News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Gerebek Toko Obat Terlarang di Jakut, Pria 19 Tahun Ditangkap dengan 1.360 Butir Barang Bukti

Polisi tangkap pria 19 tahun di Jakut jual obat keras ilegal. Disita 1.360 butir obat, uang Rp1,4 juta, dan alat transaksi.
Selasa, 17 Maret 2026 - 13:00 WIB
Polisi Gerebek Toko Obat Terlarang di Jakut, Pria 19 Tahun Ditangkap dengan 1.360 Butir Barang Bukti
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Aparat dari Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran obat keras ilegal di wilayah Jakarta Utara. Seorang pria berinisial NZ (19) diamankan saat kedapatan menjual obat-obatan daftar G tanpa izin di sebuah toko.

Penangkapan dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Narkoba pada Senin (16/3/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Tersangka ditangkap di lokasi saat tengah menjaga barang dagangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berawal dari Laporan Warga

Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rumangga, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penjualan obat terlarang di kawasan tersebut.

“Setelah menerima informasi, tim langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Saat dilakukan penggerebekan, petugas mendapati tersangka berada di dalam toko dan langsung mengamankannya tanpa perlawanan.

1.360 Butir Obat Keras Disita

Dalam penggeledahan yang dilakukan di lokasi, polisi menemukan ribuan butir obat keras daftar G yang diduga diperjualbelikan secara ilegal.

Berikut barang bukti yang diamankan:

  • 1.360 butir obat keras daftar G

  • 2 unit handphone

  • 1 buku catatan penjualan

  • 1 papan pembayaran QRIS

  • Uang tunai sebesar Rp1.410.000

Barang bukti tersebut diduga kuat berkaitan dengan aktivitas penjualan obat ilegal yang dilakukan oleh tersangka.

Modus Penjualan Terorganisir

Dari temuan di lokasi, polisi menduga penjualan obat terlarang ini telah dilakukan secara terorganisir. Hal ini terlihat dari adanya pencatatan transaksi serta penggunaan metode pembayaran digital melalui QRIS.

Selain itu, keberadaan uang tunai hasil penjualan juga memperkuat dugaan bahwa aktivitas tersebut telah berlangsung cukup lama.

“Ditemukan juga buku catatan penjualan dan alat pembayaran, yang mengindikasikan aktivitas jual beli sudah berjalan,” kata AKP Rumangga.

Dampak Sosial Jadi Sorotan

Peredaran obat keras daftar G tanpa pengawasan menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Pasalnya, obat-obatan ini kerap disalahgunakan, terutama di kalangan remaja.

AKP Rumangga menegaskan bahwa penyalahgunaan obat daftar G berpotensi memicu berbagai masalah sosial, termasuk aksi tawuran di wilayah perkotaan.

“Ini harus kita tindak tegas karena dampaknya bisa luas, salah satunya memicu gangguan keamanan seperti tawuran,” tegasnya.

Tersangka Jalani Pemeriksaan Intensif

Saat ini, tersangka NZ beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Markas Komando Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran obat terlarang tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, kasus ini akan berkembang apabila ditemukan keterlibatan pihak lain dalam distribusi maupun pemasokan barang.

Polisi Minta Peran Aktif Masyarakat

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah meluasnya penyalahgunaan obat keras yang dapat merusak generasi muda.

“Jika masyarakat mengetahui adanya peredaran obat daftar G, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” imbau AKP Rumangga.

Komitmen Berantas Peredaran Obat Ilegal

Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba dan obat-obatan ilegal di wilayah Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penindakan tegas, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus menekan peredaran obat terlarang yang semakin marak.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap distribusi obat harus diperketat, terutama untuk jenis obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dan pengawasan medis. (ars/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Berhasil remontada, Thailand mempermalukan juara Piala AFF 2026 Vietnam dengan skor akhir 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.

Trending

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Pengembang tersebut diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak-pihak di Kementerian ATR/BPN, terutama untuk mengurus hak guna bangunan (HGB).
700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 juta orang lebih di China menggunakan kecerdasan buatab (AI) generatif.
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Di laga final, Erick Thohir memastikan kehadiran Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meramaikan laga final. 
Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Berhasil remontada, Thailand mempermalukan juara Piala AFF 2026 Vietnam dengan skor akhir 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 
Selengkapnya

Viral