Kajagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Brownies Cokelat Program Jaksa Humanis
- Foe Peace Simbolon/Viva
"Biarkan saya menjadi satu-satunya pekerja ekonomi kreatif yang dikriminalisasi, diintimidasi. Biarkan saya yang terakhir Pimpinan. Saya harus sampaikan ini. Ini adalah suara dari kami semua anak-anak muda yang berani untuk tetap bersuara walaupun mendapat tekanan," tegasnya.
Intimidasi Jaksa tersebut juga masuk dalam pleidoi atau nota pembelaan Amsal dalam persidangan.
"Itu juga saya angkat dalam pleidoi saya pemberian intimidasi lewat pemberian brownies coklat itu. Saya pikir, hukum di dunia ini harus ditegakkan khususnya untuk kami para pekerja ekonomi kreatif," pungkasnya.
Amsal pun menegaskan dirinya akan terus melawan ketidakadilan aparat penegak hukum bagi dirinya. Amsal mengaku tak takut karena ia menilai dirinya tak bersalah.
"Ini adalah suara dari kami semua anak-anak muda yang berani tetap bersuara meski mendapatkan tekanan. Saya bilang tidak, saya akan tetap melawan. Walaupun saya tahu, banyak orang bilang kau akan dibenam, kalau kau melawan kau akan dibenam. Tapi saya bilang saya gak takut, saya nggak salah," imbuhnya. (muu)
Load more