GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BGN Sebut MBG Akan Diberikan 5 Hari Sekolah, Kecuali Daerah Ini

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, mengatakan tambahan distribusi pada akhir pekan merupakan langkah strategis untuk memperkuat intervensi gizi
Senin, 30 Maret 2026 - 09:30 WIB
Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap disalurkan pada hari Sabtu khusus untuk sekolah di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang memiliki tingkat stunting tinggi. 

Kebijakan khusus ini diambil agar anak-anak di daerah prioritas tetap memperoleh asupan gizi harian secara berkelanjutan di tengah skema penyaluran reguler lima hari sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, mengatakan tambahan distribusi pada akhir pekan merupakan langkah strategis untuk memperkuat intervensi gizi di wilayah yang paling membutuhkan.

“Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategi memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” kata Dadan dikutip dari laman resmi BGN, Senin (30/3/2026).

Menurut dia, penentuan wilayah penerima kebijakan tersebut akan berbasis pendataan rinci dan terbaru. BGN bakal memakai acuan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan untuk memetakan daerah prioritas, terutama kawasan dengan angka stunting yang masih tinggi di Indonesia Timur, Sumatera, dan Papua.

Proses verifikasi akan dilakukan bersama dinas pendidikan dan dinas kesehatan daerah agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Data yang dihimpun mencakup jumlah sekolah, total siswa penerima, hingga prevalensi stunting di masing-masing wilayah.

“Tim kami akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kesehatan setempat untuk memastikan data akurat, sehingga MBG tepat sasaran,” ujarnya.

BGN menegaskan validitas data menjadi fondasi utama kebijakan tersebut karena berkaitan langsung dengan kesehatan anak dan target penurunan stunting nasional.

“Integritas data sangat penting, karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang kekurangan gizi,” ungkapnya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa efisiensi program MBG menjadi lima hari per pekan tidak berlaku seragam untuk seluruh wilayah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daerah dengan kerentanan gizi tinggi tetap akan memperoleh perlakuan khusus agar kualitas tumbuh kembang anak tidak terganggu. Wacana efisiensi lima hari sebelumnya disebut berpotensi menghemat sekitar Rp40 triliun per tahun. 

Melalui skema tersebut, pemerintah berharap anak sekolah di wilayah 3T tetap mendapatkan nutrisi optimal, sekaligus mempercepat target penurunan stunting di daerah yang selama ini menjadi fokus intervensi nasional.(nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, optimistis skuad Garuda mampu lolos dari fase grup Piala Asia 2027 meski tergabung bersama lawan-lawan berat.
‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan di balik keputusannya menetap di Indonesia selama menangani skuad Garuda.
Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Gerakan gotong royong di era modern mulai bergeser maknanya. Namun, sebuah inisiatif unik muncul dari sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Gotong Royong Indonesia.
Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral