Gunung Ibu di Maluku Utara Sudah Meletus 29 Kali dalam Sepekan, Warga Dilarang Mendekat
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali meningkat. Pada Minggu (22/3) siang, gunung api tersebut dilaporkan mengalami erupsi dengan melontarkan kolom abu setinggi kurang lebih 600 meter dari puncak kawah.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat letusan tersebut terjadi tepat pada pukul 13.13 WIT.
Berdasarkan pengamatan visual, kolom abu yang keluar berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak condong ke arah tenggara.
"Telah terjadi erupsi Gunung Ibu, Maluku Utara pada tanggal 22 Maret 2026 pukul 13.13 WIT dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 600 m di atas puncak (sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut)," tulis keterangan resmi PVMBG yang dikutip di Jakarta.
Secara teknis, getaran erupsi ini terekam pada seismogram dengan durasi sekitar 48 detik dan amplitudo maksimum mencapai 28 mm. Hingga saat ini, otoritas terkait masih menetapkan status Gunung Ibu pada Level II atau Waspada.
Guna menjamin keselamatan masyarakat dan wisatawan, PVMBG merilis sejumlah poin rekomendasi.
Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius dua kilometer dari pusat kawah aktif.
Selain itu, terdapat peringatan khusus untuk menghindari area bukaan kawah di sisi utara hingga sejauh 3,5 kilometer.
Masyarakat juga diimbau untuk menyiapkan alat pelindung diri jika sewaktu-waktu terjadi hujan abu vulkanik.
Penggunaan masker untuk melindungi pernapasan serta kacamata sangat disarankan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Pemerintah menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. Warga diharapkan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks terkait aktivitas gunung api tersebut.
"Warga diminta untuk selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah," tegas pihak PVMBG.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat pun diminta untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici maupun kantor pusat PVMBG di Bandung agar selalu mendapatkan data terkini.
Aktivitas Gunung Ibu tergolong sangat dinamis dalam beberapa hari terakhir. Tercatat, gunung ini telah mengalami 29 kali letusan dalam kurun waktu satu pekan hingga Minggu malam.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di jalur Cincin Api Pasifik yang sangat aktif secara tektonik.
Posisi geografis yang berada di pertemuan tiga lempeng besar- Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia-memang menjadikan wilayah nusantara kaya akan gunung berapi yang di satu sisi menyuburkan tanah, namun di sisi lain menyimpan potensi bencana alam. (ant/dpi)
Load more