GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Bebas Air Tanah 2029? PAM Jaya Targetkan Layanan Air Pipa 100 Persen

PAM Jaya tengah memacu langkah untuk merealisasikan cakupan layanan air bersih secara menyeluruh di DKI Jakarta. 
Kamis, 19 Maret 2026 - 10:02 WIB
Direktur Strategis & Bisnis PAM JAYA, Anugrah Esa dalam sebuah diskusi tentang pelayanan air bersih di Jakarta
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - PAM Jaya tengah memacu langkah untuk merealisasikan cakupan layanan air bersih secara menyeluruh di DKI Jakarta. 

Perusahaan daerah tersebut mematok target ambisius, yakni memastikan seluruh sudut ibu kota sudah teraliri akses air perpipaan 100 persen pada tahun 2029 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Strategis & Bisnis PAM Jaya, Anugrah Esa, mengungkapkan bahwa akselerasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap kondisi ekologis Jakarta. 

“Percepatan layanan air perpipaan menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan lingkungan dan kebutuhan masyarakat Jakarta,” jelasnya di Jakarta, Rabu (18/3).

Ia menekankan bahwa target di tahun 2029 adalah mandat utama untuk memberikan akses air layak bagi seluruh warga. 

Selain sebagai bentuk pelayanan publik, langkah strategis ini juga selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dunia, khususnya dalam pemenuhan sanitasi dan air bersih.

Lebih dari itu, optimalisasi air perpipaan diharapkan bisa mengurangi ketergantungan warga terhadap penggunaan air tanah. Sebagaimana diketahui, eksploitasi air tanah yang berlebihan menjadi faktor dominan di balik turunnya permukaan tanah di wilayah Jakarta.

Untuk mewujudkan misi besar tersebut, PAM Jaya telah menyusun peta jalan strategis. Rencana ini mencakup perluasan jangkauan layanan ke seluruh wilayah Jakarta, penambahan sekitar dua juta sambungan pelanggan baru, hingga perbaikan jaringan pipa lama yang dilakukan secara bertahap.

Di sisi lain, PAM Jaya juga meluncurkan inovasi ramah lingkungan, salah satunya adalah pengenalan teknologi penyaring air atau water purifier. 

Anugrah menjelaskan bahwa air yang diolah di instalasi PAM Jaya sebenarnya telah sesuai dengan standar kelayakan minum dari Kementerian Kesehatan.

Namun, tantangan muncul akibat infrastruktur pipa yang sudah termakan usia, sehingga kualitas air berisiko menurun dalam perjalanan menuju hunian warga.

Teknologi penyaring ini hadir sebagai jawaban untuk menjaga kualitas air tepat di titik keran pelanggan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Water purifier ini menjadi solusi perantara dan dengan alat tersebut, air pipa bisa langsung diminum tanpa perlu membeli air kemasan sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan,” ujar Anugrah.

Melalui kombinasi perluasan jaringan dan inovasi teknologi, PAM Jaya menyatakan optimisme bahwa pemenuhan layanan air bersih di Jakarta bisa terwujud lebih cepat dari jadwal semula. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral