GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pramono Perintahkan Usut Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Dinonaktifkan Sementara

Pramono Anung minta usut pelaku pembuat foto AI di JAKI. Lurah Kalisari dinonaktifkan sementara, Inspektorat dalami dugaan manipulasi laporan.
Selasa, 7 April 2026 - 13:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Sumber :
  • Dok. Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengambil langkah tegas terkait polemik penggunaan foto berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam laporan penanganan parkir liar di aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Ia meminta jajarannya segera menelusuri siapa pihak yang membuat dan mengunggah foto tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius lantaran menyangkut integritas laporan pelayanan publik yang berbasis digital. Pramono menegaskan, penelusuran harus dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramono Minta Pelaku Pembuat Foto AI Dicari

Dalam keterangannya di Balai Kota Jakarta, Pramono menilai penting untuk membedakan antara pelaksana lapangan dan pihak yang melakukan manipulasi data. Ia menegaskan bahwa petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tidak bisa serta-merta disalahkan.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah mencari siapa yang bertanggung jawab dalam pembuatan dan pengunggahan foto berbasis AI tersebut ke dalam sistem JAKI.

“Yang harus didalami adalah siapa yang membuat dan mengunggahnya. Itu yang harus dicari,” tegas Pramono.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kredibilitas sistem pelaporan digital yang selama ini menjadi andalan masyarakat Jakarta dalam menyampaikan aduan.

Inspektorat Dalami Kasus, Meski Sudah Ada Permintaan Maaf

Meski Lurah Kalisari, Siti Nurhasanah, telah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut, Pramono memastikan proses pemeriksaan tetap berjalan. Ia meminta Inspektorat DKI Jakarta untuk mendalami kasus ini secara komprehensif.

Pemeriksaan dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran prosedur dalam penggunaan teknologi AI pada laporan resmi pemerintah. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat sistem pengawasan internal.

Pramono menekankan bahwa transparansi dan akurasi data menjadi hal krusial dalam pelayanan publik, terlebih di era digital saat ini.

Lurah Kalisari Dinonaktifkan Sementara

Sebagai tindak lanjut awal, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyampaikan bahwa Lurah Kalisari telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Kebijakan ini diambil sambil menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat.

Menurut Munjirin, langkah penonaktifan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga integritas pelayanan publik. Ia menilai bahwa setiap laporan yang masuk melalui aplikasi JAKI harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Penonaktifan ini untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pelaporan yang ada,” ujar Munjirin.

Namun, ia belum dapat memastikan berapa lama masa penonaktifan tersebut akan berlangsung. Semua keputusan lanjutan akan ditentukan berdasarkan hasil investigasi yang tengah berjalan.

Petugas PPSU Juga Jalani Proses Pembinaan

Selain lurah, petugas PPSU yang terlibat dalam unggahan foto AI tersebut juga tengah menjalani proses penanganan. Saat ini, petugas yang bersangkutan telah menerima sanksi awal berupa Surat Peringatan (SP) 1.

Munjirin menjelaskan, sanksi lanjutan akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan Inspektorat keluar. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap tindakan disipliner dilakukan secara objektif dan berdasarkan fakta.

“Semua akan ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan,” jelasnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada satu pihak, tetapi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat.

Sorotan pada Integritas Laporan Digital

Kasus ini menjadi pengingat penting terkait penggunaan teknologi dalam sistem pemerintahan. Di satu sisi, teknologi seperti AI memberikan kemudahan dan efisiensi. Namun di sisi lain, penyalahgunaan teknologi dapat merusak kepercayaan publik.

Aplikasi JAKI selama ini dikenal sebagai salah satu kanal utama aduan masyarakat di Jakarta. Oleh karena itu, keakuratan data dan keaslian laporan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Penggunaan foto hasil rekayasa AI dalam laporan resmi dinilai dapat menyesatkan dan berpotensi merugikan masyarakat. Hal ini juga dapat menciptakan preseden buruk jika tidak ditindak tegas.

Evaluasi Sistem dan Pengawasan Diperketat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pelaporan berbasis aplikasi. Tujuannya adalah untuk menutup celah yang memungkinkan terjadinya manipulasi data.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan pengawasan internal juga menjadi prioritas agar setiap laporan yang masuk benar-benar valid dan sesuai kondisi di lapangan. Selain itu, edukasi kepada petugas terkait penggunaan teknologi juga dinilai penting.

Dengan langkah ini, diharapkan ke depan tidak ada lagi penyalahgunaan teknologi AI dalam sistem pelayanan publik. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Revolusi Besar AC Milan: Manajemen Bersih-Bersih Total, Sang Legenda Adriano Galliani Siap Pulang

Revolusi Besar AC Milan: Manajemen Bersih-Bersih Total, Sang Legenda Adriano Galliani Siap Pulang

AC Milan mulai bergerak menyusun ulang fondasi klub. Gagal lolos ke Liga Champions membuat Rossoneri kini bersiap melakukan perubahan besar musim panas nanti.
Bukan Dean Huijsen, Pemain Real Madrid Masuk Daftar Stand-by Skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026

Bukan Dean Huijsen, Pemain Real Madrid Masuk Daftar Stand-by Skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026

Satu pemain Real Madrid ada masuk daftar stand-by skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Namun, dia bukanlah Dean Huijsen yang sebelumnya sempat diharapkan dipanggil.
Pelatih Hyundai Hillstate Tuntut Megawati Hangestri Turunkan Berat Badan, Demi Tampil Ganas di Liga Voli Korea

Pelatih Hyundai Hillstate Tuntut Megawati Hangestri Turunkan Berat Badan, Demi Tampil Ganas di Liga Voli Korea

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung secara terang-terangan meminta Megawati Hangestri untuk menurunkan berat badannya jelang tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Ibrahimovic Gerak Cepat Cari Pelatih Baru usai Allegri Dipecat, Legenda Rossoneri Bidik Allenatore Mirip Fabregas untuk AC Milan

Ibrahimovic Gerak Cepat Cari Pelatih Baru usai Allegri Dipecat, Legenda Rossoneri Bidik Allenatore Mirip Fabregas untuk AC Milan

AC Milan mulai bergerak cepat mencari pelatih baru setelah resmi akhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri. Rossoneri kini bersiap membuka lembaran baru.
Di Balik Kabar Calvin Dores Niat Jual Mata, Dagmar Clara Akui Cintanya kepada Deddy Dores Luar Biasa

Di Balik Kabar Calvin Dores Niat Jual Mata, Dagmar Clara Akui Cintanya kepada Deddy Dores Luar Biasa

Calvin Dores niat jual mata demi bertahan hidup, sang ibu Dagmar Clara justru ungkap cinta abadinya kepada Deddy Dores yang tak pernah padam hingga kini.
Prabowo Sumbang Sapi Kurban Jenis Simmental Berbobot 1,3 Ton untuk Masjid Istiqlal

Prabowo Sumbang Sapi Kurban Jenis Simmental Berbobot 1,3 Ton untuk Masjid Istiqlal

Presiden Prabowo Subianto mengirim sapi kurban berukuran jumbo ke Masjid Istiqlal pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral