News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Dinas di Tulungagung Resah Atas Pemerasan Bupati Gatut Sunu Wibowo, KPK: Hampir 2-3 Kali dalam Seminggu Menagih Uang

Kepala dinas di lingkungan Pemkab Tulungagung, Jawa Timur, disebut-sebut sudah berada pada tahap resah atas dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Minggu, 12 April 2026 - 12:20 WIB
Gatut Kenakan Rompi Tahanan KPK, Bupati Tulungagung Mengucapkan Permohanan Maaf
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) atau kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, disebut-sebut sudah berada pada tahap resah atas dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW). 

Hal ini diungkapkan Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/4/2026) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para pejabat ini, kepala OPD ini, dilantik di akhir Desember 2025. Jadi sampai saat ini baru sekitar empat bulanan kurang lebih. Sejauh ini mereka baru sampai pada tahap sangat resah dengan apa yang disampaikan atau praktik yang dilakukan GSW,” katanya. 

Asep menyebut kepala OPD resah karena Gatut diduga mengancam mereka lewat surat pernyataan mundur dari jabatan dan status ASN. Hal inilah yang membuat kepala OPD tak berkutik. 

“Jadi mereka tidak bisa apa-apa pada akhirnya karena terkunci oleh surat tersebut. Mau menolak berarti di hari itu juga dia bisa diberhentikan atau mundur,” ujarnya. 

Di samping itu, Asep menyebut kepala dinas resah karena kerap sering ditagih uang 2-3 kali dalam seminggu oleh ajudan Gatut, yakni Dwi Yoga Ambal (YOG).

“Mereka sudah pada titik resah karena YOG ini terus atau hampir setiap 2-3 kali dalam seminggu itu menagih ke kepala OPD ini,” terangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 10 April 2026 KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung.

Pada 11 April 2026, KPK mengumumkan Gatut dan Yoga sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemkab Tulungagung tahun anggaran 2025-2026. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
UGM Tegaskan Tak Akan Lindungi Dosen FIB Cahyaningrum Dewojati yang Terlibat Kasus Daycare Little Aresha

UGM Tegaskan Tak Akan Lindungi Dosen FIB Cahyaningrum Dewojati yang Terlibat Kasus Daycare Little Aresha

UGM menegaskan tidak akan memberikan perlindungan hukum terhadap dosen FIB, Cahyaningrum Dewojati yang terseret kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha. 
BMKG Beri Peringatan! Cuaca Sebagian Wilayah RI Berpotensi Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat

BMKG Beri Peringatan! Cuaca Sebagian Wilayah RI Berpotensi Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat

BMKG mengatakan kombinasi dinamika atmosfer menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia pada Jumat, sehingga perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat sejumlah wilayah.
Ribuan Buruh Kepung Monas, Datang dari Subuh Bawa Tuntutan Ini ke Hadapan Prabowo pada May Day 2026

Ribuan Buruh Kepung Monas, Datang dari Subuh Bawa Tuntutan Ini ke Hadapan Prabowo pada May Day 2026

Rudi (34), buruh pabrik tekstil asal Bekasi, Jawa Barat, mengaku berangkat sejak subuh demi bisa ikut peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini.
Jelang Peringatan May Day 2026, Persimpangan Tugu Tani Dipadati Bus Buruh

Jelang Peringatan May Day 2026, Persimpangan Tugu Tani Dipadati Bus Buruh

Menjelang peringatan hari buruh internasional atau May Day 2026 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas) mulai memadati sejumlah jalan protokol.
Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Dalam sebuah wawancara, ayah Ahmad Dhani pernah menuturkan bahwa dirinya lebih menyukai dan menyayangi eks menantunya, Maia Estianty, daripada Mulan Jameela.

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Selengkapnya

Viral