News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mentan Ungkap 3 Negara Antre Pupuk Urea RI selama Selat Hormuz Ditutup, Kini Sedang Nego Harga

Mentan Amran membeberkan ada tiga negara yang antre pupuk urea dari Indonesia di tengah memanasnya Selat Hormuz. Ia berharap kesepakatan yang dicapai nanti dapat memberikan nilai ekonomi optimal bagi RI.
Minggu, 5 April 2026 - 19:28 WIB
Mentan Amran saat meninjau distribusi Pupuk Subsidi.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan ada tiga negara yang telah mengajukan permintaan impor pupuk urea dari Indonesia di tengah penutupan Selat Hormuz.

Menurut Amran, permintaan itu menjadi bukti posisi Indonesia sebagai salah satu produsen urea penting di tingkat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita akan ekspor (pupuk) urea karena kita produsen urea, beberapa negara sudah meminta. Ada tiga negara meminta," kata Mentan saat ditemui di sela peninjauan Gudang Bulog Panaikang di Makassar, didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq, Minggu (5/4/2026).

Meski demikian, Amran belum merinci negara pemohon karena proses negosiasi masih berjalan. Pemerintah berharap kesepakatan yang dicapai dapat memberikan nilai ekonomi optimal bagi Indonesia.

"Ya nanti, kan ini masih nego (negosiasi), supaya harga kita agak lebih bagus," ujar Amran.

Ia menambahkan, pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan pupuk sejak awal tahun melalui pengamanan bahan baku. Langkah ini memastikan ketersediaan pupuk nasional tetap stabil hingga saat ini.

Menurut Amran, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memiliki visi kuat dalam menjaga ketahanan sektor pertanian, termasuk menjamin ketersediaan sarana produksi di tengah dinamika global.

Ia juga menegaskan bahwa ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap harga pangan dalam negeri.

Stok beras nasional disebut berada pada level aman, yakni mencapai 4,5 juta ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga sekitar 11 bulan ke depan.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi menegaskan bahwa ekspor pupuk urea tetap dilakukan selama kebutuhan domestik terpenuhi.

Ia menekankan prioritas utama adalah menjaga stabilitas pasokan bagi sektor pertanian nasional.

"Yang penting Indonesia aman dulu baru ekspor," kata Rahmad usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam situasi saat ini, Indonesia dinilai masih mampu mengekspor urea untuk membantu negara-negara yang mengalami kekurangan pasokan akibat penutupan Selat Hormuz di tengah gejolak Timur Tengah.

Rahmad menyebutkan beberapa negara tujuan ekspor pupuk urea Indonesia antara lain Australia, India, dan Filipina.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral