News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dianggap Mengganggu Pemudik, KDM Bubarkan Penyapu Koin di Jalur Pantura: Pulang, Saya Kasih Kompensasi!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) guyur kompensasi agar warga tidak melakoni tradisi sapu koin di Jembatan Sewo, Subang di tengah arus mudik Lebaran 2026.
Rabu, 18 Maret 2026 - 22:39 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sidak ratusan penyapu koin di kawasan Jembatan Sewoharjo
Sumber :
  • Instagram/@dedimulyadi71

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas kepada warga menjalankan tradisi sapu koin di jalur Pantura, tepatnya di Jembatan Sewo, Subang, Jawa Barat (Jabar).

Dalam kunjungannya, KDM tak segan langsung menertibkan aktivitas warga yang menyapu koin. Menurutnya, kegiatan berbasis tradisi itu mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, KDM menilai penyapu koin berjejeran di pinggir jalan, bisa membahayakan keselamatan mereka maupun para pemudik yang melintasi jalur Pantura.

Saat sidak aktivitas itu, KDM meminta ratusan penyapu koin menghentikan kegiatannya. Ia berharap mereka pulang demi kelancaran pemudik yang menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Ini para pencari koin nih. Mau Lebaran di pinggir jalan cari koin, panas dan berbahaya. Sekarang pulang ke rumahnya masing-masing, jangan lagi memungut koin," ujar KDM, Rabu (18/3/2026).

KDM Beri Kompensasi untuk Penyapu Koin

Dedi Mulyadi (KDM) tertibkan penyapu koin di jalur Pantura
Dedi Mulyadi (KDM) tertibkan penyapu koin di jalur Pantura
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Ia mengetahui aktivitas tersebut sudah menjadi tradisi. Ia pun membuat gebrakan baru dengan cara memberikan kompensasi kepada ratusan penyapu koin di Jembatan Sewoharjo.

Mantan Bupati Purwakarta ini akan menyalurkan uang kompensasi melalui kepala desa (kades) setempat. Adapun jumlahnya sebesar Rp50 ribu per hari.

Sementara total uang yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sebesar Rp600 ribu. Hitungan tersebut sudah masuk selama periode mudik dan libur Lebaran sampai 28 Maret 2026.

"Nanti saya urus dengan kepala desa. Ini saya kasih paket uang untuk lebaran. 16 hari nggak boleh cari-cari koin ya," tegas KDM.

KDM memastikan tawaran tersebut benar-benar diterima oleh warga. Ia kembali menegaskan, "mau menurut nggak?."

Warga yang berada di lokasi tentu menerima permintaan dari KDM. Akan tetapi sebagian warga lainnya menolak tawaran berupa uang kompensasi.

Menurut mereka, kegiatan menyapu koin sudah menjadi tradisi selama bertahun-tahun. Pasalnya tradisi ini bermula dari mitos tragis kakak beradik, Saedah dan Saenih.

Keduanya saat itu meninggal dunia di Jembatan Sewo. Pada kala itu juga terjadi adanya kecelakaan maut melibatkan bus pada 1974.

Dari tradisi inilah, pengendara diharapkan melempar uang minimal berupa koin. Tujuannya sebagai bentuk saweran atau sedekah guna menghindari gangguan mistis dan tetap menjaga keselamatan saat melintasi area tersebut.

Bagi warga yang menolak, tawaran dari Gubernur Jabar tersebut sebeesar Rp50.000 per hari dinilai kecil. Mereka mengaku suka mendapatkan penghasilan dari menyapu koin lebih dari Rp150.000 per hari.

Lagi pula, warga sekitar menganggap aktivitas menyapu koin tidak terjadi setiap hari. Tradisi ini berjalan hanya terjadi setahun sekali guna membantu rezeki warga sekitar, salah satunya terjadi selama musim mudik Lebaran.

Penyapu Koin Semakin Membludak di Jalur Pantura

KDM pun meninggalkan lokasi Jembatan Sewoharjo. Alih-alih semakin sepi, justru warga sekitar semakin banyak melakukan aktivitas menyapu koin di tengah padatnya arus kendaraan pemudik melintasi area tersebut.

Para penyapu koin semakin berjejeran di sepanjang area tersebut, baik sebelum maupun setelah Jembatan Sewoharjo.

Sementara, petugas Pos PAM Jembatan Sewoharjo mengaku pihaknya sudah berusaha menertibkan para penyapu koin. Namun mereka sering kali memanfaatkan situasi arus mudik ketika tidak ada polisi.

Polsek Pusakanagara berjanji aktivitas arus lalu lintas untuk pemudik berjalan lancar. Polisi juga akan berusaha agar para penyapu koin tidak sampai turun ke media jalan.

Polisi juga mengimbau para pemudik mengurangi kecepatannya saat melintasi kawasan Jembatan Sewoharjo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian pemudik juga diharapkan tidak melemparkan koin demi menjaga keselamatan mereka maupun para penyapu koin di pinggir jalan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Bogor Raih Juara II Pospam Terpadu Operasi Ketupat Terbaik se-Jabar

Polres Bogor Raih Juara II Pospam Terpadu Operasi Ketupat Terbaik se-Jabar

Polres Bogor meraih juara II perlombaan Pospam (pos pengamanan) Terpadu Terbaik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 se-Jawa Barat (Jabar).
Potongan Ojol 8 Persen Disorot, Ekonom Ingatkan Perlindungan Mitra Harus Jalan Bersama

Potongan Ojol 8 Persen Disorot, Ekonom Ingatkan Perlindungan Mitra Harus Jalan Bersama

Kebijakan potongan ojol 8 persen dinilai perlu diiringi perlindungan sosial. Ekonom soroti dampak bagi driver, aplikator, dan konsumen.
Timnas Indonesia Kembali Tampil di Piala Asia 2027, AFC Akui Butuh Wajah Baru di Turnamen

Timnas Indonesia Kembali Tampil di Piala Asia 2027, AFC Akui Butuh Wajah Baru di Turnamen

Drawing pembagian grup Piala Asia 2027 ini akan digelar di Arab Saudi, pada Sabtu (9/5/2026). Drawing memang sempat dijadwalkan ulang karena terdampak konflik Timur Tengah. 
Mengenal Mahkota Binokasih, Pusaka yang Dikirab Dedi Mulyadi di Situs Astana Gede Kawali

Mengenal Mahkota Binokasih, Pusaka yang Dikirab Dedi Mulyadi di Situs Astana Gede Kawali

Suasana khidmat menyelimuti Situs Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis, pada Minggu (3/5/2026) malam. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung dalam ...
Buka Muscab PPP se-Sumut, Mardiono Minta Kader Turun Bantu Rakyat dan Dukung Program Pemerintah

Buka Muscab PPP se-Sumut, Mardiono Minta Kader Turun Bantu Rakyat dan Dukung Program Pemerintah

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, membuka agenda Musyawarah Cabang (Muscab) PPP yang diikuti pengurus dari seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara.
NOC Indonesia Perkenalkan Safeguarding di Kejurnas Akuatik, Atlet Lebih Aman dan Nyaman Dalam Berkompetisi

NOC Indonesia Perkenalkan Safeguarding di Kejurnas Akuatik, Atlet Lebih Aman dan Nyaman Dalam Berkompetisi

Kejuaraan Nasional Akuatik yang digelar di Stadion Akuatik GBK Senayan pada 28 April hingga 1 Mei 2026 itu menjadi tonggak awal perubahan penting dalam dunia olahraga nasional.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Selengkapnya

Viral