Masyarakat Dinilai Puas Pelaksanaan Mudik Lebaran 2026, Kenyamanan Jadi Indikator Utama
- Istimewa
Meski demikian, dari sisi kenyamanan masih terdapat sejumlah catatan, terutama terkait kepadatan di rest area. Hal ini dinilai bisa dipahami, mengingat situasi yang terjadi dilapangan.Ā
"Dari aspek kenyamanan saya kira dalam kondisi seperti ini kita tidak bisa bicara kenyamanan. Misalnya saat memasuki rest area pengguna kendaraan pribadi parkir di bahu jalan tentu ini mengurangi kenyamanan tetapi dalam situasi yang di luar kebiasaan minus kenyamanan ini bisa dipahami," ungkapnya.
Ke depan, Darmaningtyas mendorong adanya optimalisasi jalur arteri untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik untuk pergerakan kendaraan, sehingga dapat mengurangi beban yang ada di jalan tol dan arteri.
"Pada saat mudik arteri bisa dimanfaatkan bagi mereka yang dari arah Timur ke arah Jabodetabek demikian juga pada saat arus balik arteri bisa dimanfaatkan untuk mereka yang akan melakukan pergerakan dari arah Jabodetabek ke arah Timur supaya lancar di tol maupun di arteri sehingga tidak ada yang merasa dirugikan," jelasnya.
Terakhir, Darmaningtyas mengingatkan pentingnya persiapan sejak dini untuk menghadapi mudik tahun berikutnya, termasuk dalam hal infrastruktur.
"Hal yang perlu diperhatikan sejak sekarang karena waktu lebaran berikutnya 11 bulan lagi harus dipersiapkan sehingga anggaran untuk perbaikan jalan di arteri sudah dialokasikan sekarang. Tahun depan pada saat lebaran jalan arterinya sudah siap demikian juga jalan tolnya ini yang perlu dilakukan oleh pemerintah," pungkasnya.(raa)
Load more