GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Berikut profil dan rekam jejak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan yang menantang dan siap cium lutut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sabtu, 11 April 2026 - 16:15 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) & Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar & ANTARA/Rendra Oxtora

Sintang, tvOnenews.com - Sosok Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menuai sorotan. Pernyataannya siap mencium lutut Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bikin heboh.

Pernyataan Krisantus Kurniawan siap berlutut kepada Dedi Mulyadi saat dongkol dengan ucapan warga di Sepauk, Kabupaten Sintang. Kinerja Wagub Kalbar membangun jalan di Kalbar dibandingkan dengan kondisi jalan di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena kesal, Krisantus melontarkan pernyataan mengejutkan. Ia akan mencium lutut Dedi Mulyadi (KDM) dengan catatan Gubernur Jabar itu mampu membangun jalan di Kalbar dengan APBD Rp6 triliun.

Ia mengungkapkan pernyataan mencium lutut KDM dalam pidatonya. Kehadirannya untuk membuka Musrenbang di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/4/2026).

"Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun buat bangun (seluruh jalan) Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya," ucap Krisantus dikutip, Sabtu (11/4/2026).

Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan singgung Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi saat membuka Musrenbang di Pendopo Bupati Sintang
Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan singgung Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi saat membuka Musrenbang di Pendopo Bupati Sintang
Sumber :
  • Tim Humas Wagub Kalbar

Ia memahami banyak video keluhan dari warga. Ia pun melihat langsung terkait jalan rusak di sejumlah wilayah di Kalbar, mulai dari Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.

Dalam video keluhan yang viral di TikTok, ia kesal kondisi jalan yang rusak di Kalbar justru dibandingkan dengan provinsi lain, terutama infrastruktur di Jawa Barat.

"Beberapa waktu lalu saya nonton TikTok, di kampung saya Sepauk. Gencar sekali orang Sapauk. Saya tidak tahu itu orang Sepauk asli atau bukan. Jalan rusak dibanding-bandingkan dengan Provinsi Jawa Barat," terangnya.

Menurutnya, perbandingan itu tidak bisa disamakan. Kondisi jalan di Kalbar tentu berbeda terutama dari segi perbedaan luas wilayah yang membutuhkan jumlah anggaran lebih besar.

Ia membeberkan luas Jabar sekitar 43 ribu kilometer persegi. APBD yang digunakan membangun jalan sebesar Rp31 triliun.

Sementara, luas wilayah Kalbar, kata dia, sekitar 171 ribu kilometer persegi. Namun APBD untuk menopang pembangunan jalan hanya sekitar lebih dari Rp6 triliun.

"Dalam video itu, ada yang pinjam Dedi Mulyadi selama tiga bulan. Suruh dia jadi Gubernur Kalbar, bertukar kita. Saya mau lihat, kalau bisa bangun Kalbar pakai APBD enam triliun, kucium lututnya," katanya dengan menohok.

"Semakin luas wilayah, semakin berat biaya pembangunan. Jadi, masyarakat jangan sampai gagal paham. Itu sebenarnya yang terjadi," sambungnya.

Sontak, pernyataan itu belakangan ini viral di media sosial. Bahkan, tak sedikit publik penasaran seperti apa profil dan rekam jejak Krisantus Kurniawan.

Profil Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan
Sumber :
  • Instagram/@krisantus_kurniawan

Berdasarkan hasil rekapan tvOnenews.com dari berbagai sumber, berikut profil, rekam jejak hingga harta kekayaan Krisantus Kurniawan.

Krisantus Kurniawan dikenal sebagai sosok Wagub Kalbar. Ia lahir di Nanga Layung, Sintang, Kalimantan Barat pada 3 Juni 1969.

Terkait rekam jejaknya sebelum berkcimpung di dunia politik, Krisantus Kurniawan memulai perjalanan kariernya di sejumlah perusahaan ternama.

Krisantus pernah bekerja di Rokan Group Holding Company. Hal itu terjadi sebelum bergelut sebagai kontraktor di sejumlah perusahaan.

Jejak Krisantus bekerja di perusahaan yang bergerak utama di bidang perkebunan sawit sangat berpengaruh dalam membangun fondasi kariernya.

Setelah itu, Krisantus Kurniawan menjadi kontraktor PT Sime Indo Argo (1995-1997), PT Mitra Austral Sejahtera (1997–1998), dan PT PTPN XIII (1998–1999).

Adapun kariernya di dunia politik, Krisantus memulai perjalanan ini sebagai anggota DPRD Kabupaten Sanggau (1999-2004). Dari sinilah membuat ia semakin melangkah ke jenjang lebih tinggi.

Krisantus juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat (2009-2019). Selepas itu, ia berhasil menjabat sebagai anggota DPR RI sejak 2019.

Di momen ini, Krisantus sukses menunjukkan gaya kepemimpinannya. Hal ini membuat ia mampu membangun kepercayaan masyarakat kepada dirinya selama berperan di legislatif.

Seiring berjalannya waktu, Krisantus Kurniawan dikenal sebagai politisi PDI Perjuangan (PDIP) yang maju sebagai calon Wagub  Kalbar. Tugasnya mendampingi Ria Norsan sebagai calon Gubernur Kalbar.

Dalam hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2024, pasangan nomor urut dua ini memperoleh 2.364.563 suara (sekitar 52,80 persen). Hasil ini membuat ia terpilih sebagai Wagub Kalbar dan Ria Norsan menjadi Gubernur Kalbar.

