6 Orang Aktivis Indonesia Berangkat Menuju Misi Pelayaran Akbar Global Sumud Flotilla 2.0: Menembus Gaza
- GPCI
Jakarta, tvOnenews.com – Semangat solidaritas untuk Palestina kembali membara dari tanah air. Kordinator Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Maimon Herawati bersama aktivis kemanusiaan Muhammad Husein Gaza, resmi memberangkatkan enam relawan kloter kedua untuk bergabung dalam misi pelayaran akbar Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.
Keberangkatan para pejuang kemanusiaan ini dilepas melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (8/4/2026).
Keenam relawan tersebut adalah Maimon Herawati, Muhammad Husein, Chiki Fawzi, Adhin Abdul Hakim, Shafawi, dan Gandi. Mereka dijadwalkan terbang menuju Barcelona, Spanyol, untuk bergabung dengan peserta dari berbagai belahan dunia.
- GPCI
Kordinator GPCI Maimon Herawati mengungkapkan bahwa persiapan misi tahun ini jauh lebih matang dibandingkan sebelumnya.
Proses seleksi kapal di berbagai pelabuhan dunia telah dilakukan sejak Januari 2026 guna memastikan kualitas dan keamanan pelayaran.
“Insyaallah pertemuan para influencer dunia akan digelar pada 10 April, menuju launching kapal dari Barcelona pada 12 April mendatang,” ujar Maimon kepada awak media.
Optimisme untuk menembus blokade Gaza tahun ini pun meningkat. Selain persiapan teknis yang lebih baik, misi GSF 2.0 kali ini dikonfirmasi akan mendapatkan dukungan langsung dari organisasi lingkungan global, Greenpeace.
“Kali ini kita juga ditemani Greenpeace. Ada kapal Greenpeace yang akan ikut. Ini sudah ditunjukkan secara resmi di akun mereka yang menyatakan, ‘We are going to join Global Freedom Flotilla’,” tegas Maimon.
Di lokasi yang sama Dewan Pengarah GPCI Muhammad Husein Gaza memberikan pernyataan emosional namun tegas.
Ia menekankan bahwa gerakan ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat sipil tidak akan pernah diam selama penjajahan dan blokade terhadap Gaza masih berlangsung.
“Keberangkatan kita hari ini itu bukti bahwa kita tidak akan berhenti. Selama penjajahan masih berlangsung, selama blokade masih terus dilakukan terhadap Gaza, maka jangan harap wahai kalian Zionis kami akan tidur,” ujar Husein dengan lantang.
Ia juga menyoroti upaya-upaya distraksi global dan pemberedelan akun media sosial yang kerap dialami para aktivis Palestina. Baginya, gerakan sipil ini adalah murni perjuangan kemanusiaan tanpa kepentingan politik praktis.
Load more