News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Manfaatkan Kayu Gelondongan yang Hanyut Saat Bencana Banjir Sumatera Jadi Material Huntara

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang tidak hanya fokus pada pemulihan, tetapi juga efisiensi sumber daya di lapangan.
Jumat, 3 April 2026 - 13:00 WIB
Huntara yang Terbuat dari Material Kayu Gelondongan
Sumber :
  • dok. Bakom Pemerintah

Jakarta, tvOnenews.com — Ribuan meter kubik kayu gelondongan yang hanyut saat bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera sebelumnya dianggap limbah kini disulap menjadi material utama pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang tidak hanya fokus pada pemulihan, tetapi juga efisiensi sumber daya di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menegaskan, bahwa pemerintah telah merancang skema pemanfaatan kayu hanyutan secara luas, mulai dari kebutuhan hunian hingga potensi industri.

“Kemudian juga (bisa) dipakai masyarakat membangun (hunian) sendiri juga silakan,” kata Tito dalam keterangan pers, Jumat (3/4/2026).

Data Satgas PRR per 2 April 2026 menunjukkan pemanfaatan kayu hanyutan sudah berjalan masif di berbagai wilayah terdampak. Di Kabupaten Aceh Utara, lebih dari 2.112 meter kubik kayu telah digunakan untuk pembangunan huntara.

Sementara di Aceh Tamiang, ratusan meter kubik lainnya masih menunggu keputusan pemerintah daerah terkait peruntukannya.

Di Sumatera Utara, pemanfaatan juga menunjukkan progres signifikan. Kabupaten Tapanuli Selatan mencatat lebih dari 329 meter kubik kayu digunakan untuk pembangunan huntara serta fasilitas sosial dan umum, sementara di Tapanuli Tengah hampir 100 meter kubik telah dimanfaatkan untuk pemulihan rumah warga.

Di Sumatera Barat, skala pemanfaatan bahkan lebih besar. Kota Padang menerima hampir 2.000 meter kubik kayu hanyutan yang kini siap digunakan untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kebijakan ini memiliki dasar hukum kuat melalui keputusan Menteri Kehutanan yang mengatur pemanfaatan kayu hanyutan sebagai sumber material dalam penanganan darurat hingga tahap rekonstruksi.

Tak hanya untuk hunian, pemerintah juga mendorong pemanfaatan kayu berukuran kecil agar tidak terbuang sia-sia. Material tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti bahan baku batu bata atau sumber energi alternatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mekanismenya (melalui) kerja sama dan pendapatannya menjadi PAD (Pendapatan Asli Daerah),” kata Tito.

Pemerintah memastikan proses pembersihan dan pemanfaatan kayu hanyutan akan terus dipercepat hingga seluruh titik terdampak bersih. Sejauh ini, progres penanganan menunjukkan tren positif di tiga provinsi terdampak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Selebritas yang Berisik Lagi soal Masalah Karhutla di Kalimantan dan Sumatera, Siapa Saja?

Daftar Selebritas yang Berisik Lagi soal Masalah Karhutla di Kalimantan dan Sumatera, Siapa Saja?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan & Sumatera menuai sorotan dari sejumlah selebritas, mulai dari Ruben Onsu hingga Luna Maya.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Masih Menghilang, Nathan Tjoe-A-On Bawa Kabar Buruk

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Masih Menghilang, Nathan Tjoe-A-On Bawa Kabar Buruk

Para pemain abroad Timnas Indonesia kembali berlaga pada akhir pekan ini. Namun, kapten Jay Idzes masih menghilang dari skuad selagi Nathan Tjoe-A-On membawa kabar buruk.
Jadwal KOVO Cup 2026, Senin 12 Oktober: Megawati Hangestri Belum Main, Ada Big Match GS Caltex vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Senin 12 Oktober: Megawati Hangestri Belum Main, Ada Big Match GS Caltex vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Senin (12/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate belum main. Namun ada laga seru antara GS Caltex vs Expressway Hi-Pass.
Kesan Pertama Megawati Hangestri Bertemu Kim Da-in, Akui Sedikit Canggung

Kesan Pertama Megawati Hangestri Bertemu Kim Da-in, Akui Sedikit Canggung

Saat pertama kali bertemu, Megawati Hangestri akui canggung terhadap kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in yang baru satu pekan dia kenal di tempat latihan tim.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 13 Oktober 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 13 Oktober 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

Ramalan keuangan enam zodiak pada Selasa, 13 Oktober 2026, menghadirkan prediksi menarik mengenai peluang memperbaiki kondisi finansial. Siapa saja yang hoki?
Siap-siap, Mulai Hari Ini Ribuan Personel Dishub Disebar di 5 Wilayah Jakarta Sejak Pagi, Ada Apa?

Siap-siap, Mulai Hari Ini Ribuan Personel Dishub Disebar di 5 Wilayah Jakarta Sejak Pagi, Ada Apa?

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerjunkan ribuan personel melalui inisiatif anyar bertajuk Gebrak Pagi yang mulai bergulir pada Senin (12/10).

Trending

Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Kasus dugaan perundungan mahasiswa Telkom University di Bandung menjadi sorotan usai videonya viral di media sosial. Alasan di balik tindakan pelaku terungkap.
Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Shin Tae-yong mendapat sorotan media Korea Selatan setelah membawa Persija Jakarta meraih empat kemenangan beruntun di Super League 2026/2027. Menang telak.
Bukan Dipicu Dendam Lama? Terkuak Fakta di Balik Motif Kasus Bullying Mahasiswa Telkom University

Bukan Dipicu Dendam Lama? Terkuak Fakta di Balik Motif Kasus Bullying Mahasiswa Telkom University

Pihak Telkom University (Tel-U) bergerak cepat memberikan pendampingan intensif kepada mahasiswa yang menjadi korban dugaan perundungan (Bullying).
Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Red Sparks menghadapi masalah serius jelang Liga Voli Korea meski sudah memiliki pelatih baru, Kwon Soon-chan. Cedera Vanja Bukilic menjadi tantangan tersendiri
Marc Klok Tak Terima Kakang Rudianto Dihujat Bobotoh, Kapten Persib Beri Pembelaan Menohok

Marc Klok Tak Terima Kakang Rudianto Dihujat Bobotoh, Kapten Persib Beri Pembelaan Menohok

Kapten Persib, Marc Klok, membela Kakang Rudianto yang menjadi sasaran kritik Bobotoh. Bek kanan Maung Bandung itu dihujat sepanjang laga melawan Dewa United.
Perempuan WNA Brasil Diciduk di Bali, Nekat Bawa Kokain Cair Demi Upah 50.000 USD

Perempuan WNA Brasil Diciduk di Bali, Nekat Bawa Kokain Cair Demi Upah 50.000 USD

Polda Bali membongkar upaya penyelundupan narkoba jaringan internasional yang melibatkan seorang perempuan berkebangsaan Brasil berinisial TCDS (36). 
Buntut Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis, Dua Oknum Polisi di Baubau Ditahan di Propam Polda Sultra

Buntut Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis, Dua Oknum Polisi di Baubau Ditahan di Propam Polda Sultra

Polda Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengambil tindakan tegas terhadap dua anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Baubau. 
Selengkapnya

Viral