Krisantus sukses menjadi figur yang peduli terhadap beberapa isu. Mulai dari pembangunan daerah, pengelolaan sumber daya alam (SDA) hingga kesejahteraan masyarakat.

Di balik kesuksesan kariernya di dunia politik, ia mempunyai catatan riwayat pendidikan yang cukup mentereng. Ia memulai pendidikan dasar di SD Negeri Nasepauk dari 1976-1982.

Setelah lulus dari SD, Krisantus menempuh tingkat pendidikan di SMP hingga SMA Swasta Panca Setya Sintang. Hal itu terjadi mulai dari 1982-1985 dan 1985-1988.

Krisantus tampak belum puas dengan pendidikannya. Ia menunjukkan  semangat belajar untuk melajut ke jenjang perguruan tinggi.

Pada 1998-2002, Krisantus sukses menyabet gelar S1 di Universitas Terbuka (UT). Kemudian pada 2002-2005, ia sukses mendapat gelar S2 di Universitas Tanjungpura.

Dengan bekal pendidikan, Krisantus bisa memperbanyak ilmu pengetahuannya. Selain itu, ia juga dapat menumbuhkan kemampuan kepemimpinan.

Tak ayal, catatan riwayat organisasi Krisantus Kurniawan tidak dianggap sembarangan. Hal ini menjadi tanda dirinya menerapkan simbol kepemimpinan secara inklusif dan aspiratif.

Riwayat organisasi Krisantus Kurniawan sebagai berikut:

  • Koordinator Bidang Hubungan Luar Negeri dan Internasional MADN
  • Penasihat Dewan Adat Dayak Kecamatan Parindu
  • Penasihat PWK Kabupaten Sanggau
  • Pembina IMI Kabupaten Sanggau
  • Ketua PAC PDI Perjuangan
  • Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau
  • Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau

Harta Kekayaan Krisantus Kurniawan

Merujuk dari data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 30 Maret 2025, harta Krisantus tercatat mencapai Rp3.863.000.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rincian harta kekayaan Krisantus terdiri dari aset Tanah dan Bangunan (Rp1.200.000.000), Alat Transportasi dan Mesin (Rp963.000.000), dan Kas dan Setara Kas (Rp1.700.000.000).

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ledakan PT SPS Lamongan, 4 pekerja Meninggal

Ledakan PT SPS Lamongan, 4 pekerja Meninggal

Di tengah duka mendalam pihak keluarga korban justru mendapati oknum dari PT SPS yang mendesak penandatanganan surat pernyataan perdamaian.
Pelti Tegaskan Situasi Janice Tjen yang Tak Perkuat Indonesia pada Asian Games 2026 Beda dengan Alex Eala di Filipina

Pelti Tegaskan Situasi Janice Tjen yang Tak Perkuat Indonesia pada Asian Games 2026 Beda dengan Alex Eala di Filipina

Pengurus Pusat Pelti menjelaskan alasan Janice Tjen tidak memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026 berbeda dengan keputusan Alexandra Eala bersama Filipina.
Ramalan Zodiak 20 September 2026, Peruntungan Karier dan Keuangan

Ramalan Zodiak 20 September 2026, Peruntungan Karier dan Keuangan

Ramalan karier dan keuangan 12 zodiak pada 20 September 2026, mulai dari peluang cuan, urusan kerja, hingga tantangan finansial yang perlu diwaspadai.
Kasus Betrand Peto Masih Diselidiki, Praktisi Hukum Ungkap Pentingnya Tes Kebohongan

Kasus Betrand Peto Masih Diselidiki, Praktisi Hukum Ungkap Pentingnya Tes Kebohongan

Kasus Betrand Peto masih diselidiki Polda Metro Jaya. Praktisi Hukum Deolipa Yumara menyoroti pentingnya bukti dan tes kebohongan.
Mahfud MD Minta Nusron Wahid Diperiksa, KPK Beri Tanggapan Begini soal Kasus OTT ATR/BPN

Mahfud MD Minta Nusron Wahid Diperiksa, KPK Beri Tanggapan Begini soal Kasus OTT ATR/BPN

KPK tanggapi pernyataan Mahfud MD soal peluang pemeriksaan Nusron Wahid dalam kasus dugaan korupsi ATR/BPN. Penyidik kini masih melengkapi bukti dan mendalami perkara.
DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem dan 42 Sampel DNA Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem dan 42 Sampel DNA Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Posko DVI Tanjung Perak masih dibuka bagi keluarga korban yang membutuhkan layanan pengumpulan data Ante Mortem, pengambilan sampel DNA, maupun informasi pendukung lainnya.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 20 September 2026: Ada yang ketiban rezeki tak terduga. Zodiakmu termasuk?
Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Bintang Barcelona, Lamine Yamal, mengungkap pengalaman pahitnya menghadapi rasisme yang disebut telah terjadi ribuan kali. Ia menyoroti komentar dan tatapan.
Artis Julia Prastini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba! Jule Diciduk di Apartemen Jaksel

Artis Julia Prastini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba! Jule Diciduk di Apartemen Jaksel

Artis Julia Prastini ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta terkait kasus narkoba. Penangkapan Jule diduga berkaitan dengan kasus narkoba etomidate.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Selengkapnya

Viral