News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakal Bangun 3 PLTSa, Pramono Minta Warga Jakarta Biasakan Memilah Sampah

Pemprov DKI Jakarta bersama BPI Danantara dan pemerintah pusat untuk membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), salah satunya berlokasi di Bantar Gebang.
Selasa, 17 Maret 2026 - 15:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta warga Jakarta untuk membiasakan diri memilah sampah sebelum dibuang.

“Memang kami segera akan mempersiapkan bagi warga Jakarta nantinya, mau tidak mau, suka tidak suka harus mulai terbiasa dengan memilah sampah,” ujar Pramono di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan hal tersebut menindaklanjuti rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama BPI Danantara dan pemerintah pusat untuk membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), salah satunya berlokasi di Bantar Gebang.

“Karena memang pertama, keterbatasan Bantar Gebang tidak mungkin kemudian semua sampah itu dikelola seperti kemarin,” ungkap Pramono.

Selain itu, Pemprov juga akan mengoperasikan RDF Rorotan untuk menanggulangi penumpukan sampah Jakarta.

“Sekarang ini sudah finalisasi untuk dilakukan bukan hanya commissioning, tapi operasi menyeluruh,” ujarnya.

Hanya saja, kata Pramono, sesuai masukan saran dari warga Rorotan, kapasitasnya berbeda dengan perencanaan awal.

“Ada mengalami koreksi supaya tidak menimbulkan bau dan juga tidak menimbulkan dampak lingkungan bagi warga yang ada di sekitarnya,” kata dia.

Lokasi PLTSa Jakarta

Sebelumnya, Pramono mengatakan rencana pembangunan PLTSa dilakukan untuk mengurangi volume sampah Jakarta yang kian menumpuk.

Adapun tiga PLTSa tersebut akan berlokasi di Bantar Gebang di Bekasi, Tunjungan di Jakarta Utara, dan Sunter di Jakarta Utara.

“Jakarta akan secara resmi mengusulkan tiga PLTS. Yang pertama di Bantar Gebang, yang kedua di Tunjungan, Jakarta Utara, yang ketiga adalah di Sunter,” kata Pramono, dikutip Jumat (13/3/2026).

Pramono menjelaskan tiga lokasi tersebut memiliki kapasitas pengolahan sampah yang berbeda-beda. Di Bantar Gebang, kapasitas pengolahan sampah kurang lebih 3.000 ton per hari.

“2.000 sampah baru, 1.000 adalah sampah lama yang diambil dari Bantar Gebang,” kata dia.

Sementara itu, di Tunjungan dapat mengolah sampah sekitar 2.000 ton per hari. Jumlah tersebut adalah berasal dari sampah baru.

“Sedangkan untuk di Sunter, ITF Sunter, kurang lebih 2.500. Semuanya adalah sampah baru,” jelas Pramono.

Pramono menilai jika ketiga PLTSa itu beroperasi secara bersamaan dengan fasilitas pengolahan sampah di TPST Rorotan, maka sekitar 6.500 hingga 7.000 ton sampah per hari di Jakarta bisa tertangani.

“Maka dengan demikian untuk sampah di Jakarta kalau PLTS ini jalan dan Rorotan jalan, sudah kurang lebih 6.500 sampai 7.000 per hari sampah itu akan tertampung,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramono berharap pengolahan sampah lama dari Bantar Gebang sekitar 1.000 ton per hari bisa mengurangi tumpukan gunungan sampah di lokasi tersebut.

“Kemudian Bantar Gebang dikurangi setiap harinya 1.000, saya yakin ini akan juga mengurangi volume yang ada di Bantar Gebang. Itu yang akan kami lakukan,” pungkasnya. (saa/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan 10 Weton 4 Agustus 2026: Dihantam Rezeki Nomplok dan Ancaman Kesialan Bertubi-tubi!

Ramalan 10 Weton 4 Agustus 2026: Dihantam Rezeki Nomplok dan Ancaman Kesialan Bertubi-tubi!

Bagaimana peta peruntungan Anda esok hari? Simak ulasan ramalan lengkap sepuluh weton berikut agar Anda bisa mengantisipasi setiap langkah dengan lebih bijak!
Roy Suryo Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel soal Pencekalan, Ini Tanggapan Polda Metro

Roy Suryo Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel soal Pencekalan, Ini Tanggapan Polda Metro

Tersangka Roy Suryo keempat kalinya mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kali ini dirinya mengajukan soal status pencekalan dalam kasus
Semester I 2026: KPK Lakukan 762 Penyadapan, Seluruhnya Dilaporkan Tepat Waktu

Semester I 2026: KPK Lakukan 762 Penyadapan, Seluruhnya Dilaporkan Tepat Waktu

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) mengungkapkan data aktivitas penindakan lembaga antirasuah sepanjang enam bulan pertama tahun 2026. 
Viral Direkam Tanpa Izin! Usher GIIAS 2026 Minta Videonya Dihapus, Kreator Ini Malah Singgung Biaya Produksi

Viral Direkam Tanpa Izin! Usher GIIAS 2026 Minta Videonya Dihapus, Kreator Ini Malah Singgung Biaya Produksi

Seorang konten kreator bernama @ebemartono meminta maaf setelah konten usher GIIAS 2026 tanpa izin viral. Dugaan permintaan biaya produksi untuk take
Apa yang akan Terjadi jika Vietnam Gagal Menang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026?

Apa yang akan Terjadi jika Vietnam Gagal Menang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026?

Jika menang, Vietnam hampir pasti menyegel tiket ke semifinal dan mengukuhkan status sebagai kandidat kuat juara. Namun, apa yang terjadi jika gagal menang?
KPK Sita Barang Bukti Hasil Penggeledahan Kasus Bupati Pemalang, Ada Moge, Emas hingga Uang

KPK Sita Barang Bukti Hasil Penggeledahan Kasus Bupati Pemalang, Ada Moge, Emas hingga Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan dugaan kasus pemerasan yang menyeret nama Bupati Pemalang nonaktif, Anom Widiyantoro. Terbaru KPK

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

Sukanto Tanoto memimpin daftar orang terkaya Indonesia versi Bloomberg 2026. Berikut tujuh konglomerat yang masuk jajaran 500 orang terkaya dunia
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Selengkapnya

Viral