News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhat di Hadapan Dedi Mulyadi, Kades Hoho Bongkar Hal yang Paling Bikin Dia Pusing dan Makin Tertekan, Bukan Soal Pengeroyokan

Kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Kades Hoho Alkaf mengatakan bahwa dirinya merasa sangat tertekan dan pusing, bukan soal pengeroyokan tapi karena ini.
Selasa, 17 Maret 2026 - 17:47 WIB
Kades Hoho bersama Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM menemui langsung Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf, membahas tentang kejadian yang tengah jadi sorotan publik.

Diketahui, Kades Hoho menjadi sorotan karena berada di tengah konflik seleksi perangkat desa. Ia dituding melakukan kecurangan di dalam proses seleksi itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Kades Hoho sampai jadi korban pengeroyokan diduga oleh oknum LSM yang mewakili salah satu peserta dari seleksi perangkat desa tersebut.

Pria bertato ini mengaku merasa sangat tertekan dan pusing. Di hadapan KDM, Kades Hoho mengungkapkan keluh kesahnya.

Diketahui, saat ini sudah ada tiga calon perangkat desa yang lolos seleksi. Namun, peserta lainnya merasa ada kecurangan dari proses seleksi tersebut.

Ia menjelaskan, para peserta yang protes sudah melakukan audiensi sampai dua kali. Pertanyaan mereka tentang dugaan kecurangan pun sudah diklarifikasi.

"Sudah audiensi, sudah dijawab semua sama dinas, camat, inspektorat juga datang, pemerintah datang semua. Mereka masih enggak percaya, audiensi lagi lah kemarin di kecamatan, dengan pertanyaan yang sama sudah dijawab juga," kata Kades Hoho, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Selasa (17/3/2026). 

Dirinya mengaku heran karena meski sudah dijawab dan dijelaskan, para peserta yang didampingi LSM tetap protes dan merasa ada kecurangan.

"Cuma tetap minta untuk diulang ujiannya, untuk dibatalkan, padahal rekom (rekomendasi) sudah keluar lama," kata dia.

Adapun diketahui, tiga orang yang sudah ditetapkan lolos seleksi dengan nilai tertinggi mestinya sudah dilantik setelah rekomendasi dari pihak panitia keluar.

Di hadapan Dedi Mulyadi, Kades Hoho mengaku hal yang paling membuatnya pusing adalah karena terus ditekan oleh para pihak yang lolos seleksi. Sebab, secara hukum sudah jelas bahwa mereka harus segera dilantik menjadi perangkat desa.

"Ya saya tertekan oleh pihak-pihak lain. LSM, orang luar itu sih enggak sama sekali. Justru saya tertekannya itu oleh yang tiga (yang lolos seleksi),” katanya menegaskan.

Adapun berdasarkan aturan, setelah rekomendasi keluar para peserta yang lolos seleksi mestinya dilantik dalam waktu minimal tujuh hari, maksimal 15 hari. Namun, jangka waktu itu pun sudah tidak lewat dari ketentuan.

Pria berpenampilan nyentrik itu mengakui kepada Dedi Mulyadi, dia paling khawatir jika tiga peserta yang lolos mengakasuskan dirinya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Kita di-PTUN sama yang nilainya tinggi malah justru kan bahaya, karena dia yang seharusnya berhak untuk dilantik," ujarnya.

Awal Mula Pengeroyokan Terhadap Kades Hoho

Kades Hoho Alkaf dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Kades Hoho Alkaf dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

Sebelumnya, pria bernama asli Welas Yuni Nugroho ini menjadi sorotan karena muncul di sebuah video dengan kondisi pakaian terkoyak, keluar dari kantor desa.

Video tersebut kemudian viral dan dijelaskan duduk perkaranya. Terungkap bahwa terjadi kericuhan yang menyebabkan Kades Hoho dikeroyok anggota LSM.

Anggota LSM itu mewakili peserta yang protes atas proses seleksi perangkat desa di wilayah tersebut. Adapun saat kericuhan terjadi adalah ketika sedang dilakukan penyampaian aspirasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para peserta dan LSM yang mewakilinya merasa tak terima atas hasil dari proses seleksi. Amarah pun tak tertahankan dan Kades Hoho menjadi korban pengeroyokan.

Adapun terkait dengan proses seleksi yang dituding curang, ia menegaskan bahwa semuanya berjalan sesuai dengan aturan. Ia juga bisa memberikan penjelasan serta bukti bahwa tidak ada kebocoran soal seperti yang dituduhkan. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan di Ambang Scudetto ke-21: Manajemen Nerazzurri Siapkan Bonus Fantastis hingga Jadwal Parade Bus Terbuka di Tengah Kota

Inter Milan di Ambang Scudetto ke-21: Manajemen Nerazzurri Siapkan Bonus Fantastis hingga Jadwal Parade Bus Terbuka di Tengah Kota

Inter Milan tengah berada di ambang meraih gelar juara musim ini dengan penuh percaya diri. Atmosfer kemenangan terasa seiring konsistensi performa mereka.
Ini Pesan Mendalam Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke Para Buruh, Permintaan Khusus Diucapkan Langsung

Ini Pesan Mendalam Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke Para Buruh, Permintaan Khusus Diucapkan Langsung

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 pada Jumat, 1 Mei 2026, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan pesan mendalam untuk para buruh.
Dedi Mulyadi Respons Tegas Soal Penjagaan Pintu Perlintasan Kereta Api: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Dedi Mulyadi Respons Tegas Soal Penjagaan Pintu Perlintasan Kereta Api: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ikut angkat bicara soal unggahan viral di media sosial yang melihatkan pintu sementara perlintasan kereta api di Jalan Ampera kawasan Bekasi Timur.
Dony Tri Pamungkas Makin Bersinar, Ini Reaksi Berkelas Shayne Pattynama Usai Tersisih dari Starting XI Persija

Dony Tri Pamungkas Makin Bersinar, Ini Reaksi Berkelas Shayne Pattynama Usai Tersisih dari Starting XI Persija

Pemain Persija, Shayne Pattynama, angkat bicara terkait posisinya yang bersaing ketat. Hal ini berkaitan dengan dirinya yang kalah dari Dony Tri Pamungkas.
Duel El Clasico Indonesia Persija vs Persib Berpeluang Digelar di Luar Jakarta, Begini Kata Ketua Panpel

Duel El Clasico Indonesia Persija vs Persib Berpeluang Digelar di Luar Jakarta, Begini Kata Ketua Panpel

Ketua Panitia Pelaksana Persija Jakarta, Ferry Indrasjarief, angkat bicara terkait ketidakpastian lokasi laga kontra Persib Bandung. Ia belum bisa memastikan.
Bhayangkara FC Buka Suara soal Video Viral Wahyu Subo Seto vs Marc Klok, Ungkap Dugaan Rasisme

Bhayangkara FC Buka Suara soal Video Viral Wahyu Subo Seto vs Marc Klok, Ungkap Dugaan Rasisme

Bhayangkara FC menegaskan sikapnya usai video keributan antarpemain menjadi viral di media sosial. Klub berjuluk The Guardians itu langsung berikan klarifikasi.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.
Selengkapnya

Viral