News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh! Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Polisi, Ada Kaitannya dengan Kasus DSI?

Pasangan selebriti Dude Harlino dan Alyssa Soebandono dipanggil Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sebagai saksi penyidikan kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Kamis, 2 April 2026 - 10:40 WIB
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono
Sumber :
  • instagram/@dude2harlino

Jakarta, tvOnenews.com  - Pasangan selebriti Dude Harlino dan Alyssa Soebandono dipanggil Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sebagai saksi penyidikan kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Surat panggilan pun telah dikirimkan pada sejoli tersebut. Hal itu dibenarkan Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Ade Safri Simanjuntak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terhadap keduanya akan dilakukan pemeriksaan dalam kapasitas sebagai saksi yang dijadwalkan pada hari Kamis, tanggal 2 April 2026 di ruang pemeriksaan Dittipideksus Bareskrim Polri lantai 5 Gedung Bareskrim Polri," ujar dia, Kamis, 2 April 2026.

Ade Safri menungkap, pemanggilan Dude dan Alyssa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai Brand Ambassador PT DSI yang diketahui berdasarkan fakta dan hasil penyidikan.

"Penyidik telah mengirim surat panggilan terhadap para saksi-saksi yang pada saat kegiatan bisnis PT DSI berjalan, berdasarkan fakta hasil penyidikan diketahui pernah menjadi bagian dari kegiatan promosi bisnis PT DSI sebagai brand ambassador," kata dia.

Dirinya merinci, pemeriksaan terhadap keduanya dijadwalkan hari ini pukul 10.00 WIB.

"Agenda (pemeriksaaan) pagi ini jam 10.00 WIB," katanya lagi.

Dalam kasus penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersebut, empat orang trlah ditetapkan jadi tersangka. Mereka adalah pendiri PT Dana Syariah Indonesia (DSI) berinisial AS yang juga pernah menjabat sebagai direktur periode 2018-2024.

Tersangka lainnya, TA selaku Direktur Utama PT DSI dan pemegang saham PT DSI.

Lalu, MY selaku mantan Direktur PT DSI dan pemegang saham PT DSI serta Direktur Utama PT Mediffa Barokah Internasional dan PT Duo Properti Lestari. Kemudian yang terakhir adalah ARL selaku Komisaris PT DSI dan pemegang saham PT DSI.

Tiga dari keempat tersangka telah dilakukan penahanan, untuk tersangka AS yang baru ditetapkan sebagai tersangka, penyidik menjadwalkan pemanggilannya untuk pemeriksaan pada Rabu, 8 April 2026, pukul 10.00 WIB di Ruang Dittipideksus Bareskrim Polri lantai 5 Gedung Bareskrim.

Para tersangka tersebut disangkakan melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan/atau tindak pidana penggelapan dan/atau tindak pidana penipuan dan/atau tindak pidana penipuan melalui media elektronik dan/atau tindak pidana membuat pencatatan laporan palsu dalam pembukuan atau laporan keuangan dan/atau tanpa didukung dokumen yang sah serta TPPU penyaluran pendanaan dari masyarakat yang dilakukan PT DSI dengan menggunakan proyek fiktif dari data atau informasi borrower existing (peminjam aktif).

Adapun sebelumnya, penyidik pada Dittipideksus Bareskrim Polri telah menyita uang sebesar Rp4.074.156.192,00 dalam kasus ini yang berasal dari 41 nomor rekening terlapor maupun afiliasinya yang sudah diblokir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyita uang, penyidik juga telah menyita sertifikat hak milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) milik borrower (peminjam) yang dijaminkan di PT DSI. Total kerugian akibat kasus ini diperkirakan sebesar Rp2,4 triliun.

Foe Peace Simbolon

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
Lensa Berbicara: Empat Saksi Dihadirkan, Yaqut Simak Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Lensa Berbicara: Empat Saksi Dihadirkan, Yaqut Simak Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Dalam persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. 
Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
KPK Pastikan Penyidikan Kasus Silmy Karim Sesuai Ketentuan Hukum

KPK Pastikan Penyidikan Kasus Silmy Karim Sesuai Ketentuan Hukum

Sebelumnya, Silmy Karim mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dengan penyitaan yang dilakukan oleh KPK.
Pemilik Kapal Pastikan Kondisi Layak Berlayar

Pemilik Kapal Pastikan Kondisi Layak Berlayar

Pemilik kapal yang membawa rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Sandi Wiasa, memastikan bahwa kondisi kapal dalam keadaan layak berlayar dan dilengkapi dokumen serta jaket pelampung saat bertolak dari Dermaga Pegedongan, Carita, Banten, Senin (7/9).

Trending

Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan yang Kembali terjadi antara Amerika Serikat dan Iran, telah meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan terganggunya pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Jusuf Kalla Soroti Lulusan Perguruan Tinggi, Hafal Teori Tapi Kesulitan Terapkan Ilmu

Jusuf Kalla Soroti Lulusan Perguruan Tinggi, Hafal Teori Tapi Kesulitan Terapkan Ilmu

Jusuf Kalla atau JK menilai dalam pendidikan perlu membangun kemampuan manusia secara utuh agar lulusan lebih siap menghadapi persoalan nyata dan dunia kerja.
Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
KPK Pastikan Penyidikan Kasus Silmy Karim Sesuai Ketentuan Hukum

KPK Pastikan Penyidikan Kasus Silmy Karim Sesuai Ketentuan Hukum

Sebelumnya, Silmy Karim mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dengan penyitaan yang dilakukan oleh KPK.
Selengkapnya

Viral