GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenakan Perhiasan Rp126 Juta, Lansia Ditemukan Tewas Dimutilasi Usai Urus Pakan Ternak, Pelaku Ternyata Tetangga Sendiri

Jasadnya ditemukan dalam karung plastik dengan kondisi tanpa kepala dan kaki.
Minggu, 22 Maret 2026 - 11:39 WIB
Ilustrasi mayat.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan sadis menghebohkan Desa Paldi Kalan, Nagaur, India. Seorang perempuan lanjut usia (lansia) ditemukan tewas dalam kondisi termutilasi di area semak-semak.

Korban diketahui bernama Nathi Devi Bawri (75). Jasadnya ditemukan dalam karung plastik dengan kondisi tanpa kepala dan kaki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hilang Sejak Pergi Cari Pakan Ternak

Dilansir dari News18, polisi setempat menyebut korban meninggalkan rumah pada 16 Maret untuk mencari pakan ternak. Saat itu, ia mengenakan perhiasan emas dan perak senilai sekitar Rs 7 lakh atau setara Rp126 juta.

Hingga malam hari, korban tidak kembali, sehingga keluarga melakukan pencarian di sekitar desa dan lahan pertanian.

Jasad Ditemukan dalam Karung

Sehari kemudian, warga menemukan karung mencurigakan di semak dekat Desa Pachranda. Setelah diperiksa, ditemukan tubuh korban dalam kondisi mengenaskan.

Polisi memastikan korban mengalami mutilasi dengan luka potong pada bagian leher dan kaki, diduga untuk menyulitkan identifikasi.

Polisi Kerahkan Tim Besar

Penyelidikan dipimpin oleh Roshan Meena selaku SP Nagaur. Aparat mengerahkan tim forensik, anjing pelacak, serta drone untuk mengusut kasus tersebut.

Barang bukti awal berupa sandal yang ditemukan di lokasi membantu mengarah pada pelaku. Polisi kemudian menelusuri lebih dari 300 data panggilan telepon dan lokasi ponsel di sekitar waktu kejadian.

Pelaku Ditangkap, Tetangga Korban

Pada 20 Maret, polisi menangkap tersangka bernama Mukesh Bharti (38), yang merupakan tetangga korban.

Dari tangan pelaku, diamankan perhiasan milik korban serta alat yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban, seperti kapak atau batang besi.

Motif Perampokan dan Sengketa Lahan

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban sempat mendatangi rumah pelaku untuk mencari pakan ternak. Di lokasi tersebut, pelaku menyerang, membunuh, lalu memutilasi tubuh korban.

Bagian tubuh korban dimasukkan ke dalam tiga karung dan dibuang di lokasi berbeda menggunakan kendaraan pribadi pelaku.

Selain dugaan perampokan, polisi juga menelusuri kemungkinan motif lain berupa konflik lahan seluas sekitar 30 bigha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga Sempat Tolak Pemakaman

Keluarga korban sempat menunda pemakaman hingga seluruh bagian tubuh ditemukan. Setelah sebagian jenazah berhasil dikumpulkan, prosesi pemakaman akhirnya dilakukan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Marc Marquez menyampaikan kabar terbarunya setelah menjalani sukses operasi akibat crash yang ia alami di MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, akhir pekan lalu.
Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana asing kabur Rp1,1 triliun usai pengumuman MSCI 2026. IHSG anjlok lebih dari 1 persen setelah sejumlah saham besar RI didepak dari indeks global.
KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK menggeledah rumah pengusaha Heri Black terkait kasus suap Bea Cukai dan mendalami dugaan perintangan penyidikan.
Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut viralnya  Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat dan menuai kegaduhan. Kini, MPR RI bakal menggelar ulang final Lomba Cerdas Cermat
Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam menjaga aspek keselamatan operasional dengan menggelar Apel Safety
Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngerjain tukang sol di Bandung sampai tertawa ngakak. Momen ini terjadi saat Dedi Mulyadi tertibkan pedagang liar di Bandung.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral