News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kades Hoho Tanpa Filter Ngaku ke Dedi Mulyadi Terkait Tudingan Kebocoran Soal Seleksi Perangkat Desa, Ternyata Ini Faktanya

Kades Hoho kini tengah jadi sorotan setelah dirinya viral di sebuah video muncul dalam keadaan pakaian terkoyak. Kepada Dedi Mulyadi, ia mengakui soal sesuatu.
Selasa, 17 Maret 2026 - 20:33 WIB
Kades Hoho dalam YouTube Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube @Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Hoho Alkaf buka-bukaan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) soal tudingan kebocoran soal yang diarahkan kepadanya.

Kades Hoho, demikian ia dikenal, mendadak jadi sorotan setelah sebuah video menunjukkan dirinya keluar dari kantor desa dengan keadaan berantakan. Pakaiannya tampak terkoyak karena mengalami pengeroyokan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria bernama asli Welas Yuni Nugroho itu ternyata menjadi korban pengeroyokan para peserta seleksi perangkat desa yang protes karena merasa ada kecurangan selama proses seleksi berjalan.

Kades Hoho bersama Dedi Mulyadi
Kades Hoho bersama Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Para peserta yang didampingi LSM menuding bahwa ada kebocoran soal selama proses seleksi berlangsung. Hal ini mengakibatkan sebagian peserta mendapatkan keuntungan.

Adapun dalam proses seleksi perangkat desa ini, ditetapkan tiga orang dengan nilai tertinggi yang lolos. Ketiganya pun sudah mendapatkan rekomendasi untuk segera dilantik.

Terkait tudingan yang diarahkan kepadanya, Kades Hoho membantah keras. Di hadapan Dedi Mulyadi ia membongkar proses pembuatan soal yang dilakukannya bersama panitia.

Ia menjelaskan, mulanya panitia menyiapkan bank soal dengan jumlah 300 butir. Soal-soal tersebut nantinya diserahkan kepada para peserta untuk dipelajari lebih lanjut.

"Kita benar-benar menyaksikan, semua peserta diberikan bank soal 300, dikeluarkanlah 100 soal," kata Kades Hoho, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Selasa (17/3/2026).

Selanjutnya, di malam sebelum ujian sejumlah aparat setempat mulai dari camat, staf, anggota polsek serta koramil saling berkoordinasi. Mereka diberi kabar terkait soal yang akan dibawa ke kecamatan.

Kepada Dedi Mulyadi, Kades Hoho mengungkapkan, kumpulan soal itu sudah disegel. Ia bahkan berpesan supaya soal-soal itu tidak langsung dibawa ke kecamatan karena akan menimbulkan kecurigaan.

"Kebetulan waktu itu saya bilang, Pak Camat jangan dibawa ke kecamatan, ini terlalu riskan, mereka justru lebih nyerang lagi, karena di mana-mana kayak gitu. Ada waktu dari balai desa soal dibawa ke kecamatan, itu pasti dicurigai," katanya.

Pria bertato itu pun mengusulkan agar sebelum soal dikocok dari 300 menjadi 100 butir, harus dipastikan panitia tidak ada yang memiliki akses pada handphone atau internet.

Hal ini penting dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan. Kades Hoho mengatakan, jika panitia bisa dikondisikan seperti itu maka kebocoran soal akan sangat minim terjadi.

"Sebelum pengocokan soal, untuk panitia tidak diperbolehkan untuk menggunakan HP, HP diminta semua, wifi juga dilepas. HP dikunci sama anggota polsek," katanya berkeluh kesah pada Dedi Mulyadi.

Semua proses ini pun bisa ia buktikan kebenarannya. Menurut pria berpenampilan nyentrik itu, mestinya tidak ada celah untuk mempersoalkan dugaan kebocoran soal.

Sebab, sebelum 100 soal itu dikocok, panitia sudah mengkondisikan diri agar kecurangan atau kebocoran tidak mungkin terjadi.

Akan tetapi, rupanya para peserta yang tidak lolos seleksi masih merasa ada masalah. Mereka juga meminta dilakukan audiensi untuk mengklarifikasi soal dugaan kecurangan.

Kades Hoho mengatakan, pihaknya usudah memberikan jawaban atas pertanyaan dan keresahan para peserta yang tidak lolos. Namun, tampaknya penjelasan itu tak bisa memuaskan mereka sehingga berujung aksi pengeroyokan.

Menanggapi hal ini, Dedi Mulyadi mengaku kaget. Baru kali ini ia mendengar ada masalah berujung kekerasan terkait seleksi perangkat desa.

Kades Hoho Alkaf dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Kades Hoho Alkaf dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

"Saya baru tuh Pak, ada seleksi perangkat desa ribut. Baru," ujar pria yang akrab disapa KDM itu.

Kepada Kades Hoho, sang gubernur mengusulkan agar diambil langkah hukum. Menurutnya, jangan sampai ada hal yang melibatkan pengerahan massa lagi untuk menghindari peristiwa kekerasan kembali terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berpandangan, sebagai kepala desa mestinya bisa melakukan aturan hukum dan birokrasi. Dedi menegaskan bahwa seorang pemimpin tak boleh mengubah keputusannya jika yakin benar.

"Kalau misalnya seleksi itu diyakini memang sudah sesuai prosedur, kemudian adil, transparan, terbuka, akuntabel, ya putuskan," ujarnya menegaskan. (iwh) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jose Mourinho Akhirnya Angkat Bicara Soal Comeback ke Real Madrid, The Special One Blak-blakan Bilang Begini Soal Rumor

Jose Mourinho Akhirnya Angkat Bicara Soal Comeback ke Real Madrid, The Special One Blak-blakan Bilang Begini Soal Rumor

Jose Mourinho menepis rumor comeback ke Real Madrid, namun disebut jadi pilihan utama Florentino Perez. Bursa pelatih memanas, nama besar lain ikut dikaitkan.
Hasil Latihan bebas 1 F1 GP Miami 2026: Tak Ada Duo Mercedes di Tiga Besar! Charles Leclerc Asapi Max Verstappen

Hasil Latihan bebas 1 F1 GP Miami 2026: Tak Ada Duo Mercedes di Tiga Besar! Charles Leclerc Asapi Max Verstappen

Hasil latihan bebas 1 F1 GP Miami 2026 yang berlangsung pada hari Sabtu (2/5/2026) Pagi tadi WIB di Miami International Autodrome.
BP Ultimate Diesel Naik Drastis hingga Rp30.000, Ini Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia

BP Ultimate Diesel Naik Drastis hingga Rp30.000, Ini Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia

Perbedaan harga antar merek semakin lebar, sehingga konsumen kini memiliki lebih banyak opsi
Comeback Dramatis Persib Atas Bhayangkara FC Jadi Sorotan Dunia, Bintang Rp1,3 Triliun Manchester City Ikut Bereaksi

Comeback Dramatis Persib Atas Bhayangkara FC Jadi Sorotan Dunia, Bintang Rp1,3 Triliun Manchester City Ikut Bereaksi

Aksi comeback dramatis Persib atas Bhayangkara jadi sorotan, bahkan bintang Manchester City ikut bereaksi di Instagram Beckham dan memicu kehebohan Bobotoh.
Dedi Mulyadi Ultimatum Ormas 'Penguasa' Perlintasan Ampera di Bekasi, Minta Polres Segera Ambil Alih: Hari Ini Beres!

Dedi Mulyadi Ultimatum Ormas 'Penguasa' Perlintasan Ampera di Bekasi, Minta Polres Segera Ambil Alih: Hari Ini Beres!

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, fasilitas pengamanan di lokasi masih sangat terbatas.
Panel Liga Inggris Akui Gabriel Harusnya Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland

Panel Liga Inggris Akui Gabriel Harusnya Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland

Panel Liga Inggris mengakui Gabriel seharusnya mendapat kartu merah usai insiden dengan Haaland, namun keputusan VAR justru tak berubah. Kontroversi pun memanas

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral