GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Bergerak Lagi! Pengusaha Rokok Dipanggil, Kasus Bea Cukai Makin Melebar

KPK panggil pengusaha rokok terkait kasus Bea Cukai. Simak kronologi OTT, daftar tersangka, dan perkembangan terbaru.
Selasa, 31 Maret 2026 - 09:15 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut mulai menyasar pihak swasta dengan memanggil sejumlah pengusaha rokok untuk diperiksa.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kasus Bea Cukai tidak hanya berhenti pada aparatur negara, tetapi juga berpotensi menyeret pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik suap dan gratifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK Kirim Surat Panggilan ke Pengusaha Rokok

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa surat pemanggilan telah dikirimkan kepada para pengusaha rokok.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Sudah kami kirimkan surat panggilan untuk para pengusaha rokok, kalau tidak salah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujarnya.

Pemanggilan ini memperkuat dugaan adanya keterkaitan antara industri rokok dengan praktik korupsi dalam pengurusan kepabeanan dan cukai.

Pemeriksaan Dipusatkan di Gedung Merah Putih

Seluruh pihak yang dipanggil akan diperiksa langsung di kantor KPK. Hal ini menunjukkan keseriusan penyidik dalam mendalami aliran dana maupun peran pihak swasta dalam perkara tersebut.

Pemeriksaan terhadap pengusaha rokok diyakini akan membuka fakta baru, termasuk kemungkinan adanya praktik pengondisian dalam pengurusan cukai.

Kronologi Kasus: Berawal dari OTT

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal.

OTT ini menjadi pintu masuk pengungkapan dugaan praktik suap dan gratifikasi dalam pengurusan impor barang, termasuk barang tiruan atau KW.

Penetapan Tersangka: Pejabat hingga Swasta

Sehari setelah OTT, tepatnya pada 5 Februari 2026, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka dari total 17 orang yang diamankan.

Mereka berasal dari kalangan pejabat Bea Cukai hingga pihak swasta, yakni:

  • Rizal, Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai (periode 2024–Januari 2026)

  • Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen

  • Orlando Hamonangan, Kepala Seksi Intelijen

  • John Field, pemilik Blueray Cargo

  • Andri, Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo

  • Dedy Kurniawan, Manajer Operasional Blueray Cargo

Penetapan ini menunjukkan adanya dugaan kolaborasi antara oknum pejabat dan pihak swasta dalam praktik ilegal tersebut.

Tersangka Bertambah, Kasus Kian Meluas

Perkembangan kasus tidak berhenti di situ. Pada 26 Februari 2026, KPK kembali menetapkan satu tersangka baru, yakni Budiman Bayu Prasojo, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Cukai.

Penambahan tersangka ini mempertegas bahwa kasus Bea Cukai memiliki jaringan yang luas dan kompleks.

Temuan Uang Miliaran Rupiah

Sehari setelah penetapan tersangka tambahan, KPK mengungkap temuan mengejutkan berupa uang tunai sebesar Rp5,19 miliar.

Uang tersebut ditemukan dalam lima koper di sebuah rumah aman di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Diduga kuat, uang tersebut berasal dari praktik korupsi di sektor kepabeanan dan cukai, yang kini terus didalami oleh penyidik.

Peran Pengusaha Rokok Mulai Diselidiki

Dengan dipanggilnya pengusaha rokok, arah penyidikan kini mulai mengarah pada kemungkinan keterlibatan industri dalam praktik korupsi tersebut.

KPK diduga tengah menelusuri apakah ada aliran dana, gratifikasi, atau bentuk kerja sama ilegal antara pelaku usaha dan oknum pejabat Bea Cukai.

Langkah ini dinilai krusial untuk mengungkap keseluruhan jaringan dan memastikan tidak ada pihak yang lolos dari proses hukum.

Kasus Bea Cukai Jadi Sorotan Nasional

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut sektor strategis negara, yakni penerimaan dari cukai dan kepabeanan.

Jika terbukti terjadi praktik korupsi secara sistematis, maka dampaknya tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemanggilan pengusaha rokok menjadi babak baru yang bisa menentukan arah akhir dari pengusutan kasus ini.

Dengan perkembangan terbaru ini, publik kini menanti hasil pemeriksaan terhadap para pengusaha rokok yang dipanggil KPK. Kasus Bea Cukai pun diprediksi masih akan terus berkembang dan membuka fakta-fakta baru dalam waktu dekat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Pemain Timnas Indonesia Paling 'Gemilang' di Mata John Herdman di FIFA Series 2026

Dua Pemain Timnas Indonesia Paling 'Gemilang' di Mata John Herdman di FIFA Series 2026

Debut John Herdman langsung temukan bintang baru! Dua pemain ini jadi senjata rahasia Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Herdman menaruh perhatian besar pada
Sebastian Fundora Klaim Diri Terbaik di Kelas Welter Super, Tantang Semua Rival

Sebastian Fundora Klaim Diri Terbaik di Kelas Welter Super, Tantang Semua Rival

Sebastian Fundora mengklaim dirinya menjadi yang terbaik di kelas welter super usai berhasil mempertahankan gelar juara untuk ketiga kalinya. Ia juga langsung menantang rival yang siap menghadapinya di atas ring tinju.
Penyesalan Terbesar Marc Marquez yang Hanya Mampu Finis P5 di MotoGP Amerika Serikat, Akui Ia Haru Bayar Mahal...

Penyesalan Terbesar Marc Marquez yang Hanya Mampu Finis P5 di MotoGP Amerika Serikat, Akui Ia Haru Bayar Mahal...

MotoGP Amerika Serikat 2026 akhir pekan kemarin menyisakan penyesalan besar dari juara bertahan, Marc Marquez.
4 Pemain 'Grade A' Eropa Wajib Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Nomor 2 Terancam Direbut Belanda

4 Pemain 'Grade A' Eropa Wajib Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Nomor 2 Terancam Direbut Belanda

Pasca FIFA Series 2026, 4 pemain keturunan Grade A Eropa ini wajib dinaturalisasi PSSI demi perkuat Timnas Indonesia. Salah satunya rawan dibajak Timnas Belanda
Wakil Bupati hingga Gubernur DIY Sampaikan Duka atas Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Siap Dukung Pemulangan Jenazah

Wakil Bupati hingga Gubernur DIY Sampaikan Duka atas Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Siap Dukung Pemulangan Jenazah

Duka mendalam menyelimuti DI Yogyakarta atas gugurnya prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon saat bertugas menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Bukan Cuma Dony Tri Pamungkas yang Direkomendasikan Calvin Verdonk ke Eropa, 4 Pemain Timnas Indonesia Ini Juga Layak Bermain di Benua Biru

Bukan Cuma Dony Tri Pamungkas yang Direkomendasikan Calvin Verdonk ke Eropa, 4 Pemain Timnas Indonesia Ini Juga Layak Bermain di Benua Biru

Calvin Verdonk rekomendasikan Dony Tri Pamungkas segera berkarier di Eropa usai tampl di FIFA Series 2026. Empat pemain Timnas Indonesia ini juga bisa menyusul

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral