News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disorot AS soal ‘Forced Labor’, Menaker Yassierli: Indonesia Punya Konstitusi dan 20 Konvensi ILO

Pemerintah Indonesia mulai merespons serius sorotan Amerika Serikat terkait dugaan praktik forced labor dalam investigasi dagang melalui mekanisme Section 301.
Selasa, 17 Maret 2026 - 13:57 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Indonesia mulai merespons serius sorotan Amerika Serikat terkait dugaan praktik forced labor dalam investigasi dagang melalui mekanisme Section 301.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Indonesia memiliki landasan hukum dan komitmen kuat dalam melindungi hak-hak pekerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli usai mengikuti rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Rapat tersebut membahas langkah lanjutan pemerintah dalam menghadapi investigasi perdagangan oleh Amerika Serikat, termasuk isu ketenagakerjaan yang menjadi salah satu perhatian utama.

“Ya, kita hadir rapat koordinasi dipimpin oleh Pak Menko (Airlangga Hartarto) terkait dengan apa tadi, tindak lanjut terkait beberapa klausul perjanjian perundingan perdagangan bilateral dengan Amerika dan ditambah dengan beberapa isu lainnya,” ujar Yassierli.

Yassierli menegaskan bahwa isu forced labor menjadi salah satu poin yang dibahas dalam investigasi tersebut. Namun, pemerintah memastikan Indonesia telah memiliki sistem dan regulasi yang jelas untuk mencegah praktik tersebut.

“Jadi kalau yang kami di Kemnaker, kita kan yang diangkat isunya terkait dengan forced labor. Kemudian tadi kita menjelaskan pertama apa yang sudah kita miliki di Indonesia, gitu ya. Kita punya konstitusi, amanat konstitusi kita bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan yang layak, upah yang adil, kemudian perlakuan yang adil, dan seterusnya,” tegas dia.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia telah meratifikasi berbagai konvensi internasional terkait ketenagakerjaan melalui International Labour Organization (ILO), sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan pekerja.

“Jadi dari segi konstitusi kita juga sudah meratifikasi sekian banyak ya 20 Konvensi ILO (International Labour Organization). Di situ jelas komitmen kita untuk tidak terkait dengan forced labor dan seterusnya. Kita punya sistem serikat pekerja, serikat buruh yang memiliki kontrol juga,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sistem ketenagakerjaan di Indonesia saat ini telah memiliki mekanisme pengawasan yang memadai, termasuk melalui peran serikat pekerja dan regulasi yang mengatur hubungan industrial.

“Ya jadi kita bagus. Dan insyaallah jadi sebenarnya dugaan kita itu tidak spesifik buat Indonesia ya, tapi berlaku buat sekian banyak negara dan itu Indonesia hanya masuk dalam list dan kita sudah siapkanlah untuk kemudian bagaimana meresponsnya nanti,” ungkap Yassierli.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral