GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diwarnai Narasi “Cuci Tangan”, Penanganan Kasus Air Keras Andrie KontraS Tunjukkan Komitmen Institusi Untuk Tetap Transparan

Kasus penyiraman air keras aktivis KontraS diusut tuntas. TNI tunjukkan komitmen transparansi, penegakan hukum, dan akuntabilitas institusi.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:55 WIB
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, menjadi perhatian publik nasional setelah terungkap melibatkan oknum aparat. Namun di tengah sorotan tersebut, proses penegakan hukum dan langkah institusional yang diambil justru dinilai sebagai sinyal positif menuju transparansi dan akuntabilitas.

Peristiwa yang terjadi pada 12 Maret 2026 di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, kini terus didalami oleh aparat militer. Penanganan kasus ini juga mendapat atensi luas, termasuk dari pemerintah hingga lembaga internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi Kejadian yang Mengguncang Publik

Insiden terjadi sekitar pukul 23.37 WIB saat Andrie Yunus tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I-Talang, Senen. Dua pelaku yang berboncengan motor mendekat dari arah berlawanan dan menyiramkan cairan kimia ke arah tubuh korban.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius hingga 24 persen pada bagian tubuh sebelah kanan. Ia langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Peristiwa ini sontak memicu perhatian publik karena dinilai sebagai bentuk kekerasan serius terhadap aktivis hak asasi manusia.

Penetapan Tersangka dan Proses Hukum Berjalan

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI bergerak cepat dengan menetapkan empat prajurit dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI sebagai tersangka. Keempatnya kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Para tersangka dijerat dengan pasal penganiayaan berat. Namun, tim kuasa hukum korban menilai tindakan tersebut memiliki unsur percobaan pembunuhan, sehingga mendorong pendalaman lebih lanjut dalam proses hukum.

Hingga kini, penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Pengunduran Diri Kabais TNI, Bentuk Tanggung Jawab Moral

Salah satu perkembangan penting dalam kasus ini adalah pengunduran diri Kepala BAIS TNI, Letjen TNI Yudi Abrimantyo, pada akhir Maret 2026.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral atas keterlibatan oknum di bawah komandonya. Keputusan tersebut juga disebut sebagai upaya menjaga marwah institusi di tengah proses hukum yang berjalan.

Pengunduran diri ini mendapat beragam respons, namun banyak pihak menilai langkah tersebut sebagai sikap ksatria dalam tradisi militer, di mana pimpinan tetap memikul tanggung jawab atas tindakan anak buahnya.

Analisis Akademisi: Pentingnya Praduga Tak Bersalah

Pakar komunikasi sosial politik Universitas Padjadjaran, Rusdin Tahir, mengingatkan pentingnya menjaga prinsip praduga tak bersalah dalam melihat kasus ini.

Menurutnya, proses hukum masih berjalan dan belum ada putusan berkekuatan tetap. Oleh karena itu, publik diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan yang dapat memengaruhi persepsi.

Ia juga menyoroti bahwa keempat tersangka berasal dari Detasemen Markas (Denma) BAIS, yang secara fungsi lebih berperan dalam pelayanan internal, bukan unit operasional intelijen.

“Hal ini penting untuk dipahami agar tidak terjadi generalisasi terhadap institusi. Bisa saja ini tindakan individu, namun kita harus menunggu hasil penyelidikan,” ujarnya.

Komitmen TNI: Transparansi dan Penegakan Hukum

Pihak TNI melalui jajaran pimpinan menegaskan komitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan dan akuntabel.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa penyerahan jabatan Kabais merupakan langkah organisasi untuk menjaga independensi proses hukum.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bentuk penghindaran tanggung jawab, melainkan bagian dari upaya memastikan penyidikan berjalan objektif tanpa intervensi.

“TNI berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Selain itu, TNI juga menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum oleh prajurit, serta memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sorotan Nasional dan Internasional

Kasus ini tidak hanya menjadi perhatian di dalam negeri, tetapi juga mendapat sorotan dari komunitas internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menekankan pentingnya perlindungan terhadap pembela hak asasi manusia.

Di tingkat nasional, Komnas HAM turut memantau kondisi korban dan mendalami kemungkinan jalur peradilan yang dapat ditempuh.

Presiden Prabowo Subianto juga memberikan instruksi langsung kepada Kapolri untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk mengungkap kemungkinan adanya dalang di balik serangan.

Momentum Perbaikan Sistemik

Di tengah kasus yang menyita perhatian publik, sejumlah pihak melihat adanya momentum penting bagi perbaikan sistemik, khususnya dalam aspek akuntabilitas institusi.

Pengunduran diri pejabat tinggi, proses hukum terhadap oknum, serta keterbukaan informasi dinilai sebagai langkah menuju reformasi yang lebih kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini juga menjadi sinyal bahwa institusi negara, termasuk militer, terus berupaya beradaptasi dengan tuntutan transparansi publik di era modern.

Ke depan, publik menanti hasil penyelidikan yang menyeluruh dan objektif, sekaligus memastikan keadilan bagi korban dapat ditegakkan secara maksimal. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral, Pengemudi Mobil Diduga Dipalak Preman di Tanah Abang, Dua Pelaku Ditangkap

Viral, Pengemudi Mobil Diduga Dipalak Preman di Tanah Abang, Dua Pelaku Ditangkap

Video viral di media sosial memperlihatkan aksi pemalakan yang dilakukan oleh sekelompok pria diduga preman terhadap pengemudi mobil asal luar daerah Jakarta. 
Pimpin Organisasi Kriminal Internasional,  Buron Interpol asal Inggris Ditangkap di Bali

Pimpin Organisasi Kriminal Internasional, Buron Interpol asal Inggris Ditangkap di Bali

Buron interpol asal Inggris berinisial SL  ditangkap petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali sesaat setelah mendarat di Pulau Dewata.
Dion Markx Ampun-ampunan Melahap Menu Latihan Fisik di Persib Bandung: Pelatih Seperti Ingin 'Membunuh' Kami

Dion Markx Ampun-ampunan Melahap Menu Latihan Fisik di Persib Bandung: Pelatih Seperti Ingin 'Membunuh' Kami

Dion Markx mengaku latihan fisik Persib sangat berat hingga terasa “seperti dibunuh”. Program ini jadi kunci kesiapan menghadapi 9 laga krusial musim ini.
4 Pemain Dicoret dari Starting XI Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026? Ini Prediksi Nama-namanya

4 Pemain Dicoret dari Starting XI Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026? Ini Prediksi Nama-namanya

Empat pemain Timnas Indonesia diprediksi dicoret dari starting XI saat lawan Bulgaria di final FIFA Series 2026. Pelatih skuad Garuda, John Herdman akan rotasi.
Bukan Motor, Ternyata Ini Masalah Utama Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026

Bukan Motor, Ternyata Ini Masalah Utama Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026

oprak Razgatlioglu, mengungkapkan bahwa proses adaptasinya di MotoGP 2026 tidak lagi sepenuhnya dipengaruhi oleh motor
Terang-terangan Sebut Ducati Terancam, Diggia Bongkar Kelebihan Aprilia Jelang MotoGP Amerika 2026

Terang-terangan Sebut Ducati Terancam, Diggia Bongkar Kelebihan Aprilia Jelang MotoGP Amerika 2026

Fabio Di Giannantonio akui Ducati mulai terancam dengan performa menanjak motor Aprilia di MotoGP 2026.

Trending

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Reaksi Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Kirim Pesan Tegas Jelang Final Vs Bulgaria

Reaksi Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Kirim Pesan Tegas Jelang Final Vs Bulgaria

Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir apresiasi tim, namun ingatkan Garuda tetap fokus.
Media Vietnam Seolah Tak Percaya Timnas Indonesia Langsung Diguyur Hadiah oleh FIFA Cuma Gegara Bantai Saint Kitts

Media Vietnam Seolah Tak Percaya Timnas Indonesia Langsung Diguyur Hadiah oleh FIFA Cuma Gegara Bantai Saint Kitts

Media Vietnam kaget Timnas Indonesia dapat hadiah dari FIFA. Hasil atas Saint Kitts & Nevis pada FIFA Series 2026 buat ranking FIFA Garuda naik ke posisi 120.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Kabar Duka: Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI, Sosok Sipil Pertama Pimpin Pertahanan RI

Kabar Duka: Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI, Sosok Sipil Pertama Pimpin Pertahanan RI

Juwono Sudarsono, eks Menteri Pertahanan era SBY, meninggal dunia di RSPI Jakarta. Ini profil dan jejak karier Menhan sipil pertama Indonesia.
Janji John Herdman Usai Timnas Indonesia Pesta Gol: 4 Tahun Lagi, Skuad Garuda Pasti Main di Piala Dunia!

Janji John Herdman Usai Timnas Indonesia Pesta Gol: 4 Tahun Lagi, Skuad Garuda Pasti Main di Piala Dunia!

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tegaskan bahwa ambisi besar tengah dibangun bersama skuad Garuda dalam beberapa tahun ke depan yakni lolos Piala Dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT