News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPAI Dorong Penanganan Tegas Kasus Brosur Asusila di Pamulang, Tekankan Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan

KPAI dorong penanganan tegas kasus brosur asusila di Pamulang, soroti perlindungan anak dan pengawasan di lingkungan pendidikan.
Rabu, 1 April 2026 - 14:26 WIB
Jasra Putra, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
Sumber :
  • Apa Kabar Indonesia Malam tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong aparat kepolisian untuk mengambil langkah tegas dalam menangani kasus penyebaran brosur bermuatan ajakan asusila yang terjadi di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Kasus ini menjadi perhatian serius karena dinilai berpotensi mengancam keamanan dan perlindungan anak.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menyampaikan bahwa penanganan yang cepat dan tepat diperlukan untuk mencegah risiko berulangnya tindakan serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“KPAI mendorong aparat kepolisian untuk segera mengamankan dan menindaklanjuti kasus ini secara serius. Penanganan yang tidak optimal berpotensi menimbulkan risiko di masyarakat,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (1/4/2026).

Dinilai Berpotensi Berulang, Perlu Langkah Preventif

Menurut Jasra, tindakan yang dilakukan pelaku tidak bisa dianggap ringan karena memiliki potensi untuk terulang dan menimbulkan dampak lebih luas, terutama terhadap anak-anak sebagai kelompok rentan.

Ia menekankan pentingnya langkah preventif guna memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Kami melihat ini sebagai potensi ancaman yang perlu ditangani secara komprehensif, termasuk upaya pencegahan agar tidak ada korban berikutnya,” katanya.

Sorotan pada Sistem Pengawasan di Dunia Pendidikan

Kasus ini juga kembali membuka perhatian terhadap sistem pengawasan di lingkungan pendidikan. KPAI menilai masih terdapat celah yang memungkinkan individu dengan rekam jejak tertentu berpindah tempat tanpa terdeteksi secara optimal.

Hal ini dinilai menjadi tantangan besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

“Kejadian seperti ini menunjukkan perlunya penguatan sistem pengawasan, termasuk mekanisme pelacakan dan seleksi tenaga pendidik sejak awal,” jelas Jasra.

Data Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Berdasarkan catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) tahun 2025, terdapat 641 kasus kekerasan di ranah pendidikan. Dari jumlah tersebut, kekerasan seksual menjadi yang paling dominan dengan persentase mencapai 57,65 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, sekitar 46 persen kasus terjadi dalam relasi kuasa antara pendidik dan peserta didik. Data ini menunjukkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah.

KPAI menilai bahwa upaya pencegahan tidak hanya terbatas pada penindakan hukum, tetapi juga perlu menyentuh aspek tata kelola lingkungan pendidikan, termasuk desain ruang dan pengawasan aktivitas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -
Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

AC Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Gerry Cardinale memastikan Rossoneri bakal bergerak agresif.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral