanda U-19 jelang UEFA European U-19 Championship 2026.
Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Penunjukan Simon Grayson sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah John Herdman menarik perhatian media Inggris, berkat rekam jejak panjangnya di sepak bola Eropa dan Asia.
Ini 2 Pemain Keturunan yang Diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Striker Tajam Australia

Ini 2 Pemain Keturunan yang Diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Striker Tajam Australia

Ini 2 pemain keturunan yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. Intip ada siapa saja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT