Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, Terminal Kalideres Diserbu 1.609 Penumpang dalam Sehari
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Lonjakan arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah titik transportasi, termasuk di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Dalam satu hari, jumlah penumpang yang tiba tercatat melonjak drastis hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya.
Data terbaru menunjukkan, total 1.609 penumpang tiba di Terminal Kalideres pada Selasa (24/3/2026) sejak pukul 00.00 hingga 22.00 WIB. Angka ini menjadi sinyal awal meningkatnya pergerakan masyarakat yang kembali ke ibu kota usai merayakan Lebaran di kampung halaman.
Lonjakan Arus Balik Dipicu Hari Kerja
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengungkapkan bahwa lonjakan arus balik Lebaran ini dipicu oleh dimulainya kembali aktivitas kerja bagi sebagian masyarakat.
“Hari ini terpantau terjadi kenaikan jumlah penumpang arus balik, karena besok sudah ada yang mulai masuk kerja,” ujarnya di Jakarta, Selasa malam.
Lonjakan ini tergolong signifikan. Sebagai perbandingan, jumlah penumpang yang tiba pada Senin (23/3/2026) hanya mencapai 780 orang. Artinya, terjadi peningkatan lebih dari 100 persen dalam waktu satu hari.
Kondisi ini diprediksi akan terus berlanjut seiring semakin banyaknya pemudik yang kembali ke Jakarta untuk beraktivitas normal.
Penumpang Didominasi dari Jawa Tengah
Arus balik Lebaran di Terminal Kalideres didominasi oleh penumpang dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan sekitarnya. Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas penumpang berasal dari Jawa Tengah.
Berikut urutan asal penumpang terbanyak:
-
Jawa Tengah
-
Sumatera
-
Jawa Barat
-
Jawa Timur
-
Banten
Dominasi penumpang dari Jawa Tengah menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat dari wilayah tersebut menuju Jakarta setelah libur Lebaran.
Puncak Arus Balik Diprediksi 27 Maret 2026
Meski lonjakan sudah mulai terjadi, arus balik Lebaran 2026 diperkirakan belum mencapai puncaknya. Pihak Terminal Kalideres memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026 atau H+5 Lebaran.
“Diprediksi arus puncaknya itu H+5, sama seperti tahun lalu,” kata Nur Prasetyo.
Prediksi ini sejalan dengan pola arus balik pada tahun-tahun sebelumnya, di mana peningkatan signifikan terjadi beberapa hari setelah Lebaran, terutama menjelang akhir masa libur.
Dengan demikian, jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kalideres masih berpotensi terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Antisipasi Lonjakan, Transjakarta Tambah Armada Malam
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran, pihak Terminal Kalideres bekerja sama dengan Transjakarta dan Mikrotrans untuk menambah armada angkutan malam hari (Amari).
Sebanyak 5 hingga 10 unit armada tambahan disiagakan guna melayani penumpang yang tiba pada malam hari.
“Untuk persiapan khusus, kita bekerja sama dengan Transjakarta, termasuk dengan Mikrotrans. Sekitar lima sampai 10 armada tambahan di luar reguler,” jelas Nur Prasetyo.
Armada Amari ini beroperasi mulai pukul 22.00 hingga 00.00 WIB, menyesuaikan dengan waktu kedatangan bus antarkota yang umumnya tiba pada malam hari.
Penambahan armada ini diharapkan dapat mengurai kepadatan penumpang serta memberikan kemudahan akses transportasi lanjutan bagi masyarakat yang baru tiba di Jakarta.
Arus Balik Lebaran Terus Meningkat
Lonjakan penumpang di Terminal Kalideres menjadi salah satu indikator meningkatnya arus balik Lebaran 2026 secara nasional. Pergerakan masyarakat dari daerah menuju kota besar seperti Jakarta diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir pekan.
Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban serta memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Selain itu, pemudik juga disarankan untuk memanfaatkan fasilitas transportasi yang tersedia secara optimal.
Pemerintah dan pengelola terminal pun terus melakukan berbagai langkah antisipasi guna memastikan arus balik Lebaran berjalan lancar dan terkendali. (ant/nsp)
Load more