News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Gadungan "Culik" Pelajar di Tangerang, Sempat Melintasi Kantor Polisi Demi Yakinkan Korbannya

Polisi gadungan “menculik” pelajar di Tangerang. Aksi komplotan polisi gadungan ini terungkap hingga pada akhirnya pelaku berinisial LE (28), AL (38) dan R (38) berhasil diamankan. 
Rabu, 25 Maret 2026 - 12:05 WIB
Ilustrasi Borgol
Sumber :
  • Istimewa

Tangerang, tvOnenews.com - Polisi gadungan “menculik” pelajar di Tangerang. Aksi komplotan polisi gadungan ini terungkap hingga pada akhirnya pelaku berinisial LE (28), AL (38) dan R (38) berhasil diamankan. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari mengatakan peristiwa ini terjadi di Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ceritanya, para pelaku mencari seseorang yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sintetis.

Mereka menyasar para pelajar sebagai korbannya. Salah satu korban, yakni V (16) dijemput paksa saat berada di warung di dekat rumahnya.

Setelah itu, V dimasukkan ke dalam mobil, diborgol dan dipaksa ikut berkeliling. 

Ketika berada di dalam mobil, pelaku menghubungi orang tua V. Mereka meminta uang dengan dalih V terlibat narkoba.

"Pelaku meminta uang kepada orang tua korban sebagai tebusan. Dalam salah satu kasus, orang tua korban sempat mentransfer uang sebesar Rp100 ribu," ujarnya dikutip pada Rabu (25/3/2026). 

Kasus ini pun akhirnya terungkap setelah orang tua korban melapor ke Polres Metro Tangerang Kota.

Adapun alasan pelaku menggunakan atribut seperti borgol hingga memaksa korban berkeliling adalah untuk meyakinkan korban bahwa mereka benar-benar polisi. 

Bahkan, mereka sempat melintasi kantor polisi untuk meyakinkan korbannya. 

Ternyata V bukanlah korban pertama. Komplotan polisi gadungan ini juga “menculik” pelajar berinisial FH (16) dan FJ (16) dengan modus yang sama. 

Korban dipaksa menunjukkan keberadaan seseorang yang “katanya” sedang dicari pelaku sambil terus diintimidasi.

Sama seperti V, FH dan FJ juga dimasukkan ke dalam mobil, diborgol dan dipaksa ikut berkeliling. 

Ketika berada di dalam mobil, pelaku menghubungi orang tua korban. 

Karena mencurigakan, orang tua korban “memancing” pelaku. Mereka bertemu di tempat yang telah ditentukan dan pada akhirnya pelaku pun terjerat pancingan itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai diamankan, sejumlah barang bukti diamankan dari tangan pelaku mulai dari borgol hingga mobil. 

Para pelaku pun dijerat Pasal 482 dan/atau Pasal 483 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait Pemerasan dan Pengancaman. Mereka terancam penjara maksimal 4 tahun. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Rencana lokasi pemakaman Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di sebelah makam Fatmawati, istri Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno.
Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Ole Romeny menegaskan ketajamannya bersama Timnas Indonesia di SUGBK bukan sekadar keberuntungan. Ia menyebut kerja keras dan kepercayaan diri jadi kuncinya.
Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga atletik nomor Marathon Putra, Robi Syianturi, gagal mempersembahkan medali untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026 ini.
Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dalam ajang penganugerahan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).
Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Lifter putri Indonesia Natasya Beteyob harus mengakhiri perjuangannya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tanpa medali.
Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

BPPB mengungkapkan total korban tewas akibat banjir bandang di wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, yang terjadi pada Senin (21/9/2026) lalu menjadi dua orang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral