News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Mahasiswa UNUSIA Jakarta Tantang Debat Terbuka

Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta soroti pernyataan pengamat politik Ubedillah Badrun terkait kritik.
Minggu, 12 April 2026 - 12:27 WIB
Prabowo dan Gibran Habiskan Sabtu Bersama, Tukar Pikiran Sambil Ngopi Hambalang
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta soroti pernyataan pengamat politik Ubedillah Badrun terkait kritiknya terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pernyataan Ubedilah Badrun yang menyebut kepemimpinan nasional sebagai “beban bagi bangsa” dinilai tendensius, dan berpotensi mengandung ujaran kebencian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Narasi ini dapat mencederai integritas akademik yang seharusnya menjunjung tinggi objektivitas dan kedalaman analisis," kata Mohamad Rifqi Algifari, mahasiswa UNUSIA Jakarta, pada Minggu (12/4/2026).

Ia menilai bahwa pernyataan tersebut lebih menyerupai opini emosional daripada refleksi akademik yang berbasis riset dan argumentasi ilmiah.

"Akademisi semestinya hadir sebagai penjernih keadaan dengan menawarkan solusi konkret dan berbasis data, bukan justru membangun narasi provokatif yang tendensius dan berpotensi memecah ruang publik," ungkapnya. 

Menurut Rifqi, kritik tanpa konstruksi solusi adalah bentuk kemalasan intelektual.

"Untuk itu, saya secara terbuka menantang Ubedilah Badrun untuk melakukan debat akademik terbuka," tegasnya. 

Forum tersebut, kata Rifqi penting untuk menguji validitas argumen, mengedepankan rasionalitas, serta membedakan antara kritik ilmiah dan opini yang bersifat agitasi.

"Jika pernyataan tersebut memang lahir dari kedalaman akademik, maka seharusnya tidak ada keraguan untuk diuji secara terbuka dalam forum ilmiah. Namun jika tidak, publik berhak menilai bahwa pernyataan tersebut hanyalah ekspresi tendensius yang jauh dari standar keilmuan. Akademisi bukan penghakim, melainkan arsitek solusi bagi bangsa," pungkasnya.

Pernyataan Ubedillah Badrun

Pengamat politik sekalgus aktvis Ubedillah Badrun dalam podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV yang diunggah pada Selasa (7/4/2026).
Pengamat politik sekalgus aktvis Ubedillah Badrun dalam podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV yang diunggah pada Selasa (7/4/2026).
Sumber :
  • YouTube Forum Keadilan TV

Sebelumnya, pengamat politik sekaligus aktvis, Ubedillah Badrun menyebut jika Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah beban bangsa Indonesia.

Hal itu diungkap Ubedillah dalam podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV yang diunggah pada Selasa (7/4/2026) lalu.

Awalnya, Ubedillah menyinggung soal acara Halal Bihalal para pengamat, dimana dirinya merupakan inisiator dari pertemuan para pengamat tersebut.

Ia mengatakan dalam halal bihalal tersebut, para pengamat membicarakan isu publik secara rasional, saintifik, dan argumentatif. 

Salah satu yang disorot dalam pertemuan tersebut, terkait sikap pemerintah dalam menghadapi gejolak global saat ini.

"Sehingga kemudian memunculkan pikiran-pikiran yang kritis. Misalnya bahwa pemerintah sebetulnya sudah pada situasi dimana pemerintah ini sudah tidak layak memimpin pemerintahan," katanya dikutip pada Minggu (12/4/2026).

"Kalau pada akhirnya kemudian Prabowo-Gibran tidak mampu mengatasi situasi sekarang, ya wajar dong, kalau kemudian para pengamat mengatakan bahwa ini sudah tidak layak menjadi pemimpin republik ini. Tidak lagi layak menjalankan pemerintahan," lanjutnya.

Ia mengatakan pemikiran tersebut sangat bisa diperdebatkan secara intelektual, secara rasional, bahkan secara konstitusional.

"Jadi narasi yang keluar dari sejumlah pengamat di forum itu, kami tidak menyalahkan itu, dan itu tanggung jawab sebagai seorang intelektual, salah satunya to speak the truth. Bagaimana kami mampu mengungkapkan (kebenaran) benar dalam pikiran kita," tuturnya.

Ubedillah menilai bahwa sejak awal pemerintahan Prabowo-Gibran sudah memiliki cacat bawaan sehingga hal itu membuat jalannya pemerintahan menjadi semakin sulit.

"(Gibran) cacat anak haram konstitusi, Prabowo punya beban masa lalu yang cukup berat. Itu menjadi jalanan pemerintahan menjadi sangat sulit," katanya.

"Jadi kalau Prabowo mengatakan bahwa para pengamat tidak suka pemilihan Prabowo-Gibran berhasil, bukan itu faktornya. Faktornya memang sejak awal rezim ini sudah punya cacat bawaan. Itu menjadi berat. Kalau sejak awal tidak ada cacat bawaan mungkin akan lain ceritanya," tambahnya.

Cacat bawaan inilah yang kemudian kata Ubedillah, menjadikan Prabowo-Gibran sebagai beban bagi negara Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara argumentatif, saya meyakini bahwa Prabowo dan Gibran adalah beban buat bangsa ini," katanya.

"Sejarah kelam buat bangsa ini. Juga sejarah berat, beban berat Ketika pemerintahan ini dipimpin oleh Joko Widodo. Jadi ini adalah dua periode, dua episode kekuasaan yang membuat bangsa ini menatap ke depan dengan tertatih-tatih," tambahnya. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Malaysia Soroti Kualitas Lini Serang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Mereka Cukup Berbahaya

Pelatih Malaysia Soroti Kualitas Lini Serang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Mereka Cukup Berbahaya

Tan Cheng Hoe, pelatih Malaysia memberikan kredit khusus terhadap lini serang Timnas Indonesia jelang kedua tim saling berhadapan di FIFA ASEAN Cup malam ini.
Top 3 FIFA ASEAN Cup: Gertakan Striker Malaysia, Timnas Indonesia Disorot Media Arab, hingga Cerita Kevin Diks Serahkan Penalti ke Ole Romeny

Top 3 FIFA ASEAN Cup: Gertakan Striker Malaysia, Timnas Indonesia Disorot Media Arab, hingga Cerita Kevin Diks Serahkan Penalti ke Ole Romeny

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Berikut rangkuman ketiga artikelnya.
Fajar/Fikri Resmi Raih Medali Perunggu usai Gagal ke Final Asian Games 2026

Fajar/Fikri Resmi Raih Medali Perunggu usai Gagal ke Final Asian Games 2026

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri telah memastikan diri meraih medali perunggu usai gagal lolos ke final cabor bulu tangkis nomor individu Asian Games 2026.
6 Zodiak yang Paling Berlimpah Rezeki pada 29 September 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak yang Paling Berlimpah Rezeki pada 29 September 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

Ramalan keuangan zodiak kembali menjadi salah satu bacaan menarik untuk melihat gambaran peluang finansial pada Selasa, 29 September 2026. Siapa saja yang hoki?
3 Pemain Malaysia yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

3 Pemain Malaysia yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Duel sarat gengsi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak ulasan 3 pemain kunci Harimau Malaya yang wajib diwaspadai Skuad Garuda!
Video Syur Sesama Jenis Libatkan Personal Trainer Gym Dijadikan Bisnis di Grup Telegram, Ada 600 Member

Video Syur Sesama Jenis Libatkan Personal Trainer Gym Dijadikan Bisnis di Grup Telegram, Ada 600 Member

Video syur sesama jenis yang melibatkan seorang PT gym di Cirebon dijadikan bisnis di grup Telegram. Grup tersebut punya 600 member.

Trending

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral